Penjelasan Revenue Streams BMC dalam Bisnis
Artikel yang membahas info seputar karier.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebuah business model terdiri dari berbagai komponen penyusun operasional bisnis. Salah satunya adalah revenue streams BMC. Revenue streams BMC adalah elemen atau komponen yang menggambarkan sebuah bisnis menghasilkan uang atau pendapatan.
Revenue stream sangat penting dalam sebuah bisnis. Sebab, dapat memastikan bahwa strateg keuangan sebuah bisnis realistis.
Revenue Streams BMC adalah Komponen yang Menggambarkan Bisnis Dapat Menghasilkan Pendapatan
Terdapat banyak istilah-istilah bisnis yang perlu dipahami oleh pengusaha. Salah satunya adalah revenue stream. Dikutip dari buku Kewirausahaan dan Ide Kreatif, Andayani dan Sukaharsono (2022:138), revenue streams merupakan pendapatan atau penghasilan, dan stream memiliki arti aliran.
Sehingga, secara garis besar, revenue stream BMC adalah sumber yang memiliki kontribusi untuk mengisi kas perusahaan. Dalam kata lain, revenue stream atau arus pendapatan berhubungan dengan harta milik perusahaan yang akan diatur guna memperoleh pendapatan.
Revenue stream terdiri dari dua jenis. Adapun jenisnya sebagai berikut.
1. Transaction Revenue Stream
Transaction Revenue Stream merupakan suatu aliran pendapatan yang dihasilkan dari transaksi jual atau beli yang sekali bayar. Transaction Revenue hanya dapat dicatat sekali. Contoh dari jenis ini adalah dana hibah, pembelian produk, dan lain sebagainya.
2. Recurring Revenue Stream
Recurring Revenue Stream adalah aliran pendapatan rutin. Jenis ini dapat dicatat secara konsisten dalam periode tertentu, karena sifatnya berulang. Contohnya adalah investasi, langganan, dan lain sebagainya.
Fungsi Revenue Stream
Revenue stream atau arus pendapatan memiliki beberapa fungsi, antara lain sebagai berikut.
1. Menunjukkan Cara Bisnis Mendapat Uang
Fungsi dari arus pendapatan yang pertama adalah dapat menunjukkan cara bisnis mendapatkan pendapatan atau uang. Profil arus pendapatan di dalam proposal biasanya akan terlihat di daftar produk atau lini bisnis. Arus pendapatan yang lebih jelas biasanya dibuat oleh perusahaan dalam bentuk Business Model Canvas (BMC).
2. Memastikan Strategi Keuangan Bisnis Realistis
Fungsi kedua adalah dapat memastikan strategi keuangan bisnis realistis. Contohnya adalah arus pendapatan dikuasai oleh kas penjualan. Maka, divisi keuangan perusahaan dapat memutuskan untuk mengalokasikan sebagian kas ke investasi dengan tujuan membentuk arus pendapatan baru yaitu saham.
3. Membantu Melakukan Estimasi Omset dan Profit
Arus pendapatan juga dapat membantu melakukan estimasi omset dan profit. Perusahaan yang memiliki BMC dapat melihat nominal arus pendapatan yang dibutuhkan untuk kegiatan operasional. Selain itu, bisa melihat sisa profit.
Baca juga: 2 Contoh B2B dan B2C: Perbedaan Model Bisnis, Definisi, dan Karakter
Revenue streams BMC adalah sebuah aliran pendapatan dari berbagai sumber yang masuk dalam kas perusahaan. Arus pendapatan ini memiliki fungsi yang penting dalam sebuah perusahaan. (FAR)