Konten dari Pengguna

Cara Mengirim CV lewat WA agar Punya Citra Baik dan Berpeluang Diterima

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Mengirim CV lewat WA. Foto hanya sebagai ilustrasi saja, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/Mourizal Zativa.
zoom-in-whitePerbesar
Cara Mengirim CV lewat WA. Foto hanya sebagai ilustrasi saja, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/Mourizal Zativa.

Curriculum Vitae (CV) saat ini dapat dibagikan melalui berbagai saluran, salah satunya WhatsApp atau WA. Cara mengirim CV lewat WA dapat menjadi hal pertama bagi perekrut dalam melihat pribadi seseorang.

Curriculum Vitae atau CV, biasanya berisikan riwayat hidup, pengalaman, bakat, dan kemampuan. CV juga menjadi salah satu pertimbangan paling penting dan sangat efektif untuk memengaruhi perekrut pada perusahaan dikutip dari buku Panduan Praktis Membuat Surat Lamaran Kerja & Curriculum Vitae (CV) Indonesia-Inggris, Paramitha Selviana Oktora (2007:53).

Cara Mengirim CV lewat WA: Mulai dari Profil hingga Pesan yang Dikirim

Cara Mengirim CV lewat WA. Foto hanya sebagai ilustrasi saja, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/Swello.

CV memang menjadi pertimbangan dalam perekrutan calon pekerja. Menariknya, cara mengirim CV lewat WA juga dapat menjadi citra pertama yang dilihat oleh perekrut karyawan dari perusahaan.

Berikut cara untuk mengirim CV lewat WhatsApp dengan memperhatikan pula profil WA hingga pesan yang akan dikirimkan.

1. Pasang Foto Profil Profesional

Perekrut yang akan menerima pesan WA calon pekerja, pertama kali akan melihat foto profil. Sebelum mengirimkan pesan, sebaiknya pasang foto profil yang profesional, yakni foto dengan wajah serta pose yang sopan dan menampilkan pakaian yang rapi.

Dari sini, perekrut akan mulai menanamkan citra awal yang terlihat dari pelamar kerja.

2. Tuliskan Nama Jelas pada Profil

Selain menampilkan foto profil, perekrut juga akan melihat nama yang ditampilkan calon pekerja pada pesan WhatsApp yang diterimanya. Oleh karena itu, pelamar kerja perlu memuat nama yang jelas (boleh dengan mencantumkan nama lengkap) pada profil WA.

3. Simpan Kontak HRD dengan Nama dan Nama Perusahaan

Sebelum mengirimkan CV melalui WA, pastikan kontak HRD atau perekrut telah disimpan. Simpanlah kontaknya dengan menggunakan nama, jabatan, serta nama perusahaan secara lengkap.

Hal ini untuk menghindari kesalahan pengiriman pesan atau berkas untuk mengirim lamaran.

4. Ucapkan Salam dan Buat Pesan yang Jelas

Pada bagian awal pesan untuk HRD, ucapkan salam, kenalkan diri dan beritahukanlah maksud dan tujuan mengirimkan pesan. Informasikan juga sumber informasi kontak atau lowongan pekerjaan agar perekrut mengerti dari mana kontaknya diketahui.

Contoh:

Selamat Pagi Bapak Ahmad,

HRD PT. Maju Jaya Abadi

di Jakarta

Perkenalkan Saya Raya Nur Intan Apriliani, ingin melamar pada posisi Sales & Marketing pada PT. Maju Jaya Abadi. Saya mendapat informasi seputar lamaran ini dari akun resmi Instagram perusahaan.

(dan seterusnya…)

5. Bahasa yang Sopan dan Profesional

Dalam mengirim pesan WA kepada perekrut dalam perusahaan, bahasa yang sopan serta profesional tentu perlu diterapkan. Hal ini sebagai penanda keseriusan dan tanda menghargai dan menghormati perusahaan dan perekrut pekerjaan.

Contoh:

Saya berpengalaman dalam bidang Sales & Marketing selama 2 tahun pada perusahaan sebelumnya. Dengan kemampuan yang saya miliki, saya merasa mampu untuk mengisi posisi yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Berikut saya lampirkan Curriculum Vitae (CV) beserta portofolio dari pekerjaan sebelumnya.

(dan seterusnya…)

6. Akhiri dengan Salam

Ketika sudah selesai menuliskan maksud dan tujuan, serta keinginan menyematkan dokumen CV, pastikan untuk menutup pesannya dengan ucapan terima kasih serta salam. Jangan lupa sematkan nama yang jelas pada bagian akhir pesan.

Contoh:

Saya mengharapkan kabar baik dari Bapak dan perusahaan atas lamaran pekerjaan yang saya kirimkan dalam bentuk CV tersebut.

Terima kasih atas perhatian Bapak dalam meluangkan waktu untuk membaca pesan dan lamaran pekerjaan saya. Saya harap dapat berjumpa dalam kesempatan interview mendatang.

Selamat Pagi,

Raya Nur Intan Apriliani

7. Tuliskan Satu Pesan Panjang Saja

Untuk mempermudah perekrut membaca pesan yang dikirmkan, kirimkanlah satu pesan panjang pada WhatsApp. Hal ini dapat membuat citra pelamar kerja yang dapat menyampaikan pesan secara langsung, tanpa membuat perekrut terganggu.

8. Sematkan Dokumen CV dalam Bentuk PDF

Setelah selesai menuliskan pesan, jangan lupa untuk menyematkan CV dalam bentuk dokumen PDF. Dokumen PDF akan mudah dibaca oleh perekrut. Selain itu, format PDF juga dapat menandakan bila pelamar perhatian dengan hal kecil dan memudahkan perekrut.

Baca Juga: Isi CV Apa Saja? Ini Dia 8 Hal Penting yang Harus Ada dalam CV

Seperti ulasan di atas, cara mengirim CV lewat WA, tidak hanya dilakukan dengan memperindah dokumen CV. Namun, juga pemilihan bahasa, tampilan profil WA, serta kesan profesional juga perlu diperhatikan. (Fitri A)