Arti Hybrid dalam Pekerjaan dan 13 Contoh Profesinya
Artikel yang membahas info seputar karier.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Semakin maju perkembangan zaman, sistem kerja hybrid telah umum dilakukan. Apa itu arti hybrid dalam pekerjaan?
Sistem pekerjaan hybrid disukai oleh kebanyakan generasi Z dan juga milenial. Hal ini karena pekerja dapat mengatur ritme bekerjanya sendiri hingga penyesuaian yang tepat bila dibutuhkan pertemuan dengan tim.
Arti Hybrid dalam Pekerjaan, Semakin Berkembang Pasca Pandemi Covid-19
Arti hybrid dalam pekerjaan dapat ditemukan dalam kamus bahasa Inggris Online, cambridge.org. Dalam kamus ini, dijelaskan bahwa arti sistem kerja hybrid dapat dilakukan baik di kantor maupun tempat lain.
Lebih lengkap, arti sistem kerja hybrid adalah metode kerja yang melibatkan karyawan terkadang hadir di kantor atau tempat lain milik pemberi kerja, dan terkadang bekerja menggunakan internet dari rumah atau tempat lain.
Meskipun terdengar sistem kerja ini dapat dilakukan di luar kantor, biasanya pada waktu tertentu dalam seminggu, pekerja diminta bekerja langsung di kantor.
Ketika pandemi Covid-19 menyeruak, tentu banyak perusahaan terpaksa menjalankan sistem kerja work from home (WFH). Hal ini seperti tercantum dalam buku Hybrid Work Revolution: What Teams are Facing and Leaders are Missing, Tan Weixi (2024).
Seiring membaiknya keadaan, cara bekerja secara hybrid masih dilakukan oleh perusahaan besar. Selain itu, sistem kerja hybrid dipercaya dapat membantu pekerja mendapatkan hidup yang lebih baik.
Selain itu, perusahaan juga dapat melakukan efisiensi biaya operasional perusahaan. Perusahaan bisa merotasi divisi mana saja yang akan bekerja di kantor, sehingga biaya operasional perusahaan dapat ditekan.
Contoh Pekerjaan Menggunakan Sistem Hybrid
Ada banyak pekerjaan yang bisa dilakukan dengan menggunakan sistem kerja hybrid. Hal ini tentunya juga perlu didukung dengan kemajuan teknologi dan kecepatan internet masing-masing pekerja.
Berikut ini contoh pekerjaan yang menggunakan sistem hybrid:
Desainer Grafis
Desainer Interior
Desainer Fesyen
Penulis Lepas
Data Analyst
Data Scientist
Website Developer
Apps Developer
Dosen
Tenaga Pengajar Kursus (Guru les dan sebagainya)
Penerjemah Buku
Editor Buku
Social Media Manager
Tentu saja, dalam bekerja menggunakan sistem hybrid perlu perizinan pihak perusahaan yang mempekerjakan karyawan dengan profesi di atas.
Baca Juga: Handle Pekerjaan: Arti dan Contohnya yang Wajib Diketahui Karyawan
Itu tadi ulasan mengenai arti hybrid dalam pekerjaan. Informasinya juga dilengkapi dengan contoh profesi yang bisa dilakukan dengan mengadopsi sistem ini. (Fitri A)