Kapan Handover Dilakukan? Ini Penjelasan Selengkapnya
Artikel yang membahas info seputar karier.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Handover merupakan proses penting dalam dunia kerja dan sekaligus proses simbolis bagi seorang karyawan. Banyak yang belum memahami istilah yang satu ini, sehingga muncul pertanyaan kapan handover dilakukan.
Proses ini juga penting bagi sebuah perusahaan karena menjaga kelangsungan dari berbagai kegiatan yang ada di perusahaan. Proses ini juga menjadi bentuk efisiensi perusahaan dalam memanajemen sumber daya manusianya.
Kapan Handover Dilakukan? Ini Penjelasannya yang Wajib Diketahui Pekerja
Dikutip dari Buku Ajar Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan, I Gede Yudiana Putra dkk., (2024), handover bisa diartikan sebagai proses serah terima yang dilakukan oleh karyawan yang akan meninggalkan posisinya.
Serah terima di sini dilakukan saat karyawan akan pergi sementara maupun permanen. Proses ini tidak hanya proses simbolis semata, tetapi menjadi proses transfer informasi dan dokumen penting yang berhubungan dengan posisi tersebut.
Tujuan utamanya adalah untuk memastikan proses transisi berjalan dengan baik dan lancar, sehingga tidak menimbulkan gangguan operasional pada perusahaan. Tanpa adanya handover, karyawan baru akan kesulitan memahami tanggung jawab dan alur pekerjaan.
Proses ini memberikan panduan jelas, sehingga memudahkan adaptasi dan meningkatkan kepercayaan diri dalam menjalankan tugas. Selain itu, handover menjaga produktivitas tim dengan meminimalkan celah yang dapat mengganggu kelancaran pekerjaan.
Jadi, jika ada yang bertanya kapan handover dilakukan, maka jawabannya adalah ketika ada karyawan lama yang meninggalkan perusahaan, baik karena resign maupun karena hal lainnya. Proses ini menjadi proses yang akan mempercepat adaptasi karyawan baru terhadap tanggung jawab dan lingkungan kerja.
Dengan panduan yang lengkap, transisi berlangsung lebih mulus dan mengurangi kebingungan. Bagi tim, handover mencegah gangguan alur kerja akibat kurangnya informasi.
Tanpa dokumen serah terima yang jelas, tim dapat menghabiskan waktu ekstra untuk memahami tugas yang dialihkan. Handover yang detail memastikan produktivitas tetap terjaga.
Selain manfaat operasional, handover juga mencerminkan profesionalisme, menyiapkan dokumen lengkap, dan terstruktur menunjukkan tanggung jawab terhadap kelangsungan pekerjaan. Hal ini dapat menjadi nilai tambah bagi reputasi profesional di masa depan.
Baca juga: Cara Belajar Pajak secara Otodidak yang Sangat Berguna di Dunia Kerja
Jadi, kesimpulannya jika ada pertanyaan kapan handover dilakukan, maka jawabannya ketika ada karyawan akan meninggalkan perusahaan. Handover bukan sekadar formalitas, melainkan langkah krusial untuk menjaga keberlanjutan operasional dan hubungan profesional di tempat kerja. (WWN)