Konten dari Pengguna

Syarat Jadi TKI ke Jepang 2025 dengan Program G to G

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Syarat jadi TKI ke Jepang 2025. Foto hanya sebagai ilustrasi saja, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/HAYASHI KANNA.
zoom-in-whitePerbesar
Syarat jadi TKI ke Jepang 2025. Foto hanya sebagai ilustrasi saja, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/HAYASHI KANNA.

Program G to G antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Jepang menjadi peluang bagi tenaga kerja untuk bekerja di Negeri Sakura. Syarat jadi TKI ke Jepang 2025 berdasarkan jenis pekerjaan dapat menjadi acuan untuk pekerja mempersiapkan diri.

Dalam program G to G Jepang tahun 2025, berdasarkan website resmi Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, bp2mi.go.id, terdapat dua lowongan pekerjaan tenaga kerja yang tersedia saat ini.

Lebih lanjut, lowongan pekerjaan itu dikhususkan untuk pekerja yang akan berprofesi sebagai nurse (kangoshi) dan careworker (kaigofukushishi).

Syarat Jadi TKI ke Jepang 2025: Syarat Umum Pelamar

Syarat jadi TKI ke Jepang 2025. Foto hanya sebagai ilustrasi saja, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/MedicAlert UK.

Berdasarkan website resmi Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, bp2mi.go.id, syarat jadi TKI ke Jepang 2025 melalui program G to G, terbagi dalam dua syarat.

Ada syarat umum dan syarat khusus berdasarkan pekerjaan yang harus dipenuhi pelamar. Berikut syarat umum serta berkas yang perlu dipenuhi oleh pelamar yang akan menjadi TKI ke Jepang dalam program G to G. Informasinya terdapat pada bp2mi.go.id.

  1. Scan E-KTP (.JPG max 500kb);

  2. Scan Paspor apabila ada (.JPG max 500kb);

  3. Scan Kartu Pencari Kerja/AK1 (.PDF max 500kb);

  4. Scan Ijazah dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dalam satu file (.PDF max 500kb);

  5. Scan transkrip nilai dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dalam satu file (.PDF max 500kb);

  6. Scan sertifikat pelatihan careworker bagi calon PMI lulusan D3 non Keperawatan (.PDF max 500kb), diunggah di kolom “Sertifikasi Kompetensi Kerja”;

  7. Scan Asli Surat Ijin dari Orang Tua/Wali/Suami/Isteri yang ditandatangani diatas materai Rp10.000,- diketik manual atau komputer wajib diketahui Lurah atau Kepala Desa (Format surat dalam lampiran) (.PDF max 500kb);

  8. Scan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku (.PDF max 500kb);

  9. Scan Surat Keterangan Sehat (.PDF max 500kb);

  10. Scan Pas Foto berwarna terbaru dengan latar belakang putih, menghadap ke depan dan tampak jelas dengan ukuran 3x4 cm (.JPG max 2mb);

  11. Scan surat pernyataan tidak akan menuntut ganti rugi apabila dalam proses penempatan ditemukan kasus yang diakibatkan oleh calon PMI sehingga calon PMI dikeluarkan dari tempat pelatihan yang ditandatangani diatas materai Rp10.000,- diketik manual atau komputer dan wajib diketahui oleh Orang Tua/Wali/Suami/Isteri (Format surat dalam lampiran) (.PDF max 500kb);

  12. Scan surat pernyataan tidak akan mengundurkan diri setelah dinyatakan lulus matching yang ditandatangani diatas materai Rp10.000,- diketik manual atau komputer dan wajib diketahui oleh Orang Tua/Wali/Suami/Isteri (Format surat dalam lampiran) (.PDF max 500kb);

  13. Bagi CPMI yang dinyatakan lulus matching apabila mengundurkan diri, maka tidak dapat mengikuti program G to G ke Jepang selama 2 tahun;

  14. Bagi wanita tidak hamil (selama proses seleksi sampai berangkat) dan tidak pernah bertato. Bagi laki-laki tidak pernah bertato dan tidak pernah bertindik.

Syarat Khusus TKI Program G to G Jepang berdasarkan Jenis Pekerjaan

Syarat jadi TKI ke Jepang 2025. Foto hanya sebagai ilustrasi saja, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/MedicAlert UK.

Selanjutnya, ada syarat khusus bagi calon pekerja dalam program G to G Jepang berdasarkan jenis pekerjaannya. Berikut informasi syaratnya yang juga tercantum dalam bp2mi.go.id.

1. Syarat TKI Program G to G sebagai Careworker (Kaigofukushishi)

  1. Berusia maksimal sampai dengan 35 tahun per 31 Mei 2024;

  2. Pendidikan D3 Keperawatan/D4 Keperawatan/S1 Keperawatan atau D3 non Keperawatan + sertifikat careworker dari lembaga pelatihan;

  3. Scan surat pernyataan bersedia ditempatkan sebagai careworker (kaigofukushishi) di Jepang, ditandatangani diatas materai Rp.10.000,- diketik manual atau computer (.PDF max 500kb);

  4. Scan Sertifikat lulus dengan kemampuan bahasa Jepang N5 setara JLPT yang dikeluarkan oleh LPK /LKP/ lembaga kursus yang sudah memiliki ijin resmi dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten/Kota dan/atau Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota (.PDF max 500kb).

2. Syarat TKI Program G to G sebagai Nurse (Kangoshi)

  1. Berusia maksimal sampai dengan 35 tahun per 31 Mei 2024;

  2. Pendidikan D3 Keperawatan atau D4 Keperawatan atau S1 Keperawatan + Ners;

  3. Scan Surat Tanda Registrasi (STR) dari Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia (MTKI) Kementerian Kesehatan R.I dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, legalisir dengan cap basah atau embose dalam satu file (.PDF max 500kb);

  4. Scan surat keterangan pengalaman kerja sebagai perawat sekurang-kurangnya 2 tahun kumulatif per 31 Mei 2024, terhitung mulai tanggal terbit STR (.PDF max 500kb);

  5. Scan Sertifikat lulus dengan kemampuan bahasa Jepang N5 setara JLPT yang dikeluarkan oleh LPK /LKP/ lembaga kursus yang sudah memiliki ijin resmi dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten/Kota dan/atau Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota (.PDF max 500kb).

Baca Juga: G to G Jepang: Jenis Pekerjaan dan Alur Programnya

Syarat jadi TKI Jepang 2025 dalam program G to G ini perlu dipenuhi oleh pelamar sebagai syarat resmi mengikuti program ini. Nantinya, pelamar yang memenuhi syarat akan diseleksi kembali dan diberi pelatihan sebelum diterbangkan ke Jepang. (Fitri A)