Bisnis Sawit Butuh Modal Berapa? Ini Dia Estimasi Modalnya
Artikel yang membahas info seputar karier.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menjalankan bisnis kelapa sawit di Indonesia dapat membuka peluang keuntungan yang besar. Hal ini karena semua bagian dari tanaman kelapa sawit dapat dimanfaatkan. Lantas, bisnis sawit butuh modal berapa?
Sebelum membahas lebih lanjut mengenai modal bisnis ini, calon pengusaha perlu mengetahui prospek dari sawit. Mengutip dari Kajian Studi Kelayakan Bisnis, Jahrizal dkk (2023:115), sebagai produk hasil pertanian, kelapa sawit masih menjadi pilihan utama yang dapat dipertimbangkan.
Perkiraan Bisnis Sawit Butuh Modal Berapa? Berikut Perhitungannya
Kelapa sawit merupakan penghasil CPO (crude palm oil) dan inti kelapa sawit yang memiliki prospek tinggi dalam perdagangan minyak nabati. Mempunyai nilai jual yang baik dapat membuat calon pengusaha bertanya-tanya, bisnis sawit butuh modal berapa?
Berikut estimasinya mulai dari penyediaan tanah hingga biaya perawatan.
1. Lahan
Harga lahan akan berbeda-beda tergantung lokasi, namun pastikan lahan yang dipilih memiliki tanah yang subur dan mendapatkan curah hujan yang mencukupi. Selain itu, perhatikan juga akses yang diperlukan untuk mencapai area lahan tersebut.
Biaya untuk pembelian lahan berkisar dari Rp5.000.000 - Rp10.000.000 per hektare.
2. Bibit
Pastikan untuk membeli bibit dengan kualitas baik untuk memastikan keberhasilan panen sawit. Harga bibit juga akan bervariasi tergantung tempat, jenis, kualitas, hingga umur bibit yang dibeli.
Dengan estimasi 1 hektare membutuhkan 130 buah bibit dengan harga bibit berada pada kisaran Rp30.000 - Rp50.000 (bibit berusia 8-10 bulan). Maka per hektare membutuhkan biaya kurang lebih Rp3.900.000 - Rp6.500.000.
3. Perawatan
Perawatan untuk kelapa sawit termasuk dengan pemupukan, pengendalian hama, penyiraman, dan pemangkasan. Biaya yang dibutuhkan untuk melakukan perawatan selama satu tahun akan berada pada range Rp12.000.000 - Rp30.000.000.
4. Tenaga Kerja
Dalam menjalankan bisnis ini, besar kemungkinannya perlu mempekerjakan orang lain untuk membantu mengurus kebun sawit maupun nantinya untuk mengangkut hasil panen. Estimasi biayanya sekitar Rp30.000.000 - Rp60.000.000 untuk satu tahun.
5. Peralatan
Hal lain yang perlu diperhitungkan juga adalah pembelian peralatan untuk menunjang perkebunan sawit ini. Biaya untuk peralatan ini dapat mencapai Rp20.000.000 - Rp50.000.000
Sehingga estimasi modal yang diperlukan untuk memulai bisnis ini adalah Rp70.900.000 - Rp156.500.000.
Baca juga: 5 Ide Usaha Modal Kecil yang Menguntungkan untuk Bisnis Sampingan
Itulah dia jawaban untuk bisnis sawit butuh modal berapa. Estimasi modal di atas dapat dijadikan acuan jika ingin mulai berbisnis kelapa sawit. (RF)