Konten dari Pengguna

6 Jobdesk Admin Produksi dan Keahlian yang Dibutuhkan dalam Posisi Ini

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jobdesk Admin Produksi. Foto hanya sebagai ilustrasi saja, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/Remy Gieling.
zoom-in-whitePerbesar
Jobdesk Admin Produksi. Foto hanya sebagai ilustrasi saja, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/Remy Gieling.

Pada proses produksi sebuah industri manufaktur, terdapat jabatan sebagai admin produksi. Jobdesk admin produksi cukup luas. Biasanya, jobdesk diatur oleh perusahaan agar pekerja lebih terfokus dalam mengerjakan tugasnya.

Jobdesk atau dalam kata sebenarnya adalah job description memiliki arti sebagai deskripsi pekerjaan. Deskripsi pekerjaan merupakan uraian tertulis dari suatu tugas pekerjaan. Biasanya, mencakup proses kerja, tugas yang dikerjakan serta tanggung jawab pekerjanya dikutip dari buku Advances in Manufacturing, Production Management and Process Control, Waldemar Karwowski, dkk. (2019).

Jobdesk Admin Produksi dalam Bidang Manufaktur

Jobdesk Admin Produksi. Foto hanya sebagai ilustrasi saja, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/Jonas Morgner.

Jobdesk admin produksi dalam bidang manufaktur itu beragam. Hal ini menyangkut jenis komoditi dari manufaktur yang dihasilkan.

Berikut ini secara umum deskripsi pekerjaan admin produksi dalam bidang manufaktur.

1. Bertanggung Jawab atas Penerimaan dan Penyimpanan Barang dari Gudang

Sebagai admin produksi, pekerja harus bertanggung jawab atas penerimaan dan penyimpanan barang dari gudang. Baik mengacu pada penerimaan atau penyimpanan bahan baku untuk produksi.

2. Bertanggung jawab atas Stok Produksi

Selanjutnya, admin produksi juga perlu bertanggung jawab pada stok produksi. Seperti pada poin sebelumnya, penerimaan dan penyimpanan bahan baku di gudang, juga menyangkut soal stok produksi.

3. Melakukan Updating Stok Produksi dan Stok Opname Rutin

Selain itu, admin produksi juga perlu secara berkala memperbarui stok sesuai dengan data yang tersedia di lapangan. Baik itu stok produksi maupun stok opname perusahaan.

4. Membuat Laporan Hasil Hasil WIP dan Hasil Produksi

Admin produksi juga perlu membuat laporan hasil WIP (Work in Progress) dan juga hasil produksi. Tanggung jawab ini akan memudahkan pelaporan pada jajaran manajemen pabrik dan sebagainya.

5. Menjalankan Perintah PPIC dalam Permintaan Barang Ke Gudang

Admin produksi juga perlu menjalankan perintah PPIC ketika diminta mengirimkan barang produksi ke gudang. PPIC akan membantu menjaga kestabilan stok produk agar pasar stabil.

6. Membuat Laporan Harian, Mingguan dan Bulanan

Terakhir, admin produksi juga perlu membuat laporan harian, mingguan, dan bulanan mengenai apa yang terjadi pada proses produksi barang di pabrik.

Seperti sebelumnya, laporan ini akan menjadi bahan evaluasi bagi manajemen dalam melakukan produksi barang.

Kualifikasi yang Dibutuhkan sebagai Admin Produksi

Jobdesk Admin Produksi. Foto hanya sebagai ilustrasi saja, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/Centre for Ageing Better.

Pekerjaan sebagai admin produksi, tentu saja ada kualifikasi yang dibutuhkan untuk ada di posisi ini. Berikut secara umum kualifikasinya.

  • Minimal pendidikan SMA/SMK dengan pengalaman. Pendidikan D3 juga bisa melakukan lamaran.

  • Pengalaman 1 hingga 3 tahun sebagai admin produksi.

  • Memahami dan terbiasa bekerja dengan aplikasi pengolahan data.

  • Bersedia bekerja ditempat yang ditentukan oleh pihak perusahaan.

Baca Juga: 7 Jobdesk Quality Control yang Menarik untuk Diketahui

Jobdesk admin produksi perlu diketahui oleh calon pelamar yang hendak bekerja di bidang ini. Kualifikasi yang dibutuhkan untuk bekerja di bidang ini juga perlu diperhatikan agar dapat dengan pasti mendapat pekerjaan yang diinginkan. (Fitri A)