4 Usaha Sampingan di Kampung yang Punya Potensi Laris Manis
Artikel yang membahas info seputar karier.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Beberapa orang yang tinggal di kampung bekerja sebagai pegawai kantor, petani, atau pedagang hasil panen. Selain pekerjaan tersebut, masih banyak pilihan ide usaha sampingan di kampung yang mempunyai potensi laris manis.
Cara untuk mempunyai usaha yang laris manis adalah melakukan riset pasar. Calon pengusaha perlu memahami keperluan masyarakat atau pendatang di wilayahnya serta memahami tingkat persaingan di bidang usaha tersebut.
4 Usaha Sampingan di Kampung yang Bisa Laris Manis
Usaha sampingan di kampung dapat berjalan secara efektif bila melakukan pertimbangan serta riset yang matang. Satu di antaranya adalah memulai dengan mencari ide usaha yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Guna melengkapi referensi calon pengusaha di kampung, berikut ini adalah empat ide usaha sampingan di kampung yang mempunyai kemungkinan untuk laris manis.
1. Agen Pulsa dan Token Listrik
Dikutip dari buku Akuntansi Keuangan Lanjutan, Bandi (2024: 126), agen adalah kantor yang bertugas memasarkan produk-produk yang diproduksi oleh suatu perusahaan. Calon pengusaha dapat mencoba usaha membuka agen pulsa dan token listrik.
Agen seperti itu relatif cocok untuk wilayah yang masyarakatnya masih belum memiliki mobile banking atau jarak ATM (Anjungan Tunai Mandiri) yang jauh. Selain menjadi agen pulsa dan token listrik, pengusaha juga dapat menyediakan layanan transfer.
2. Jasa Cuci Kendaraan Bermotor
Tempat cuci kendaraan bermotor sering kali sukar ditemukan di wilayah perkampungan. Keadaan itu membuat jasa cuci kendaraan bermotor dapat menjadi pilihan ide usaha. Pemilik dapat menyediakan jasa berikut.
Tempat khusus cuci mobil;
Tempat khusus cuci truk;
Tempat khusus cuci sepeda motor; dan/atau
Tempat khusus cuci alat pertanian.
3. Jasa Sewa Alat Pertanian
Pengusaha di kampung juga dapat menyediakan jasa sewa alat pertanian. Alat tidak harus langsung banyak, tetapi perlu lengkap dan menyesuaikan dengan kebutuhan warga sekitar. Beberapa contoh, yaitu:
Alat pembajak sawah;
Alat penggiling gabah; dan/atau
Alat penyemprot hama.
4. Warung Sembako
Warung sembako (sembilan bahan pokok) juga dapat menjadi pilihan usaha di kampung. Warung seperti itu relatif cocok bagi lingkungan yang memiliki akses sulit ke pasar tradisional atau pasar swalayan.
Baca juga: 6 Ide Usaha Laki-Laki Usia 50 Tahun hingga Jelang Pensiun
Ide usaha sampingan di kampung dalam uraian di atas merupakan referensi. Pelaku usaha dapat mencari ide lain yang memiliki kemungkinan laris manis atau banyak diminati oleh masyarakat serta pengunjung di kampungnya. (AA)