7 Cara Menghilangkan Jenuh saat Kerja sekaligus Hindari Burnout
Artikel yang membahas info seputar karier.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jenuh dan burnout bisa saja terjadi saat bekerja. Cara menghilangkan jenuh saat kerja bisa dengan melakukan hal yang disukai dan hal yang menyenangkan, sehingga membuat hati bahagia.
Cara mengurangi dan menghilangkan jenuh ketika bekerja bisa dilakukan dengan menenangkan pikiran dan juga makan makanan favorit. Jenuh juga bisa dikurangi dengan bepergian atau traveling.
Cara Menghilangkan Jenuh saat Kerja
Sebelum membahas cara menghilangkan jenuh saat kerja, ada beberapa penyebab kejenuhan bekerja terjadi, seperti dikutip dari buku Cara Kreatif Mengatasi Kejenuhan Bekerja, Peng Kheng Sun (2013:7-12).
Dalam buku tersebut, masalah keluarga, pekerjaan menjadi rutinitas, tingginya pengawasan, beban kerja yang berat, tidak dihargai atasan, lelah, dan lain-lain bisa menjadi penyebab burnout dan kejenuhan saat kerja. Berikut ini cara mengatasinya.
1. Mengonsumsi Makanan Favorit
Mengurangi rasa jenuh dan lelah setelah bekerja bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan favorit. Sepulang kerja atau saat libur akhir pekan, bisa mampir ke restoran enak atau memasak makanan kesukaan sebagai apresiasi lelah bekerja dan menyenangkan diri.
2. Jalan Pulang ke Rumah Lebih Perlahan
Bila tidak memungkinkan melakukan aktivitas menyenangkan yang rumit, bisa lakukan kegiatan sederhana. Misalnya, dengan berjalan lebih perlahan saat pulang kerja. Hal ini guna merelaksasikan otak dan bersantai dengan cara yang mudah.
Langkah ini juga bisa digunakan untuk menikmati suasana perjalanan dari tempat bekerja menuju rumah dengan lebih romantis bersama diri sendiri.
3. Bertemu dan Berkumpul dengan Keluarga atau Teman
Pada akhir pekan, bertemu dan berkumpul dengan keluarga atau teman bisa dilakukan untuk mengurangi rasa jenuh. Dengan bertemu dan berkumpul dengan orang terdekat, rasa sepi akan berkurang, sekaligus dapat bertukar pikiran mengenai apa yang sedang dihadapi.
4. Coba Hobi atau Olahraga Baru
Mencoba hobi atau olahraga baru, juga bisa mengurangi rasa jenuh dan burnout saat bekerja. Melakukan kegiatan baru, dapat meningkatkan hormon serotonin, endorfin, dan dopamin, akan membuat hati merasa bahagia.
5. Cuti Bekerja untuk Traveling ke Luar Kota
Berikutnya, cuti bekerja dapat digunakan ketika jenuh dan burnout. Cuti bisa digunakan waktunya untuk kegiatan menyenangkan, seperti traveling ke luar kota atau mengeksplorasi kota domisili dengan berjalan-jalan.
Namun, bila lelah, cuti juga bisa digunakan untuk bersantai di rumah atau sekadar jalan-jalan di mall dan menonton film di bioskop.
6. Bicarakan pada Atasan Mengenai Beban Pekerjaan
Bila rasa jenuh dan burnout tidak juga reda, bicarakan pada atasan mengenai beban pekerjaan yang sedang ditanggung. Bicarakan baik-baik dan mintalah solusi terbaik untuk mengatasi masalah ini dengan atasan.
7. Konsultasi pada Psikiater
Bila rasa jenuh dan burnout masih juga tidak hilang, dan berubah menjadi perilaku yang malas dan tidak ingin berangkat bekerja, sebaiknya kunjungi tenaga ahli, yakni psikiater.
Kemungkinan yang sedang dihadapi, bukan hanya jenuh biasa, melainkan kondisi psikologis yang tidak baik.
Baca Juga: Cuti Kerja Maksimal Berapa Hari? Ini Penjelasan Selengkapnya
Demikian ulasan cara menghilangkan jenuh saat kerja sekaligus menghindarkan burnout. Informasinya dapat dijadikan saran mengurangi jenuh dan menjadi kegiatan bersantai yang menyenangkan saat libur akhir pekan. (Fitri A)