Perbedaan Janitor dan Cleaning Service: Lingkup Kerja dan Tanggung Jawab
Artikel yang membahas info seputar karier.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pekerjaan membersihkan suatu lingkungan atau tempat sering kali dianggap sama. Padahal pada pekerjaan itu terdapat dua skill yang berbeda, yaitu antara janitor dan cleaning service. Perbedaan janitor dan cleaning service terletak pada tanggung jawab kerja dan karakteristiknya.
Meskipun secara langsung pekerjaan ini terlihat mirip, pekerjaan keduanya berbeda dalam karakteristiknya. Memahami dua pekerjaan ini penting untuk memastikan pekerjaan yang tepat dan dilakukan oleh orang yang tepat.
Apa Perbedaaan Janitor dan Cleaning Service?
Pekerjaan sebagai petugas kebersihan juga bisa menjadi batu loncatan menuju karier yang lebih maju di bidang pemeliharaan dan perbaikan gedung.
Banyak petugas kebersihan yang kemudian menjadi teknisi listrik, tukang ledeng, dan teknisi HVAC. Jadi, apa perbedaan janitor dan cleaning service?
1. Janitor
Mengutip dari buku Leading for Legacy, Eddy Supriyadinata (2022:22), janitor adalah para profesional yang bermartabat dan harus dihargai setara.
Janitor biasanya disebut sebagai petugas kebersihan gedung. Ia memiliki tanggung jawab untuk memelihara lingkungan kerjanya, termasuk kebersihan dan kenyamanan. Lingkup kerja janitor meliputi perawatan dan pemeliharaan suatu fasilitas secara rutin.
Tugas janitor adalahb menjaga lingkup kerjanya tetap berfungsi dengan baik. Mereka bekerja di suatu lingkup yang membutuhkan jadwal kerja rutin dan teratur, seperti sekolah, rumah sakit, kantor, maupun pusat perbelanjaan.
Pekerjaan janitor biasanya meliputi:
Rutin membuang sampah pada lingkup kerja
Menyapu dan mengepel area lobi, koridor, dan tempat umum lainnya
Membersihkan kamar mandi, dan mengisi ulang perlengkapan sanitasi
Memperbaiki lampu yang sudah mati dan menggantinya
Melakukan perbaikan kecil pada keran bocor
Memastikan alat dan perlengkapan kebersihan terjaga
2. Cleaning Service
Berbeda dengan janitor, cleaning service mengerjakan suatu pembersihan secara spesifik dan lebih mendalam. Mereka lebih fokus terhadap pekerjaan membersihkan sesuatu secara detail (deep cleaning).
Pekerjaan ini biasanya membutuhkan alat khusus dan dikerjakan oleh orang-orang tertentu dan disewa, sehingga mereka tidak terikat pada satu lokasi saja.
Pekerjaan cleaning service biasanya meliputi:
Mengelap dan membersihkan kaca pada gedung bertingkat
Mencuci karpet, pelapis sofa menggunakan mesin, atau alat tertentu
Membersihkan area dan tempat setelah renovasi atau pembangunan
Membersihkan dapur restoran secara keseluruhan dan mendalam
Membersihkan area sanitasi pada rumah sakit
Baca juga: 6 Profesi dengan Jam Kerja Fleksibel dan Tidak Terikat
Perbedaan janitor dan cleaning service terletak pada sifat pekerjaan dan tanggung jawab. Janitor bertanggung jawab atas perawatan dan pemeliharaan harian yang bersifat berkelanjutan. Sementara cleaning service berfokus pada pekerjaan pembersihan mendalam sesuai karakter, spesifik, dan sering kali dilakukan secara berkala atau satu kali. (KIA)