6 Tips Freelance Pemula Tanpa Pengalaman, Cocok untuk Mahasiswa Tingkat Akhir
Artikel yang membahas info seputar karier.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tips freelance pemula tanpa pengalaman merupakan pengetahuan penting bagi orang yang sedang meniti karier atau ingin menambah pengalaman. Beberapa di antaranya adalah mahasiswa tingkat akhir atau pekerja kantor yang membutuhkan pemasukan tambahan.
Freelance merupakan jenis pekerjaan yang berlangsung secara independen, sebab tidak bergantung pada satu atasan (bos) atau perusahaan tertentu. Hal itu membuka peluang bagi freelancer untuk bekerja lebih banyak agar memperoleh pemasukan yang besar.
6 Tips Freelance Pemula Tanpa Pengalaman yang Cocok untuk Mahasiswa
Mahasiswa merupakan individu yang sedang menempuh pendidikan tinggi. Individu tersebut umumnya telah mempunyai pengetahuan lebih luas serta kemampuan lebih banyak daripada pelajar, sehingga memungkinkannya untuk mulai berkarier.
Keadaan yang masih terikat dengan tuntutan studi membuat mahasiswa perlu meniti karier secara bijak. Salah satu contoh adalah memulai karier sebagai freelance supaya mengelola waktu kuliah dan kerja menjadi lebih mudah daripada kerja kantoran.
Namun, pengalaman yang belum maksimal membuat beberapa mahasiswa atau orang yang mencari pemasukan tambahan tidak percaya diri untuk mulai menjadi pekerja lepas. Padahal ada tips freelance pemula tanpa pengalaman yang dapat menjadi referensi.
Berikut ini adalah enam tip untuk menjadi pekerja lepas, meskipun belum memiliki pengalaman.
1. Pahami Potensi Diri
Dikutip dari buku Sukses Bekerja dari Rumah, Brilyantini (2015: 16), pekerjaan sebagai freelancer amat beragam, seperti pemusik, jurnalis, penulis skrip, pembuat film, artis, fotografer, multilevel marketing, penulis buku, editor, dan sebagainya.
Luasnya bidang pekerjaan freelance membuat pekerja lepas perlu memahami potensi diri. Hal ini penting untuk memantapkan bidang kerja, menyusun portofolio, dan mengembangkan keterampilan sesuai bidang kerja.
2. Buat Portofolio
Setelah memahami potensi diri, pekerja lepas dapat mulai membuat portofolio. Portofolio perlu memuat foto profil yang jelas, kontak, deskripsi keahlian, pengalaman, serta bukti kerja atau karya.
Beberapa referensi karya yang dapat menjadi portofolio bagi pemula, yaitu:
Tugas selama masa kuliah;
Prestasi selama masa kuliah;
Karya terkini yang memiliki pencapaian terbaik, misalnya juara lomba.
3. Ikut Komunitas
Pekerja lepas yang baru meniti karier dapat bergabung ke komunitas atau platform freelance. Hal itu membantu diri untuk membentuk jaringan, termasuk mendapatkan klien.
4. Promosikan Diri
Promosi juga penting untuk mendatangkan klien bagi seorang pekerja lepas. Promosi dapat melalui media sosial, baik melalui konten tulisan, audio, visual, maupun audiovisual.
5. Tentukan Tarif
Pekerja lepas dapat menentukan tarif yang kompetitif sehingga menguntungkan diri serta menarik perhatian klien. Pekerja lepas juga dapat membuat kartu tarif (rate card).
6. Komunikasi Efektif
Pekerja lepas akan berinteraksi secara langsung dengan pemberi proyek atau klien. Pekerja lepas perlu belajar komunikasi efektif agar interaksi dengan klien menjadi lancar. Hal ini membantu banyak kegiatan, misalnya dalam proses negosiasi.
Baca juga: 5 Tips Bikin Portofolio Digital Kerja untuk Acuan
Tips freelance pemula tanpa pengalaman dalam uraian di atas merupakan pelengkap referensi, bukan acuan mutlak untuk meniti karier sebagai pekerja lepas. Sejatinya, setiap pekerjaan akan berjalan baik jika memiliki komitmen dan usaha untuk terus berkembang. (AA)