Konten dari Pengguna

Contoh Agenda Rapat dan Cara Menyusun untuk Panduan

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh agenda rapat. Foto hanyalah ilustrasi, bukan kejadian sebenarnya. Sumber: unsplash/ Jason Goodman.
zoom-in-whitePerbesar
Contoh agenda rapat. Foto hanyalah ilustrasi, bukan kejadian sebenarnya. Sumber: unsplash/ Jason Goodman.

Agenda rapat dapat memastikan tujuan yang jelas dari rapat tersebut. Contoh agenda rapat dan cara menyusunnya dapat menentukan bagaimana rapat tersebut terselenggara dengan pembahasan yang terarah. Agenda ini harus ditentukan untuk setiap rapat dengan klien, internal perusahaan, ataupun dengan institusi besar.

Poin-poin yang tersedia dalam rapat perlu diperhitungkan untuk keseluruhan jalannya rapat. Agenda ini dibuat untuk keseluruhan rapat mulai dari diskusi awal hingga pengambilan keputusan.

Susunan Contoh Agenda Rapat yang Efisien dan Efektif

Contoh agenda rapat. Foto hanyalah ilustrasi, bukan kejadian sebenarnya. Sumber: unsplash/ Campaign Creators.

Berbeda dengan catatan atau kesimpulan rapat, contoh agenda rapat terdiri dari poin-poin yang akan dibahas selama pertemuan. Mulai dari penyusunan diskusi, topik utama, hingga waktu yang dihabiskan setiap sesi diskusinya.

Mengutip dari buku Latihan Soal & Pembahasan Ujian Nasional Bahasa Indonesia SMA IPA/IPS, Redaksi Kawan Pustaka (hal. 52), rapat adalah suatu catatan atas semua pembicaraan yang disampaikan oleh setiap peserta rapat. Hal-hal yang harus ada dalam notula rapat antara lain nama instansi, sifat rapat, hari dan tanggal, tempat rapat, nama dan jabatan pemimpin.

Untuk menjadikan rapat efisien dan efektif, penyusun agenda rapat harus memperhatikan detail dan poin utama dalam rapat tersebut. Berikut susunan langkah yang perlu diperhatikan.

1. Judul Rapat

Memastikan judul rapat sesuai dengan tujuan utama rapat tersebut.

2. Tanggal dan Waktu

Mencantumkan tanggal, waktu dimulai, dan waktu selesainya rapat.

3. Lokasi

Menyebutkan dimana lokasi rapat dengan detail.

4. Peserta

Mendaftar peserta yang diinginkan untuk hadir, dan menghubunginya untuk mengingatkan.

5. Tujuan Rapat

Menjelaskan secara singkat dalam bentuk paragraf, bagaimana tujuan rapat yang diinginkan

6. Daftar Topik Pembahasan

  • Topik dijelaskan secara jelas dan ringkas.

  • Mengatur perkiraan waktu yang sesuai di setiap topik.

  • Menunjuk penanggung jawab di setiap topik ataupun materi.

  • Memperhatikan detail seperti “pengambilan keputusan”, “pembahasan isu utama”, “meninjau rapat sebelumnya” dan hal lainnya yang relevan dengan rapat yang berlangsung ataupun tersambung dengan rapat sebelumnya.

7. Waktu Penutupan

Memberi perkiraan waktu kapan rapat akan selesai.

Contoh daftar topik pembahasan rapat mingguan oleh tim internal: "Meninjau Progres Proyek A (15 menit, oleh Manajer)", "Tinjauan Problem (10 menit, diskusi)", "Rencana Tindak Lanjut (10 menit, seluruh peserta)," "Lain-lain & Penutupan (5 menit)."

Baca juga: Pekerjaan QC Inspektor: Pengertian, Tugas, dan Gajinya

Contoh agenda rapat di atas adalah panduan untuk rapat yang lebih efisien dan efektif. Menerapkan susunan agenda rapat tersebut dapat membantu berjalannya rapat dengan sesuai dan tidak menghabiskan banyak waktu, juga fokus kepada penyelesaian. (KIA)