Konten dari Pengguna

Job Offering: Pengertian dan Isi yang Perlu Dipahami Calon Karyawan

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Job Offering adalah. Foto  hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Mina Rad
zoom-in-whitePerbesar
Job Offering adalah. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Mina Rad

Job offering adalah penawaran kerja dari perusahaan kepada calon karyawan. Offering atau penawaran merupakan salah satu tahapan penting dalam proses seleksi kerja. Biasanya, HRD akan memberikan offering pada kandidat yang lolos wawancara tahap akhir.

Kandidat yang mendapatkan offering berarti hanya tinggal selangkah lagi untuk menjadi karyawan di perusahaan tersebut. Jika kandidat setuju dengan offering tersebut, maka tahap selanjutnya adalah tanda tangan kontrak kerja.

Job Offering adalah Penawaran Kerja dari Perusahaan Kepada Calon Karyawan

Job Offering adalah. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Christina Wocintechchat.com

Dikutip dari Buku Ajar Pemahaman Praktis Pengembangan Sumber Daya Manusia, Souhoka dan Amin (2021:152), berikut ini adalah tahapan proses rekrutmen tenaga kerja.

  1. Penentuan dasar rekrutmen

  2. Penentuan sumber rekrutmen

  3. Identifikasi jabatan kosong

  4. Mencari informasi jabatan kosong

  5. Menentukan calon pegawai

  6. Menentukan metode rekrutmen

  7. Memanggil calon

  8. Menyeleksi kandidat

  9. Penawaran kerja

  10. Mulai bekerja.

Pengertian job offering adalah penawaran kerja oleh perusahaan kepada calon karyawan. Penawaran ini dapat berbentuk verbal atau tertulis. Biasanya, perusahaan akan memberikan offering secara tertulis melalui surat penawaran kerja (offering letter).

Offering adalah pemberitahuan resmi dari perusahaan dan tanda bahwa kandidat telah diterima di perusahaan tersebut. Umumnya, offering berisi penjelasan atas hak dan tanggung jawab calon karyawan dengan terperinci. Calon karyawan dapat mempertimbangkan penawaran tersebut.

Dengan adanya job offering, calon karyawan akan mendapatkan gambaran lebih jelas tentang hak dan tanggung jawab sebagai karyawan. Job offering juga menjadi kesempatan bagi calon karyawan untuk bernegosiasi tentang sejumlah hal, seperti gaji, tunjangan, jadwal kerja, dan sebagainya.

Isi Job Offering

Job Offering adalah. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Jeshoots.com

Suatu job offering biasanya terdiri dari beberapa aspek berikut.

1. Gaji dan Tunjangan

Salah satu aspek yang ada dalam job offering adalah rincian gaji sebelum pemotongan pajak dan jumlah gaji bersih. Selain itu, ada juga informasi terkait tunjangan. Misalnya THR, bonus akhir tahun, asuransi, dan lainnya.

2. Cuti

Jatah cuti karyawan juga biasanya tercantum dalam job offering. Bagian ini mencakup cuti sakit, cuti hamil dan melahirkan, cuti haid, cuti tahunan, dan cuti lainnya.

3. Budaya Perusahaan

Sebagian job offering juga ada yang menyertakan budaya perusahaan. Bagian ini memungkinkan calon karyawan untuk menilai budaya dan lingkungan kerja perusahaan tersebut.

Baca juga: 4 Perbedaan Tes Pauli dan Kraepelin dalam Seleksi Karyawan

Jadi, job offering adalah penawaran kerja dari perusahaan kepada calon karyawan. Job offering hanya diberikan untuk kandidat tertentu saja. (KRI)