Konten dari Pengguna

5 Contoh Perfeksionis dalam Bekerja dan Cara Mengatasinya

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh Perfeksionis dalam Bekerja. Hanya Ilustrasi, Bukan Gambar Sebenarnya. Sumber: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Contoh Perfeksionis dalam Bekerja. Hanya Ilustrasi, Bukan Gambar Sebenarnya. Sumber: Pixabay

Contoh perfeksionis dalam bekerja penting diketahui. Pasalnya, jika berlebihan akan menyebabkan rasa lelah secara emosional.

Dikutip dari buku Takdir Memilih Jalannya Sendiri, Fitriyani (2022:45), perfeksionis merupakan dorongan menjadi sosok tanpa celah, tanpa membuat kesalahan, serta selalu terlihat sempurna.

Sifat perfeksionis dapat memengaruhi seluruh kegiatan sehari-hari, termasuk ketika bekerja. Lantas, apa saja contohnya?

Contoh Perfeksionis dalam Bekerja, Apa Saja?

Contoh Perfeksionis dalam Bekerja. Hanya Ilustrasi, Bukan Gambar Sebenarnya. Sumber: Pixabay

Ada banyak sekali contoh sikap perfeksionis dalam pekerjaan. Beberapa di antaranya sebagai berikut.

1. Tidak Merayakan Kesuksesan

Biasanya, orang yang perfeksionis tidak suka merayakan keberhasilan. Bagi mereka, hal tersebut tidak penting. Prestasi yang sudah diraih juga dianggap tidak penting karena kesuksesan di matanya adalah usaha untuk terus menjadi sempurna.

2. Menolak Kritik

Kritik dapat menjadi bahan membangun supaya menjadi lebih baik. Namun, orang perfeksionis cenderung menolak saat mendapat kritik dari sekitar.

Umumnya, sosok perfeksionis tidak bisa menerima kritik membangun karena dianggap sebagai komentar jahat.

3. Membutuhkan Waktu Lama

Contoh perfeksionis dalam bekerja berikutnya adalah cenderung menghabiskan banyak waktu saat menyelesaikan suatu tugas. Penyebabnya adalah keinginan untuk memberikan hasil sempurna.

Walaupun menjadi lebih sulit, namun orang yang perfeksionis terus memperhatikan tugas secara berlebihan dan sangat detail.

4. Sangat Kritis terhadap Diri Sendiri

Sosok perfeksionis sering kali merasa akan gagal. Ketika pikiran itu muncul, mereka terus mengevaluasi kesalahan yang telah berlalu.

Berbagai kesalahan yang pernah dirasakan terus dibesar-besarkan. Hal ini memunculkan persepsi buruk terhadap diri sendiri.

5. Memasang Standar Tinggi

Berusaha selalu memberi hasil terbaik adalah sikap yang sangat baik. Namun orang yang perfeksionis cenderung memasang standar tinggi, meskipun itu membutuhkan waktu lama.

Jika tidak segera ditangani, perfeksionis justru cenderung menunda banyak pekerjaan jika dirasa belum sempurna.

Cara Mengatasi Perfeksionis dalam Bekerja

Contoh Perfeksionis dalam Bekerja. Hanya Ilustrasi, Bukan Gambar Sebenarnya. Sumber: Pixabay

Melawan sifat perfeksionis tentu tidak mudah. Meski demikian, hal ini harus segera ditangani dengan baik untuk menghindari dampak buruknya.

Berikut ini berbagai cara yang dapat dicoba untuk mengatasi perfeksionis dalam bekerja.

  1. Menanamkan pola pikir positif

  2. Mempercayai bahwa kegagalan merupakan bagian dari proses

  3. Mengakui sifat perfeksionis

  4. Lebih berfokus pada proses

  5. Belajar mempercayai orang lain

  6. Berhenti meragukan diri sendiri

Baca Juga: 3 Bacaan Doa Dilancarkan Pekerjaan Setiap Harinya

Demikian pembahasan mengenai contoh perfeksionis dalam bekerja serta cara untuk mengatasinya. (LAU)