Tenaga Kerja Terlatih: Definisi sampai Contohnya
Artikel yang membahas info seputar karier.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tenaga kerja terlatih adalah salah satu kategori tenaga kerja. Adapun dua kategori lainnya adalah tenaga kerja terampil dan tenaga kerja tidak terampil.
Dikutip dari buku Manajemen Sumber Daya Manusia, Cia Cai Cen (2022:27), tenaga kerja adalah seluruh orang yang dianggap bisa dan sanggup bekerja. Ada syarat tertentu yang harus dipenuhi untuk menjadi tenaga kerja terlatih. Bagaimana penjelasan lengkapnya?
Definisi Tenaga Kerja Terlatih
Tenaga kerja terlatih adalah seseorang yang memilik keahlian pada bidang tertentu. Keahlian tersebut diperoleh bukan dari pendidikan, melainkan dari pengalaman kerja.
Biasanya, tenaga kerja terlatih lebih profesional pada bidang yang tidak mengandalkan teori, namun mengandalkan latihan dan pengalaman. Tenaga kerja terlatih bisa mendapat pekerjaan tanpa syarat ijazah. Inilah mengapa keahlian, latihan, dan pengalaman sangat dibutuhkan.
Kelebihan Tenaga Kerja Terlatih
Tenaga kerja terlatih memiliki berbagai kelebihan. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.
1. Fleksibel
Umumnya, tenaga kerja terlatih mampu beradaptasi dengan baik terhadap perubahan di lingkungan kerja maupun tugas baru. Hal ini berkaitan dengan keterampilan yang dimiliki.
2. Biaya Lebih Rendah
Untuk dapat melatih tenaga kerja terlatih tidak dibutuhkan pendidikan formal yang panjang. Inilah mengapa biaya pelatihan tenaga kerja cenderung lebih rendah.
3. Pengalaman Praktis
kelebihan tenaga kerja terlatih berikutnya adalah mempunyai banyak pengalaman praktis. Bekal ini dapat memberi kontribusi langsung terhadap tugas pekerjaan.
Kekurangan Tenaga Kerja Terlatih
Tak hanya kelebihan, terdapat beberapa kekurangan dari tenaga kerja terlatih. Beberapa di antaranya, yakni:
1. Membutuhkan Pelatihan Lanjutan
Seiring berkembangnya zaman, keterampilan juga dituntut terus berkembang. Inilah sebabnya tenaga kerja terlatih terus membutuhkan pelatihan lanjutan.
2. Keterbatasan Pemahaman
Tenaga kerja terlatih memiliki pemahaman teoritis lebih terbatas daripada tenaga kerja terdidik. Misalnya mengenai konsep-konsep dasar dalam pekerjaan.
Contoh Tenaga Kerja Terlatih
Berikut ini beberapa contoh tenaga kerja terlatih.
1. Make Up Artist (MUA
Profesi MUA membutuhkan keterampilan yang diperoleh dari kursus kecantikan, pelatihan praktis, maupun kerja langsung.
2. Sopir
Sopir bertugas mengemudikan kendaran. Mulai dari transportasi umum, layanan antar jemput, sampai angkutan barang.
3. Barista
Barista memiliki tugas meracik hingga menyajikan kopi. Mereka wajib mengerti karakteristik setiap biji kopi, cara penyeduhan, hingga penyajian yang menarik.
4. Koki
Tugas koki adalah menyiapkan, memasak, hingga menyajikan makanan dengan standar tertentu.
5. Teknisi Listrik
Merancang, memasang, hingga memperbaiki instalasi listrik menjadi tugas teknisi listrik. Dibutuhkan keterampilan teknis serta pemahaman mendalam mengenai sistem kelistrikan.
Baca Juga: Pekerjaan Urgent: Definisi dan Contoh yang Perlu Diketahui
Demikian pembahasan mengenai tenaga kerja terlatih yang penting diketahui. (LAU)