Konten dari Pengguna

5 Cara Menentukan Kegiatan Produksi agar Efektif

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Menentukan Kegiatan Produksi. Hanya Ilustrasi, Bukan Gambar Sebenarnya. Sumber: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Cara Menentukan Kegiatan Produksi. Hanya Ilustrasi, Bukan Gambar Sebenarnya. Sumber: Pixabay

Cara menentukan kegiatan produksi penting dipahami para pemilik usaha. Tujuan utamanya yakni supaya konsumen merasa puas.

Dikutip dari buku Pendalaman dan Pemantapan Materi Ilmu Pengetahuan Sosial, Fritz Hotman Syahmahita (2023:169), kegiatan produksi merupakan suatu aktivitas yang bisa menghasilkan produk. Penentuan kegiatan produksi sebaiknya tidak dilakukan asal agar menghasilkan produk terbaik. Lantas, bagaimana cara menentukannya?

Bagaimana Cara Menentukan Kegiatan Produksi?

Cara Menentukan Kegiatan Produksi. Hanya Ilustrasi, Bukan Gambar Sebenarnya. Sumber: Pixabay

Berikut ini cara-cara dalam penentuan kegiatan produksi agar efisien namun tetap menghasilkan produk berkualitas.

1. Routing

Routing atau menyusun alur kerja bisnis merupakan langkah awal yang harus dilakukan dalam menentukan kegiatan produksi. Ada berbagai informasi penting yang harus disusun.

Mulai dari kualitas mesin, kualitas produk, alat produksi, staf, sampai operasional kerja. Dari langkah pertama ini akan diketahui apa saja kebutuhan dalam pengerjaan produk.

2. Scheduling

Setelah routing, langkah selanjutnya adalah menyusun jadwal pengerjaan atau schedulling yang didasarkan hasil routing. Jika terdapat pekerjaan simultan, harus disusun skala prioritas.

Dalam proses schedulling terdapat perhitungan waktu mulai hingga selesai, serta terdapat waktu cadangan apabila terdapat kejadian tak terduga. Dengan adanya proses ini, produksi akan lebih terkontrol serta sudah disesuaikan keadaan di lapangan.

3. Dispatching

Dispatching atau memindahkan tanggung jawab kepada staf menjadi cara menentukan kegiatan produksi berikutnya. Adapun tanggung jawab yang diberikan yakni instruksi, peraturan, sampai proses kerja.

Dalam proses ini bisa juga dilakukan simulasi atau pilot project guna mengetahui apakah perencanaan bisa dilaksanakan secara nyata. Dispatching juga termasuk memasukkan fungsi kontrol dalam pelaksanaan kerja. Jika terdapat keadaan di luar produksi, terdapat sikap tertentu yang sudah direncanakan.

4. Review Produk

Apabila seluruh perencanaan sudah berjalan, langkah berikutnya adalah meninjau kembali produk. Tujuannya memastikan tidak terdapat masalah.

Pada tahapan ini, penting melakukan brainstorming bersama tim supaya kendala yang terjadi dapat diatasi dengan baik.

5. Evaluasi Produk

Jika produk sudah rilis, maka perusahaan harus melakukan evaluasi ptoduk atau feedback dari konsumen. Tujuannya adalah mengevaluasi produk untuk meningkatkan kualitasnya.

Baca Juga: Apa Itu Operator Produksi? Ini Pengertian, Tugas, dan Tanggung Jawabnya

Demikian sekilas pembahasan mengenai cara menentukan kegiatan produksi supaya efektif. (LAU)