Konten dari Pengguna

50 Contoh Benda Substitusi, Pengertian, dan 3 Ciri-cirinya

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh benda substitusi adalah. Foto hanyalah ilustrasi. Sumber: Unsplash/Bo Kim
zoom-in-whitePerbesar
Contoh benda substitusi adalah. Foto hanyalah ilustrasi. Sumber: Unsplash/Bo Kim

Contoh benda substitusi adalah dua barang yang punya fungsi mirip sehingga bisa saling menggantikan. Fenomena ini sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari, kadang tanpa disadari.

Saat harga satu barang naik, orang biasanya memilih barang lain yang lebih terjangkau. Namun tak sembarang barang, harus tetap memenuhi kebutuhan yang sama.

Contoh Benda Substitusi Adalah Dua Benda dengan Fungsi atau Hasil Mirip

Contoh benda substitusi adalah. Foto hanyalah ilustrasi. Sumber: Unsplash/Pille R. Priske

Dikutip dari buku Ekonomi Jilid 2, Deliarnov, (2007: 9), disebutkan bahwa benda substitusi atau benda pengganti adalah benda yang penggunaannya saling melengkapi satu dengan yang lainnya.

Adapun ciri-ciri benda substitusi adalah sebagai berikut.

1. Fungsinya Mirip

Artinya, dua benda substitusi biasanya dipakai untuk tujuan yang sama. Misalnya, orang minum teh atau kopi sama-sama untuk menghangatkan badan atau menemani sarapan.

2. Permintaan Salah Satunya Naik jika Harga yang Lain Naik.

Kalau harga barang pertama jadi mahal, biasanya orang beralih ke barang substitusinya yang lebih murah. Pola ini sering terjadi karena konsumen ingin tetap memenuhi kebutuhan dengan biaya yang lebih rendah.

3. Bisa Berasal dari Produk Berbeda tetapi Hasil Akhirnya Serupa

Kadang dua barang substitusi tidak terbuat dari bahan yang sama. Tetapi hasil akhirnya tetap memenuhi fungsi yang sama.

Agar lebih jelas, contoh benda substitusi adalah sebagai berikut:

  1. Teh dan kopi

  2. Mentega dan margarin

  3. Ayam dan ikan

  4. Gula tebu dan gula jagung

  5. Nasi dan jagung

  6. Susu sapi dan susu kedelai

  7. Beras putih dan beras merah

  8. Mi instan dan nasi

  9. Kereta api dan bus

  10. Sepeda motor dan mobil kecil

  11. Air mineral botol dan air isi ulang galon

  12. Gas elpiji dan kompor listrik

  13. Roti tawar dan nasi

  14. Kipas angin dan AC

  15. Daging sapi dan daging kambing

  16. Smartphone merek A dan smartphone merek B

  17. Sabun batang dan sabun cair

  18. Buku cetak dan e-book

  19. Kamera digital dan kamera smartphone

  20. Film bioskop dan layanan streaming

  21. Minyak goreng kelapa dan minyak goreng sawit

  22. Telur ayam dan telur bebek

  23. Daging ayam dan tahu atau tempe

  24. Energi listrik dan energi surya

  25. Pasta gigi merek A dan merek B

  26. Sampo botol dan sampo sachet

  27. Koran cetak dan portal berita online

  28. Lilin dan lampu darurat

  29. Pulpen dan pensil

  30. Cokelat batangan dan permen

  31. Jus buah kemasan dan jus buah segar

  32. Air dingin dan es teh manis

  33. Bensin Pertalite dan Pertamax

  34. Payung dan jas hujan

  35. Celana jeans dan celana bahan

  36. Jaket kulit dan jaket kain

  37. Sepatu sneakers dan sepatu kanvas

  38. Tas ransel dan tas selempang

  39. Kompor gas dan kompor minyak

  40. Pakaian baru dan pakaian thrift (bekas)

  41. Televisi kabel dan layanan streaming

  42. Laptop dan tablet

  43. Printer inkjet dan printer laser

  44. Film kamera analog dan kamera digital

  45. Kue tart dan donat

  46. Baju hangat wol dan baju hangat bahan sintetis

  47. Jam tangan digital dan jam tangan analog

  48. Kaca mata hitam dan topi lebar

  49. Minyak kayu putih dan balsam

  50. Obat sakit kepala merek X dan merek Y

Baca juga: Kisaran Biaya Hidup di Jepang untuk TKI dalam Satuan Rupiah dan Yen

Contoh benda substitusi adalah bagian dari pilihan yang selalu ada dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan memahami pengertian dan cirinya, lebih mudah melihat bagaimana barang-barang ini bekerja dan memengaruhi keputusan belanja. (CR)