Apakah Internship Dokter Wajib Dilakukan? Ini Penjelasan Selengkapnya
Artikel yang membahas info seputar karier.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setelah menjadi seorang sarjana, para lulusan kedokteran menjalani program-program sebelum membuka praktik. Salah satunya adalah internship. Apakah internship dokter wajib dilakukan?
Jawaban mengenai pertanyaan tersebut perlu dipahami oleh para lulusan kedokteran. Dengan demikian, tak ada keraguan mengenai apa yang harus dijalani setelah menyelesaikan studi jenjang sarjana.
Apakah Internship Dokter Wajib Dilakukan? Ini Alasannya
Menurut buku Menuju Seni Ilmu Kedokteran, Daldiyono Hardjodisastro (2006: &), dokter merupakan orang yang telah menyelesaikan pendidikan pada Fakultas Kedokteran dan mempunyai surat izin bekerja dari pemerintah.
Setelah lulus dari fakultas tersebut, ada beberapa program yang biasanya dijalani oleh para lulusannya. Salah satunya adalah internship. Apakah internship dokter wajib dilakukan? Jawabannya adalah wajib.
Internship dilakukan setelah dokter menjalani program profesi atau koas dan Uji Kompetensi Dokter Indonesia untuk mendapatkan Sertifikat Kompetensi Dokter. Program ini umumnya dijalani selama setahun.
Program internship wajib dijalani agar para lulusan mendapatkan Surat Tanda Registrasi atau STR dan Surat Izin Prakter atau SIP. Baru setelah itu, para lulusan bisa membuka praktik sebagai dokter umum.
Jika tak menjalani internship, maka STR dan SIP tak bisa didapatkan. Tentu para lulusan kedokteran tak diizinkan untuk berpraktik jika tidak memiliki keduanya.
Tujuan Internship Dokter
Ada beragam tujuan dari program internship yang membuatnya wajib untuk dijalani. Berikut di antaranya.
1. Meningkatkan Pengetahuan
Melalui program ini, para lulusan kedokteran bisa meningkatkan pengetahuannya tentang sistem pelayanan di fasilitas kesehatan. Contohnya adalah rumah sakit dan puskesmas.
2. Meningkatkan Keterampilan
Selain meningkatkan pengetahuan, keterampilan para lulusan untuk menangani berbagai kasus di fasilitas kesehatan juga akan bertambah melalui program ini.
3. Mempersiapkan Lulusan
Program ini juga mampu membantu mempersiapkan lulusan agar bisa melayani masyarakat di bidang kesehatan. Jadi, para lulusan tersebut dapat menjadi dokter yang berpraktik secara mandiri dengan baik.
4. Menyelaraskan Pengetahuan dengan Praktik
Sejumlah pengetahuan telah didapatkan oleh para lulusan saat berkuliah dan koas. Pengetahuan tersebut dapat diseleraskan dengan praktik di dunia nyata melalui program ini.
Baca juga: Apakah Lulusan SMA Bisa Menjadi Asisten Dokter Gigi? Ini Jawabannya
Jadi, apakah internship dokter wajib dilakukan? Jawabannya adalah wajib. Jika tak melakukannya, maka para lulusan kedokteran tak bisa berpraktik sebagai dokter umum. (LOV)