Personal Selling: Pengertian dan Contohnya di Era Modern
Artikel yang membahas info seputar karier.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pemasaran di era modern seperti sekarang telah berkembang sangat pesat dan jauh berbeda jika dibandingkan dengan beberapa tahun lalu. Salah satunya adalah keberadaan personal selling. Personal selling adalah teknik pemasaran yang umum digunakan saat ini.
Istilah ini populer di kalangan pemilik bisnis yang ingin meningkatkan penjualan produk atau jasa. Teknik pemasaran ini melibatkan interaksi langsung antara penjual dan pembeli.
Pengertian Personal Selling yang Menarik untuk Diketahui
Dikutip dari buku Personal Selling, Rolph E. Anderson dkk. (2007), personal selling adalah teknik pemasaran yang melibatkan hubungan atau interaksi langsung antara penjual dan pembeli produk atau jasa.
Teknik pemasaran ini memanfaatkan kemampuan penjualan seseorang dalam menyampaikan produk atau jasa serta memengaruhi keputusan konsumen. Teknik ini melibatkan komunikasi dua arah antara penjual dan pembeli.
Hal ini memberikan kelebihan tersendiri karena penjual dapat menyampaikan secara detail produk atau jasa yang ditawarkan. Mulai dari harga, manfaat, keunggulan, hingga detail lainnya untuk memberikan pemahaman mendalam kepada calon pembeli.
Meskipun personal selling merupakan penjualan secara langsung, perkembangan teknologi saat ini membuat teknik ini tidak harus dilakukan secara tatap muka. Teknik penjualan ini dapat dilakukan secara online melalui beberapa platform yang mendukung.
Misalnya melalui video call di WhatsApp, telepon, email, atau memanfaatkan fitur live shopping di TikTok dan Shopee. Keberadaan berbagai platform ini memungkinkan penjual melakukan personal selling secara online tanpa menghilangkan esensi interaksi langsung.
Tujuan utama personal selling adalah menciptakan pendekatan yang berfokus pada konsumen. Selain memberikan penjelasan rinci, teknik pemasaran ini juga menyediakan ruang bagi konsumen untuk bertanya langsung kepada penjual.
Hal ini memberikan kepuasan tersendiri bagi konsumen yang ingin melakukan pembelian barang atau jasa.
Contoh Personal Selling yang Bisa Menjadi Referensi
Beberapa contoh penerapan personal selling yang dapat dijadikan referensi untuk memasarkan produk atau jasa, antara lain:
Retail: Karyawan toko seperti Alfamart atau Indomaret membantu pelanggan memilih produk sesuai kebutuhan.
Penjualan Door-to-Door: Staf penjualan mendatangi konsumen secara langsung untuk menawarkan produk.
B2B Sales: Pendekatan personal melalui komunikasi online untuk menjalin kerja sama dengan klien bisnis.
Baca juga: 5 Contoh Passive Income untuk Pekerja Kantoran untuk Aset Masa Depan
Personal selling adalah metode pemasaran yang tetap relevan di era sekarang dan dapat diandalkan karena secara tidak langsung dapat membangun hubungan baik antara penjual dan pembeli. (WWN)