Konten dari Pengguna

Data Entry: Pengertian, Tugas, dan Skill yang Dibutuhkan

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

[Data entry adalah] Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: unsplash/Glenn Cartens
zoom-in-whitePerbesar
[Data entry adalah] Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: unsplash/Glenn Cartens

Data entry adalah pekerjaan yang berkaitan dengan pengelolaan data pada database atau sistem komputer. Pekerjaan ini sudah cukup dikenal oleh masyarakat. Sayangnya, masih banyak orang yang belum memahami cara kerja dari data entry.

Pekerjaan ini cocok dipilih oleh individu yang senang berkutat pada teknologi. Jika ingin melamar posisi ini, penting sekali mengetahui tugas-tugas dan skill yang diperlukan.

Data Entry adalah Profesi Menjanjikan, Ini Pengertiannya

[Data entry adalah] Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: unsplash/Domenico

Data entry adalah pekerjaan yang banyak dicari oleh perusahaan. Pasalnya, pengolahan data mampu memengaruhi berbagai aspek, termasuk dalam pengambilan keputusan.

Mengutip buku Analisis dan Perancangan Sistem Informasi, Elfira Febriani, dkk (2022), data entry merupakan kegiatan menerjemahkan source data menjadi format yang bisa dibaca oleh komputer yang umumnyaa dilakukan menggunakan keyboard.

Secara umum, data entry termasuk proses memasukkan data ke dalam sistem atau database, baik menggunakan software khusus atau manual. Tugas profesi ini yaitu mengelola informasi ke dalam format yang dibutuhkan oleh organisasi atau perusahaan.

Tugas Data Entry

[Data entry adalah] Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: unsplash/Lukas Blazek

Secara umum, tugas data entry menambahkan, memverifikasi, dan mengedit data elektronik. Beberapa rincian tugas tersebut antara lain:

  1. Memasukkan data, baik statistik atau kode.

  2. Mengetik naskah.

  3. Mentransfer data dari format kertas ke format elektronik.

  4. Mengoreksi data.

  5. Membuat spreadsheet dengan jumlah angka yang banyak

  6. Mengoperasikan peralatan kantor, termasuk komputer, mesin fotokopi, dan printer.

  7. Mentransfer hasil riset pasar.

  8. Mengumpulkan dan mengelola data

  9. Mentranskripsikan audio ke teks.

  10. Memeriksa faktualitas dokumen.

  11. Memperbarui data yang sudah usang atau belum selesai

  12. Mempersiapkan laporan.

Skill yang Dibutuhkan untuk Menjadi Data Entry

[Data entry adalah] Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: unsplash/Slidebean

Skill atau kemampuan yang diperlukan seorang data entry cukup banyak. Meskipun demikian, kemampuan tersebut bisa dipelajari asalkan memiliki niat yang sungguh-sungguh. Beberapa skill yang diperlukan, yakni sebagai berikut.

  1. Akurasi: Keterampilan memasukkan data dengan tepat untuk menghindari kesalahan dan menjaga keandalan informasi.

  2. Kecepatan Mengetik: Keterampilan mengetik dengan akurat dan cepat untuk meningkatkan produktivitas.

  3. Kecermatan: Kemampuan memeriksa dan memvalidasi data yang diinput untuk memastikan keakuratannya.

  4. Keterampilan Komputer: Menguasai pengguna software spreadsheet, pengolah kata, dan database.

  5. Keterampilan Organisasi: Keterampilan mengelola data dan informasi di dalam sistem yang telah ditetapkan perusahaan.

  6. Pemahaman Bisnis: Memahami pengetahuan dasar tentang industri tempat bekerja untuk memahami konteks data yang diinput.

  7. Keterampilan Komunikasi: Keterampilan berkomunikasi secara efektif dengan tim atau atasan.

  8. Problem Solving: Kemampuan mengidentifikasi dan memecahkan masalah secara efektif untuk menangani data yang kompleks.

Baca juga: 4 Pekerjaan yang Cocok untuk Gen Z di Era Digital

Secara umum, data entry adalah profesi yang menjanjikan. Peluang kerjanya juga besar, sehingga diperlukan persiapan yang matang untuk melamar posisi tersebut. (DLA)