Konten dari Pengguna

8 Cara Menyiapkan Dana Darurat bagi Pekerja Kantoran untuk Kondisi Tak Terduga

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Menyiapkan Dana Darurat Bagi Pekerja Kantoran. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber  www.pexels.com/Bich Tran
zoom-in-whitePerbesar
Cara Menyiapkan Dana Darurat Bagi Pekerja Kantoran. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber www.pexels.com/Bich Tran

Meski bekerja dan menerima gaji rutin setiap bulan, tetap penting mengetahui cara menyiapkan dana darurat bagi pekerja kantoran. Karena dana darurat penting untuk persiapan menghadapi kondisi ekonomi tak terduga.

Pekerjaan yang stabil dengan gaji tetap yang lumayan, pada saat tertentu masih belum bisa menjamin kestabilan ekonomi di masa depan. Apalagi kondisi tak terduga bisa terjadi kapan saja, sehingga sangat penting menyiapkan dana darurat.

Cara Menyiapkan Dana Darurat bagi Pekerja Kantoran untuk Persiapan Kondisi Tak Terduga

Cara Menyiapkan Dana Darurat Bagi Pekerja Kantoran. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber www.pexels.com/Lukas

Dikutip dari buku Kiat Mencapai Kebebasan Finansial, Ega Almira Shae (2020:11), dana darurat adalah sejumlah uang yang dicadangkan dan dialokasikan terpisah untuk memenuhi kebutuhan yang bersifat darurat.

Kondisi tak terduga yang membutuhkan biaya kecil hingga besar pastinya akan memengaruhi kehidupan secara menyeluruh. Karena itu sangat penting mengatur dan merencanakan dana darurat, terutama untuk pekerja kantoran yang masih banyak belum memiliki pemasukan lain di luar gaji rutin.

Berikut cara menyiapkan dana darurat bagi pekerja kantoran untuk persiapan menghadapi masalah tak terduga yang bisa terjadi kapan saja.

1. Hitung Pemasukan dan Pengeluaran

Hal pertama yang wajib dilakukan adalah membuat catatan rinci penghasilan dan pengeluaran rutin bulanan baik yang sudah memiliki pasangan dan memiliki dua penghasilan, maupun yang masih single.

Pengeluaran yang dihitung antara lain akomodasi, transportasi, cicilan, iuran rutin, biaya sekolah, dan lain-lain.

2. Tentukan Target Jumlah Dana Darurat

Jumlah dana darurat, secara umum idealnya adalah 3 hingga 6 bulan jumlah pengeluaran rutin untuk yang tidak memiliki tanggungan atau belum menikah. Bagi yang sudah menikah dan atau memiliki tanggungan keluarga, idealnya 6 hingga 12 bulan pengeluaran rutin.

3. Pemisahan Rekening

Wajib memiliki rekening lain untuk menyimpan dana darurat, terpisah dari rekening untuk pengeluaran rutin harian. Tren terbaru, banyak orang juga menggunakan rekening atau aplikasi investasi dan menginvestasikan dana darurat dengan hati-hati.

Yang terpenting dana darurat disimpan di instrumen yang mudah diambil atau dicairkan.

4. Sisihkan Penghasilan

Sisihkan penghasilan rutin minimal 10% untuk dana darurat. Bahkan jika memiliki bujet lebih, bisa ditambah lebih dari 10% agar cepat mencapai target.

5. Alokasikan Bonus atau Pendapatan Tak Terduga

Bonus tahunan, bonus penjualan dan pendapatan tak terduga dari berbagai pekerjaan utama atau pekerjaan sampingan dapat dialokasikan langsung ke dana darurat, setelah sudah yakin tidak ada kebutuhan mendesak lain yang harus segera ditutup atau dibayar.

6. Evaluasi

Sangat penting evaluasi dan cek berkala catatan keuangan untuk melihat apakah ada pengeluaran yang bisa dihemat atau dipangkas secara proporsional untuk menambah alokasi dana darurat.

7. Manahan Diri

Menahan diri untuk berlaku konsumtif dengan lebih mengutamakan memenuhi kebutuhan primer. Memilah atau menahan diri untuk konsumsi kebutuhan sekunder dan tersier.

8. Konsisten dan Disiplin

Dari semua hal dan cara yang harus dilakukan untuk mengumpulkan dana darurat, yang paling penting adalah tetap konsisten dan disiplin dalam menjalankannya.

Menahan diri dari godaan konsumtif dan tetap menjalankan rencana secara konsisten tiap bulan. Termasuk tidak tergoda menggunakan dana darurat untuk kebutuhan yang tidak mendesak.

Baca juga: 6 Tips Financial Freedom di Usia Muda Sebelum 50 Tahun

Inilah cara menyiapkan dana darurat bagi pekerja kantoran yang bisa diterapkan dengan bertahap dan konsisten agar segera tercapai. Karena sangat penting untuk kestabilan keuangan dan kondisi tak terduga. (ICL)