Jasa Aktuaris: Tanggung Jawab dan Skill yang Dibutuhkan
Artikel yang membahas info seputar karier.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jasa aktuaris adalah layanan dari aktuaris untuk membantu perusahaan dalam mengelola risiko dan ketidakpastian. Di Indonesia, profesi aktuaris belum terlalu populer. Padahal aktuaris berperan penting dalam dunia bisnis.
Ilmu aktuaria kerap digunakan dalam pengelolaan bisnis dan mengukur risiko yang mungkin terjadi. Untuk bisa bekerja sebagai seorang aktuaris, ada beberapa skill yang harus dikuasai seperti skill analisis dan lainnya.
Jasa Aktuaris adalah Layanan dari Aktuaris untuk Membantu Perusahaan dalam Mengelola Risiko dan Ketidakpastian
Jasa aktuaris adalah layanan dari aktuaris untuk membantu perusahaan dalam mengelola risiko dan ketidakpastian. Dikutip dari Pengantar Matematika Aktuaria, Novika, dkk (2022:10), jasa aktuaria adalah jasa yang diberikan kepada klien atau pemberi kerja dalam kapasitas sebagai aktuaris atau ajun aktuaris berupa pemberian nasihat, saran, atau rekomendasi temuan atau pendapat yang dirumuskan berdasarkan pertimbangan aktuaria.
Seorang aktuaris memiliki sejumlah tanggung jawab sebagai berikut.
Mengumpulkan data-data statistik untuk dianalisis
Memperkirakan probabilitas dan kemungkinan biaya untuk suatu kejadian
Membuat desain, menguji, dan mengelola kebijakan demi meminimalkan risiko sekaligus memaksimalkan keuntungan
Menjelaskan proposal dan hasil temuan ke pihak-pihak terkait.
Skill yang Dibutuhkan Aktuaris
Untuk bisa menjadi seorang aktuaris, terdapat sejumlah skill yang harus dimiliki. Berikut ini beberapa di antaranya.
1. Skill Analisis
Skill yang wajib dibutuhkan oleh aktuaris adalah skill analisis. Sebagian besar pekerjaan seorang aktuaris adalah menganalisis data. Semua data yang sudah dikumpulkan harus diidentifikasi dan dianalisis untuk membuat kebijakan yang menguntungkan perusahaan.
2. Skill Komunikasi
Skill komunikasi juga perlu dimiliki oleh seorang aktuaris. Aktuaris harus bisa menjelaskan ide dan hasil analisis ke pihak eksekutif perusahaan dan pemegang saham. Kemampuan ini juga akan membuat aktuaris bisa memimpin tim agar bisa bekerja sama dengan lebih baik.
3. Menyelesaikan Masalah
Skill menyelesaikan masalah juga perlu dikuasai oleh aktuaris. Selain menganalisis data, seorang aktuaris juga harus mampu menyelesaikan masalah agar hasil pekerjaan maksimal.
4. Literasi Komputer
Pekerjaan utama aktuaris adalah mengumpulkan data dan menganalisisnya. Untuk bisa melakukan pekerjaan itu, diperlukan bantuan komputer. Aktuaris harus bisa mengoperasikan beberapa program komputer, seperti Microsoft Excel, SQL, dan lainnya untuk mengolah data dan menganalisis data.
Baca juga: 5 Skill yang Harus Dimiliki Liaison Officer yang Paling Utama
Jasa aktuaris adalah layanan dari aktuaris untuk membantu perusahaan dalam mengelola risiko dan ketidakpastian. Salah satu tanggung jawab aktuaris adalah mengumpulkan data-data statistik untuk dianalisis. (KRI)