Biaya Hidup di Bali untuk Perantau dalam Durasi Waktu 1 Bulan
Artikel yang membahas info seputar karier.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Biaya hidup di Bali begitu variatif. Bagi perantau, mengetahui kisaran biayanya bisa dijadikan pertimbangan untuk tinggal di sana. Sebagai pulau yang terkenal dengan destinasi wisatanya, Bali menjanjikan suasana yang menyenangkan sekaligus kehidupan yang lebih ramai sepanjang waktu.
Biaya hidup perantau yang ingin merantau ke Bali akan sangat bergantung dari gaya hidup dan lokasinya. Wilayah, seperti Kuta, Seminyak, dan Canggu, cenderung lebih mahal dibandingkan Denpasar maupun kawasan pinggiran lainnya.
Kisaran Biaya Hidup di Bali untuk Referensi bagi Perantau
Sebelum memutuskan merantau ke Pulau Dewata, melakukan riset tentang perkiraan biaya hidup di Bali merupakan hal yang penting. Dengan mencari referensi dari berbagai sumber, maka perantau dapat terbantu untuk menyusun anggaran selama tinggal satu bulan penuh di Pulau Dewata.
Adapun rincian biaya hidup selama tinggal 1 bulan di Bali mencakup biaya kos, makan, transport dan internet atau hiburan bisa dilihat di bawah ini.
1. Kos
Mengutip dari buku Moon Over Bali, Agnes Jessica (2017:75), kamar kos ber-AC di Bali harga sewanya satu juta empat ratus ribu ke atas, fasilitasnya sudah lengkap dengan tempat tidur dan beberapa perabot. Jika ingin kos yang lebih murah bisa menyewa kamar kos kosongan.
Untuk perkiraan biaya kos per bulan yang paling murah dimulai dari Rp700.000. Jika ingin lebih mewah bisa memilih yang fasilitasnya lengkap seperti AC, kamar mandi dalam, dan akses Wi-Fi dengan harga mulai Rp1.400.000. Perantau bisa memilih gaya hidup sederhana atau lebih mewah sesuai kemampuan.
2. Biaya Makan
Biaya makan sangat relatif, bergantung dari pilihan tempat makan, memasak sendiri atau beli yang siap makan. Estimasi makan jika tidak masak sendiri dan membeli makanan warung yaitu Rp20.000, itu artinya dalam sehari sekitar Rp60.000 biaya yang dihabiskan untuk makan. Dari biaya ini bisa dikalkulasikan dalam sebulan, biaya makan mencapai Rp1.800.000.
3. Transportasi
Di Bali, sangat repot jika harus naik transportasi umum. Oleh karena itu, transportasi yang disarankan adalah motor yang bisa disewa dalam jangka waktu harian, mingguan, hingga bulanan. Sewa motor bulanan di Bali memiliki tarif antara Rp600.000 hingga Rp1.000.000 per bulan bergantung jenis motor yang dipilih.
4. Kebutuhan Tambahan
Kebutuhan tambahan, seperti kuota internet, laundry, atau hiburan, biasanya menghabiskan Rp300.000 – Rp700.000 per bulan, tergantung kebutuhan masing-masing.
Dari rincian di atas, estimasi biaya hidup untuk perantau menggunakan gaya hidup sederhana selama 1 bulan di Bali adalah sebagai berikut.
Kos Rp700.000 + makan Rp1.800.000 + transportasi Rp600.000 dan kebutuhan tambahan lainnya Rp300.000 = Rp3.400.000
Baca juga: 4 Contoh Negara dengan Biaya Hidup Murah tapi Gaji Tinggi untuk TKI
Maka total biaya hidup di Bali dalam durasi satu bulan menggunakan estimasi biaya yang paling murah adalah Rp3.400.000. Jika gaya hidup meningkat, maka akan semakin meningkat pula biaya hidupnya. (IMA)