Konten dari Pengguna

4 Resiko Usaha Kelapa Sawit yang Perlu Diwaspadai Sebelum Memulai Bisnis

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Resiko Usaha Kelapa Sawit. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Pexels/Pok Rie
zoom-in-whitePerbesar
Resiko Usaha Kelapa Sawit. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Pexels/Pok Rie

Permintaan kelapa sawit cenderung tinggi. Tak mengherankan jika banyak yang ingin memiliki perkebunan kelapa sawit. Namun, sebelum memutuskan untuk memiliki perkebunan perlu mengetahui resiko usaha kelapa sawit.

Mengetahui faktor risiko sangat penting bagi pengusaha. Dengan mengetahui hal tersebut, maka pengusaha dapat mengambil langkah untuk mengurangi atau mencegah risiko.

Ketahui Resiko Usaha Kelapa Sawit, Pebisnis Wajib Tahu!

Resiko Usaha Kelapa Sawit. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Pexels/Pok Rie

Kelapa sawit merupakan bahan baku pembuatan minyak nabati. Contohnya untuk membuat minyak goreng dan margarin. Kedua jenis produk tersebut sangat diminati oleh masyarakat karena digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itu, permintaan kelapa sawit biasanya cenderung tinggi. Hal ini membuat banyak orang yang tertarik untuk membuka lahan dan memulai bisnis kelapa sawit.

Seperti jenis bisnis lainnya, kelapa sawit juga memiliki berbagai macam risiko. Adapun resiko usaha kelapa sawit sebagai berikut.

1. Risiko Hama, Penyakit, dan Gulma

Risiko yang kerap terjadi pada kelapa sawit adalah serangan gulma, hama, dan penyakit. Dikutip dari buku Budi Daya Kelapa Sawit, Sastrosayono (2003:31), gulma di perkebunan kelapa sawit harus dikendalikan supaya secara ekonomi tidak berpengaruh secara nyata terhadap hasil produksi.

Seperti halnya gulma, hama, dan penyakit juga sangat berpengaruh pada produktivitas kelapa sawit.

2. Risiko Iklim

Risiko kedua yang harus diwaspadai adalah iklim. Iklim merupakan faktor yang memiliki pengaruh besar terhadap keberhasilan usaha kelapa sawit. Iklim yang terlalu panas atau curah hujan tinggi dapat menyebabkan tingkat produktivitas kelapa sawit menurun dan memengaruhi hasil produksi.

3. Risiko Fluktuasi Harga Pasar

Pengusaha kelapa sawit juga perlu mengetahui risiko fluktuasi harga pasar. Harga kelapa sawit di pasaran berubah-ubah. Harga berubah-ubah karena tingkat produksi industri dunia, keadaan perekonomian, dan permintaan.

4. Risiko Pengadaan Bibit Unggul

Kelapa sawit yang berkualitas dihasilkan dari bibit-bibit unggul. Bibit tersebut sangat berpengaruh terhadap kualitas tanaman kelapa sawit. Bibit didapatkan dari perusahaan pembibitan. Namun, tidak ada jaminan bahwa perusahaan pembibitan akan memproduksi bibit berkualitas secara terus menerus di masa mendatang.

Baca juga: 6 Peluang Usaha yang Berhubungan dengan Pertanian, Bisa Dimulai di Rumah

Itu tadi adalah beberapa resiko usaha kelapa sawit. Risko tersebut perlu diwaspadai oleh masyarakat yang ingin memulai bisnis pertanian, terutama kelapa sawit. Semoga bermanfaat. (FAR)