Konten dari Pengguna

6 Anak Perusahaan Kimia Farma dalam Bidang Farmasi dan Profilnya

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Anak Perusahaan Kimia Farma. Foto hanya sebagai ilustrasi saja, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/Julia Koblitz.
zoom-in-whitePerbesar
Anak Perusahaan Kimia Farma. Foto hanya sebagai ilustrasi saja, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/Julia Koblitz.

PT. Kimia Farma Tbk memiliki beberapa anak perusahaan yang juga bergerak dalam bidang farmasi. Beberapa anak perusahaan Kimia Farma, juga melayani distribusi obat-obatan di Indonesia.

PT. Kimia Farma Tbk merupakan perusahaan industri farmasi pertama di Indonesia yang didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1817. Dahulu perusahaan farmasi ini bernama NV Chemicalien Handle Rathkamp & Co.

Profil Singkat 6 Anak Perusahaan Kimia Farma

Anak Perusahaan Kimia Farma. Foto hanya sebagai ilustrasi saja, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/freestocks.

Berdasarkan website resmi kimiafarma.co.id, terdapat enam anak perusahaan Kimia Farma yang juga bergerak dalam bidang farmasi dan pelayanan obat-obatan resmi di Indonesia.

Berikut ini profil lengkap mengenai anak perusahaan Kimia Farma.

1. PT. Sinkona Indonesia Lestari

Anak perusahaan PT. Kimia Farma Tbk, PT Sinkona Indonesia Lestari (PT SIL), berdiri sejak 25 Oktober 1986. Adapun, komposisi sahamnya yakni PT. Kimia Farma Tbk 51% dan PTPN VIII 49%.

Anak perusahaan ini merupakan produsen garam Kina dan turunannya bagi banyak industri.

Garam Kina dari perusahaan yang berlokasi di Subang, Jawa Barat ini, juga didistribusikan ke seluruh dunia, terutama untuk industri farmasi, minuman dan kimia.

2. PT. Kimia Farma Apotek (KFA)

Anak perusahaan selanjutnya adalah PT. Kimia Farma Apotek (KFA), yang berdiri sejak 4 Januari 2024. Anak perusahaan ini menyediakan layanan kesehatan yang terintegrasi meliputi pelayanan farmasi (apotek), klinik kesehatan, laboratorium klinik dan optik.

KFA yang berkantor di Jakarta ini, juga memiliki konsep One Stop Health Care Solution (OSHcS) sehingga semakin memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan berkualitas.

Komposisi pemegang saham KFA yakni PT Kimia Farma Tbk 59,99%, PT Akar Investasi Indonesia 20,00%, CIZJ Limited 20,00% dan Yayasan Kesejahteraan Keluarga Kimia Farma (YKKKF) 0.01%.

3. PT. Kimia Farma Trading & Distribution (KFTD)

PT. Kimia Farma Trading & Distribution (KFTD) merupakan anak perusahaan Perseroan, yang juga didirikan pada tanggal 4 Januari 2003. KFTD bergerak dalam bidang pelayanan distribusi dan perdagangan produk kesehatan.

KFTD mendistribusikan produk-produk farmasi menuju 34 Provinsi dan 511 Kabupaten atau Kota, melalui penjualan reguler ke apotek (apotek Kimia Farma dan apotek non Kimia Farma), rumah sakit, toko obat, supermarket, restoran dan kafe.

Komposisi pemegang saham KFTD yaitu PT Kimia Farma Tbk 99.99% dan Kimia Farma Apotek (KFA) 0.01%.

4. PT. Kimia Farma Sungwun Pharmacopia (KFSP)

Berikutnya ada PT. Kimia Farma Sungwun Pharmacopia (KFSP), yang didirikan pada 25 Januari 2016. KFSP merupakan pabrik bahan baku farmasi pertama di Indonesia.

KFSP yang berlokasi di Cikarang, Kabupaten Bekasi, merupakan kerjasama dengan skema joint venture antara PT. Kimia Farma (Persero) Tbk dengan PT. Sungwun Pharmacopia Indonesia sebagai perwakilan dari Sungwun Pharmacopia Co Ltd dari Korea Selatan.

Komposisi pemegang saham di KFSP yakni 80,67% PT Kimia Farma Tbk dan 19,33% milik Sungwun Pharmacopia Co Ltd

5. Kimia Farma Dawaa

Kimia Farma Dawaa merupakan entitas anak perusahaan yang bergerak di bidang ritel farmasi di Arab Saudi. Kimia Farma Dawaa sebagai bagian dari langkah untuk melebarkan bisnis farmasi ke seluruh dunia.

Kimia Farma Dawaa melakukan kegiatan usaha di bidang manajemen ritel apotek, distribusi obat-obatan, kosmetik dan alat kesehatan. Anak perusahaan ini juga, sejak tahun 2019 melalui Machfudz Establishment, juga sebagai distributor susu bayi (baby milk).

Komposisi pemegang saham perusahaan ini yaitu 60,00% milik PT Kimia Farma Tbk dan 40,00% milik Dawaa Medical Limited Company.

6. PT. Phapros Tbk

Terakhir, PT. Phapros Tbk merupakan perusahaan farmasi yang diakuisisi oleh PT Kimia Farma Tbk pada tanggal 27 Maret 2019. Akuisisi dilakukan sebagai bagian dari rencana pemerintah untuk membentuk holding BUMN yang bergerak di bidang farmasi.

Perusahaan ini memproduksi lebih dari 250 jenis obat yang lebih dari 170 jenis obat di antaranya merupakan hasil pengembangan sendiri (non-lisensi) dengan produk unggulannya yaitu Antimo yang menjadi pemimpin pasar di kategorinya

Komposisi pemegang saham dari perusahaan ini yaitu 56,77% milik PT Kimia Farma Tbk dan 43,23% milik publik.

Baca Juga: Urutan Jabatan Tertinggi di Perusahaan yang Perlu Diketahui

Itu tadi informasi seputar enam anak perusahaan Kimia Farma, yang juga bergerak di bidang farmasi dan pendistribusian obat secara legal di Indonesia. Bahkan salah satunya merupakan perusahaan yang mendistribusikan obat dan produk kesehatan di Arab Saudi. (Fitri A)