Cara Briefing Karyawan yang Perlu Diketahui oleh Atasan
Artikel yang membahas info seputar karier.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara briefing karyawan menjadi hal penting yang harus diketahui oleh atasan. Sebab, briefing menentukan bagaimana karyawan dapat memaksimalkan waktu dengan baik dan mencapai target yang ditentukan.
Briefing memang menjadi hal yang umum dilakukan di perusahaan. Bahkan aktivitas ini juga sudah bisa dikatakan menjadi budaya. Jika diartikan, briefing mengacu pada arahan, yang dilakukan dari pimpinan kepada karyawan atau anggota tim.
Cara Briefing Karyawan di Perusahaan
Dikutip dari buku Komunikasi Bisnis - Konsep dan Praktik, Agustin Rozalena, S. Sos., M.I. Kom (2020:296), briefing adalah komunikasi tatap muka yang paling efektif dan cepat untuk menjalankan tugas sehari-hari, meski hanya dengan durasi pertemuan 30-60 menit sehari. Briefing dapat mengingatkan semua orang agar bisa lebih fokus dan produktif.
Supaya tujuan briefing dapat tercapai, atasan perlu mengetahui bagaimana cara briefing karyawan yang efektif, yaitu:
1. Persiapkan dengan Matang
Meski singkat, materi juga harus disiapkan dengan baik. Jadi, semua hal penting bisa disampaikan dengan efektif, jelas, dan gamblang.
Selain itu, atasan sebaiknya menunjuk satu orang yang bisa menuliskan rangkuman hasil briefing. Biasanya, rangkuman tersebut akan dikirimkan kepada semua karyawan melalui email setelah briefing selesai.
2. Pastikan Tepat Waktu
Mengingat briefing hanya dilakukan dalam waktu singkat, maka pastikan setiap karyawan datang tepat waktu. Dengan begitu, briefing dapat dilakukan secara efektif dan efisien, pun karyawan bisa segera melanjutkan pekerjaannya setelah briefing selesai.
3. Terbuka dengan Saran
Saat memberikan briefing, atasan harus terbuka terhadap berbagai masukan dari karyawan atau tim. Saran bisa diubah menjadi berbagai hal inovatif yang membantu meningkatkan kualitas aktivitas, serta memperbaiki berbagai aspek yang dirasa kurang.
4. Ajak Semua Karyawan
Meski satu divisi terkadang terbagi menjadi beberapa subdivisi lain, tak ada salahnya untuk mengajak semua karyawan yang ada di divisi tersebut untuk mengikuti briefing. Hal ini bertujuan untuk mempererat kerja sama tim serta memungkinkan mendapat lebih banyak ide.
Baca juga: 3 Penyebab Karyawan Tidak Produktif dalam Bekerja dan Cara Mengatasinya
Cara briefing karyawan yang tepat mungkin tidak bisa langsung berhasil dalam waktu singkat. Atasan tentu harus konsisten, disiplin, dan mau menerima semua masukan dari karyawan. (YD)