Contoh Jawaban Motivasi Kerja yang Baik saat Interview
Artikel yang membahas info seputar karier.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Motivasi kerja yang baik saat interview akan meningkatkan peluang untuk diterima. Semakin baik motivasi, maka semakin menarik pula kandidat di mata perekrut.
Dikutip dari buku Motivasi Belajar, Mestiana Br Karo (2022:14), motivasi merupakan dorongan untuk mencapai tujuan dan keberhasilan yang diharapkan. Dalam sesi interview kerja, perekrut kerap menanyakan motivasi kandidat saat melamar. Bagaimana cara menjawabnya?
Jawaban Motivasi Kerja yang Baik Saat Interview, Ini Contohnya
Ketika interview, perekrut sering kali menanyakan motivasi kerja kandidat. Supaya tidak bingung, berikut beberapa contoh yang dapat digunakan.
1. Antusias
Cara penyampaian motivasi akan mempengaruhi keberhasilan interview. Oleh karena itu, motivasi harus disampaikan secara antusias dan bernada positif.
Setelah menyampaikan motivasi, dapat dilanjutkan dengan dampak yang bisa dihasilkan dari motivasi tersebut. Selain itu, jawaban dapat disertai harapan jika diterima menjadi karyawan, misalnya menjadi karyawan yang loyal terhadap perusahaan.
Contohnya, “Saya merasa yakin saat melamar karena saya merasa dapat memberi kontribusi berarti. Saya mempunyai keterampilan dan pengalaman yang dapat membantu pencapaian tujuan perusahaan. Harapan saya, saya dapat menjadi karyawan loyal jika diterima.”
2. Menyertakan Lingkungan Perusahaan
Sebelum melamar, kandidat tentunya sudah mencari tahu tentang perusahaan. Oleh karena itu, hal ini dapat dimasukkan dalam jawaban motivasi kerja.
Contohnya, “Saya adalah pribadi yang mengutamakan keseimbangan antara karier dan kehidupan pribadi. Saya sangat termotivasi oleh lingkungan perusahaan yang mampu memberi fleksibilitas terhadap karyawannya.”
3. Menjelaskan Kontribusi
Jika sudah pernah bekerja sebelumnya, maka dalam jawaban motivasi interview dapat menyertakan kontribusi di perusahaan lama.
Contohnya, “Saya termotivasi akan kesempatan menjadi inovatif dalam pekerjaan. Sebelumnya, saya selalu menciptakan solusi inovatif sehingga saya yakin dapat berkontribusi bagi perkembangan produk di perusahaan ini.”
4. Menggunakan Metode STAR
Metode STAR disebut sebagai cara terbaik menjawab motivasi kerja. STAR terdiri dari Situation, Task, Action, dan Result. Pelamar dapat mulai membahas latar belakang situasi dan proyek yang dihadapi.
Kemudian dilanjutkan dengan peran spesifik dalam situasi tersebut dan tindakan untuk mengatasi masalah yang ada. Jawaban dapat ditutup dengan kondisi setelah mengambil tindakan sebelumnya.
Contohnya, “posisi ini saya pandang sebagai langkah berikutnya untuk karier saya. Saya sudah mendapatkan pengalaman di bidang manajemen produk sehingga saya merasa siap menerima tanggung jawab lebih besar. Perusahaan ini memiliki peluang untuk pertumbuhan karier saya sehingga saya sangat antusias membawa pengalaman saya ke perusahaan ini.”
Baca Juga: 5 Tips Interview untuk Ibu Rumah Tangga yang Ingin Bekerja Lagi
Demikian pembahasan mengenai contoh jawaban motivasi kerja yang baik saat interview. (LAU)