Konten dari Pengguna

Roster Kerja Adalah Sistem Pengaturan Jadwal Kerja, Intip 5 Tipnya di Sini

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Roster Kerja Adalah. Foto Hanya Ilustrasi, Bukan Sebenarnya. Sumber Unsplash Alexander Tsang
zoom-in-whitePerbesar
Roster Kerja Adalah. Foto Hanya Ilustrasi, Bukan Sebenarnya. Sumber Unsplash Alexander Tsang

Pengaturan jadwal kerja bisa didasarkan pada berbagai metode atau sistem. Roster kerja adalah salah satunya. Metode ini biasanya digunakan oleh perusahaan yang harus beroperasi selama 24 jam penuh setiap harinya.

Sejumlah tip bisa diperhatikan oleh perusahaan agar bisa mengatur jadwal kerja dengan metode ini. Jadi, karyawan tetap bisa bekerja dengan maksimal.

Roster Kerja Adalah Metode untuk Mengatur Jadwal Kerja

Roster Kerja Adalah. Foto Hanya Ilustrasi, Bukan Sebenarnya. Sumber Unsplash Clayton Cardinalli

Menurut buku Hak Karyawan Atas Gaji & Pedoman Menghitung, Edystus Adisu (2008), waktu kerja merupakan waktu yang digunakan untuk melakukan pekerjaan pda suatu periode tertentu.

Waktu kerja antarperusahaan bisa berbeda. Terlebih lagi ada perusahaan yang harus beroperasi selama 24 jam penuh setiap harinya. Untuk memudahkan pembagian waktu kerja pada perusahaan tersebut, metode roster kerja dapat diterapkan.

Roster kerja adalah metode atau sistem pengaturan jadwal kerja karyawan dalam suatu periode waktu yang biasanya diterapkan pada perusahaan dengan jam operasional 24 jam setiap hari. Tujuannya adalah sebagai berikut.

  • Memberi waktu istirahat yang cukup bagi karyawan

  • Mendistribusikan waktu dan beban kerja secara adil

  • Menyediakan jumlah karyawan yang cukup sepanjang waktu

  • Memaksimalkan operasional perusahaan

Tip Menerapkan Roster Kerja

Roster Kerja Adalah. Foto Hanya Ilustrasi, Bukan Sebenarnya. Sumber Unsplash Ant Rozetsky

Bila ingin menerapkan roster kerja, ada sejumlah tip yang bisa diperhatikan. Berikut di antaranya.

1. Menentukan Jumlah Karyawan yang Dibutuhkan

Jumlah karyawan yang dibutuhkan untuk setiap shift perlu ditentukan. Penentuannya didasarkan pada evaluasi kebutuhan perusahaan yang telah ditetapkan sebelumnya.

2. Menjaga Keseimbangan Beban Kerja

Setelah menentukan jumlahnya, pastikan keseimbangan beban kerja masing-masing karyawan. Jika mempunyai beban kerja yang seimbang, maka semua karyawan bisa memperoleh jatah libur secara adil.

3. Mendiskusikan dengan Karyawan

Pihak perusahaan bisa mengajak karyawan untuk berdiskusi terkait masalah ini. Jadi, perusahaan dapat memperoleh saran terbaik mengenai pembagian waktu kerja.

4. Melakukan Evaluasi Berkala

Evaluasi pembagian jadwal kerja bisa dilakukan secara berkala. Jika diperlukan, maka pembagian jadwal tersebut dapat disesuaikan lagi.

5. Memanfaatkan Teknologi

Saat ini sudah ada perangkat lunak untuk menerapkan metode ini secara efisien. Jadi, perusahaan dapat memanfaatkannya agar hasil pembagian jadwal kerja bisa lebih maksimal.

Baca juga: 3 Contoh Jadwal Kerja 2 Shift 12 Jam untuk Acuan

Jadi, roster kerja adalah metode atau sistem pengaturan jadwal kerja pada perusahaan. Biasanya, metode ini digunakan oleh perusahaan yang beroperasi selama 24 jam setiap hari. (LOV)