Pekerjaan Fleksibel dan Sistematis, Dua Pola yang Umum di Dunia Kerja
Artikel yang membahas info seputar karier.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pekerjaan fleksibel dan sistematis adalah dua pola yang terdapat di dunia kerja. Dua pola tersebut umumnya terdapat dalam lingkungan kerja atau perusahaan yang berbeda.
Pekerjaan sistematis lebih banyak terdapat dalam perusahaan yang menerapkan organisasi tradisional. Berbeda dengan pekerjaan sistematis, pekerjaan fleksibel lebih banyak terdapat dalam perusahaan yang menerapkan organisasi modern.
Konsep Pekerjaan Fleksibel dan Sistematis di Dunia Kerja
Pekerjaan fleksibel dan sistematis adalah dua pilihan yang tersedia bagi pencari kerja di masa sekarang. Jika menyukai lingkungan kerja yang memiliki jadwal serta prosedur terencana, pencari kerja dapat memilih pekerjaan sistematis.
Jika menyukai lingkungan kerja yang memberi kesempatan penyesuaian jadwal dan cara kerja, pencari kerja dapat memilih pekerjaan fleksibel. Berikut ini adalah gambaran singkat mengenai pekerjaan fleksibel dan sistematis yang dapat melengkapi pemahaman.
1. Pekerjaan Fleksibel
Pekerjaan fleksibel merupakan pekerjaan yang memberikan kesempatan dalam melakukan penyesuaian antara kebutuhan karyawan dan kebutuhan perusahaan. Pekerjaan fleksibel membuat karyawan dapat melakukan penyesuaian terhadap:
Jadwal kerja;
Lokasi kerja; serta
Cara bekerja.
Contoh pekerjaan fleksibel adalah pekerjaan remote. Dikutip dari buku Langkah Instan Belajar Literasi Digital untuk Berbagai Kalangan, Sulianta (2024: 123), pekerjaan remote memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi pekerja, terutama orang yang ingin menyeimbangkan antara kehidupan pribadi dan profesional.
2. Pekerjaan Sistematis
Pekerjaan sistematis merupakan pekerjaan yang mengacu pada metode atau prosedur yang teratur serta terencana. Pekerjaan tersebut umumnya memiliki jadwal yang pasti, contohnya jam masuk dan jam pulang kantor.
Pekerjaan sistematis umumnya menerapkan organisasi tradisional. Dikutip dari buku Pengantar Manajemen Bisnis, Christian dan Tina (2021: 4), organisasi tradisional umumnya berorientasi pada perintah dan berfokus pada pekerjaan.
Pekerja di pekerjaan sistematis harus melakukan pekerjaan sesuai prosedur yang sudah ada. Mengutip dari buku yang sama karya Christian dan Tina (2021: 4), tenaga kerja di organisasi tradisional relatif homogen.
Baca juga: 4 Pekerjaan Freelance untuk Mahasiswa, Bisa Kerja dari Rumah
Pekerjaan fleksibel dan sistematis adalah dua konsep yang terdapat di dunia kerja. Konsep tersebut memiliki lokasi, jadwal, serta cara kerja yang berbeda. Setiap orang dapat memilih konsep yang paling sesuai dengan preferensi diri dalam bekerja secara profesional. (AA)