Konten dari Pengguna

DMAIC: Definisi, Fungsi, dan Urutan Prosesnya yang Menarik untuk Diketahui

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

DMAIC adalah. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Christin Hume
zoom-in-whitePerbesar
DMAIC adalah. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Christin Hume

Fungsi DMAIC adalah meningkatkan kualitas dan efisiensi. DMAIC, yaitu singkatan dari lima fase utama proses perbaikan, yaitu Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control.

DMAIC merupakan metodologi perbaikan proses yang diambil dari Six Sigma. Terdapat lima proses dalam DMAIC yang dilakukan dengan langkah-langkah tertentu.

DMAIC adalah Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control

DMAIC adalah. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Redd Francisco

Mengutip dari Manajemen Kualitas Modern: Panduan Praktis Menuju Manajer Kualitas Kelas Dunia, Hia, dkk (2024:179), pendekatan DMAIC adalah metodologi pemecahan masalah terstruktur yang digunakan dalam Six Sigma.

DMAIC berfungsi untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi. Terdapat lima fase utama dalam proses perbaikan, yakni Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control. Berikut penjelasan proses DMAIC.

1. Define (Menentukan)

Proses pertama adalah define. Pada tahap ini, masalah yang akan diselesaikan didefinisikan dengan jelas. Tujuan utama tahap define adalah menetapkan lingkup serta tujuan proyek perbaikan dan mengidentifikasi kebutuhan pemangku kepentingan.

Tahap define dilakukan dengan langkah-langkah berikut.

  1. Mengidentifikasi masalah

  2. Membentuk tim proyek

  3. Mengembangkan pernyataan proyek

  4. Mengidentifikasi pemangku kepentingan

  5. Menyusun diagram SIPOC.

2. Measure (Mengukur)

Tahapan berikutnya adalah measure yang bertujuan untuk mengumpulkan data yang relevan dan mengukur kinerja dari proses yang akan diperbaiki. Measure sangat penting dilakukan untuk memahami sejauh mana masalah tersebut memberikan dampak serta menetapkan dasar objektif untuk perbaikan.

Berikut adalah langkah-langkah tahap measure.

  1. Mengidentifikasi metrik kunci

  2. Mengumpulkan data

  3. Menganalisis data

  4. Memvalidasi sistem pengukuran

  5. Menyusun peta proses.

3. Analyze (Menganalisis)

Tujuan dari tahap analyze adalah untuk mengidentifikasi penyebab masalah dalam proses. Dengan demikian, tim proyek dapat mengupayakan solusi yang tepat untuk memperbaiki proses. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.

  1. Mengidentifikasi penyebab

  2. Menganalisis data

  3. Melakukan root cause analysis

  4. Memvalidasi penyebab

  5. Mengembangkan hipotesis perbaikan.

4. Improve (Memperbaiki)

Tahapan berikutnya adalah improve yang bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasi solusi efektif untuk memperbaiki masalah yang sudah diidentifikasi. Tahapan ini meliputi perancangan, pengujian, dan penerapan perbaikan.

Berikut ini adalah langkah dalam tahap improve.

  1. Mengembangkan solusi

  2. Melakukan uji coba

  3. Mengukur hasil uji coba

  4. Mengimplementasikan solusi

  5. Melakukan pelatihan.

5. Control (Mengendalikan)

Tahap terakhir adalah control. Tahap ini bertujuan untuk memastikan perbaikan yang sudah dilakukan dapat dipertahankan dalam jangka waktu panjang. Berikut langkah-langkah yang dilakukan.

  1. Mengembangkan rencana kontrol

  2. Mengimplementasikan sistem pengawasan

  3. Mengadakan review berkala

  4. Membuat dokumentasi

  5. Mengidentifikasi peluang perbaikan lebih lanjut.

Baca juga: Data Entry: Pengertian, Tugas, dan Skill yang Dibutuhkan

Jadi, DMAIC adalah metodologi pemecahan masalah terstruktur yang digunakan dalam Six Sigma. Ada lima fase utama dalam proses perbaikan, yakni Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control. (KRI)