Konten dari Pengguna

5 Alasan Berhenti Kerja yang Baik Saat Interview

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Alasan berhenti kerja yang baik saat interview. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Unsplash/Christina @ wocintechchat.com
zoom-in-whitePerbesar
Alasan berhenti kerja yang baik saat interview. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Unsplash/Christina @ wocintechchat.com

Berhenti bekerja dan mencari pekerjaan baru yang lebih menjanjikan adalah hal yang wajar di industri. Ketika melamar di tempat kerja baru, sebaiknya persiapkan jawaban pertanyaan alasan berhenti kerja yang baik saat interview.

Seorang HRD pasti akan menanyakan alasan mengapa pelamar berhenti bekerja dari kantor sebelumnya dan melamar pekerjaan baru. Persiapkan jawaban tersebut dengan saksama supaya tidak membuat blunder yang bisa berakibat penolakan.

Ini Dia Beberapa Alasan Berhenti Kerja yang Baik saat Interview

Alasan berhenti kerja yang baik saat interview. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Unsplash/Christina @ wocintechchat.com

Saat interview kerja, seorang HRD pasti akan mengajukan banyak pertanyaan terkait latar belakang pelamar. Alasan berhenti kerja menjadi salah satu pertanyaan yang kerap ditanyakan apabila calon pelamar sudah memiliki pengalaman kerja.

Dalam buku Berani Resign, Aji Sukma dan Elisabeth Murni, (2019:19), disebutkan ada banyak alasan orang saat memutuskan resign atau berhenti kerja. Beberapa alasan misalnya tidak ada jenjang karier yang jelas, perusahaan yang tidak profesional, potensi diri tidak berkembang, fokus pada keluarga, dan lain-lain.

Saat interview, seorang pelamar sebaiknya berhati-hati dalma menjawab pertanyaan ini. Hal pertama yang tidak boleh dilakukan adalah menjelek-jelekkan perusahaan sebelumnya.

Meski resign karena konflik, jangan sampai hal tersebut diutarakan saat wawancara. Berikut ini beberapa contoh alasan berhenti kerja yang baik saat interview.

1. Ingin Mengembangkan Potensi Diri

"Saya merasa di perusahaan sebelumnya ada banyak batasan yang membuat potensi diri saya tidak bisa berkembang. Saya ingin bergabung dengan perusahaan ini karena saya melihat ada banyak peluang untuk mengembangkan karier saya ke arah yang lebih sesuai dengan tujuan jangka panjang saya."

2. Menemukan Passion dan Ingin Fokus Pada Pekerjaan yang Lebih Sesuai

"Saat baru lulus, tujuan pertama saya hanyalah medapatkan pekerjaan lebih dulu terlepas dari bidangnya apa. Saat ini saya sudah menemukan passion sehingga saya ingin fokus pada pekerjaan yang sesuai dengan minat dan bidang yang saya kuasai."

3. Ingin Mendapatkan Work Life Balance

"Pekerjaan sebelumnya memberikan banyak hal berharga pada saya. Namun, jam kerjanya terlalu panjang sehingga terkadang malah kurang produktif. Di perusahaan ini saya melihat adanya keseimbangan antara profesionalisme dan waktu pribadi."

4. Kurangnya Kesempatan untuk Promosi

"Sebelumnya saya bekerja di perusahaan yang struktur organisasinya tetap. Meski semua target sudah saya capai, peluang untuk naik ke posisi yang lebih tinggi sangat sulit. Saya melihat di perusahaan ini kesempatan itu terbuka sangat lebar."

5. Menikah dan Pindah Domisili

"Saya menyukai suasana kerja di kantor sebelumnya. Namun, setelah menikah, saya harus pindah domisili karena mengikuti suami. Karena itu saya mencari pekerjaan yang sesuai dengan bidang yang saya sebelumnya di kota ini."

Baca juga: 3 Cara Menjawab Interview Belum Punya Pengalaman Kerja untuk Fresh Graduate

Itulah beberapa alasan berhenti kerja yang baik saat interview. Selain lima hal tersebut, masih banyak alasan lain yang bisa diutarakan. Pastikan untuk menjawab pertanyaan ini dengan hati-hati supaya tidak melakukan blunder. (SASH)