Konten dari Pengguna

Kenapa Gaji UMR Indonesia Rendah? Inilah 5 Faktor yang Memengaruhinya

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kenapa Gaji UMR Indonesia Rendah. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Pexels/Ahsanjaya
zoom-in-whitePerbesar
Kenapa Gaji UMR Indonesia Rendah. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Pexels/Ahsanjaya

Kenapa gaji UMR Indonesia rendah? Pertanyaan ini sering dilontarkan oleh masyarakat. Jika dibandingkan dengan negara lain, gaji di Indonesia memang cenderung kecil. Jumlah gaji yang kecil ini disebabkan oleh beberapa faktor.

Banyak pekerja yang merasa upah yang diterimanya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup. Pekerja perlu mengetahui alasan UMR rendah.

Kenapa Gaji UMR Indonesia Rendah? Berikut Alasannya

Kenapa Gaji UMR Indonesia Rendah. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Pexels/Ahsanjaya

Mengutip dari Manajemen Kompensasi Berbasis Kompetensi, Chaerudin, dkk (2025:364), UMR (Upah Minimum Regional) diterapkan sejak era reformasi yang pengaturannya ditetapkan melalui Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 3 Tahun 1997 tentang Upah Minimum Regional.

UMR merupakan standar upah yang ditetapkan oleh pemerintah setiap tahunnya untuk tiap wilayah di Indonesia. Kenapa gaji UMR Indonesia rendah? Ada beberapa faktor yang memengaruhi penetapan besaran UMR sebagai berikut.

1. Tingkat Produktivitas

Salah satu alasan UMR rendah adalah karena produktivitas pekerja yang rendah. Pemerintah menetapkan besaran UMR sebanding dengan tingkat produktivitas di suatu wilayah. Jadi, semakin tinggi produktivitasnya, maka biasanya UMR akan lebih tinggi.

2. Tingkat Pendidikan dan Keahlian

Hal lain yang juga memengaruhi besaran UMR adlaah tingkat pendidikan dan keahlian tenaga kerja di Indonesia. Tingkat pendidikan tenaga kerja yang tidak tinggi akan mengakibatkan daya tawar terhadap upah menjadi lebih rendah. Tenaga kerja dengan pendidikan yang lebih tinggi akan mendapat gaji yang lebih besar.

3. Serikat Pekerja Minim

Faktor lainnya adalah di Indonesia masih sedikit serikat pekerja yang kuat. Akibatnya, daya tawar tenaga kerja dalam negosiasi upah menjadi rendah. Selain itu, banyak tenaga kerja di Indonesia yang tidak tergabung dalam serikat kerja sehingga mempunyai keterbatasan dalam negosiasi upah.

4. Biaya Hidup Rendah

Jika dibandingkan dengan negara lain, biaya hidup di Indonesia relatif lebih rendah. Hal ini berpengaruh pada penyesuaian besaran UMR, yakni disesuaikan dengan daya beli masyarakat.

5. Kebijakan Pemerintah

Kebijakan pemerintah juga memengaruhi besaran UMR. Kebijakan ini termasuk kebijakan tenaga kerja dan kebijakan ekonomi.

Baca juga: 5 Cara Menghitung Ekspektasi Gaji sebelum Interview Kerja

Kenapa gaji UMR Indonesia rendah? Ada sejumlah faktor yang memengaruhinya seperti produktivitas rendah, tingkat pendidikan, kebijakan pemerintah, dan sebagainya. (KRI)