Alginate Coating: Pengertian dan Manfaat Penggunaan Alginate
Membahas informasi seputar dunia perikanan, baik perikanan air asin maupun air tawar.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Dunia Perikanan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Alginate coating menjadi salah satu solusi inovatif yang cukup populer dalam dunia pengawetan makanan. Pelapis berbahan dasar alami ini kerap digunakan oleh industri pangan untuk menjaga kualitas produk lebih lama. Tidak hanya berasal dari sumber yang mudah didapat, keunggulan utamanya terletak pada kemampuannya membentuk lapisan pelindung yang aman dikonsumsi.
Apa itu Alginate Coating?
Alginate coating merupakan lapisan tipis yang dibuat dari alginate, yakni polisakarida alami yang diekstrak dari rumput laut cokelat. Dalam dunia pangan, bahan ini dikenal sebagai zat yang mudah membentuk gel ketika bereaksi dengan ion kalsium.
Menurut jurnal Pengaruh Edible Coating Berbasis Gelatin-Alginat terhadap Kemunduran Mutu Bakso Ikan Lele (Clarias sp.) pada Penyimpanan Suhu Ruang karya Khusnul Qotimah dkk., serbuk alginat yang ditambahkan pada edible berfungsi untuk mencegah kerusakan produk dari oksidasi. Semakin banyak serbuk alginat yang ditambahkan, semakin tinggi pula senyawa fenolik yang terkandung.
Kegunaan Alginate dalam Industri Pangan
Alginate memiliki kemampuan menjaga kelembapan dan memperlambat reaksi kimia yang dapat menurunkan kualitas produk makanan. Sifat inilah yang membuatnya banyak diandalkan sebagai pelapis makanan.
Penggunaan Alginate sebagai Edible Coating
Di industri makanan, alginate kerap dipilih sebagai edible coating atau pelapis yang bisa dimakan. Fungsinya tidak hanya sekadar membungkus, tetapi juga membantu menjaga tekstur dan rasa.
Dalam praktiknya, lapisan ini mampu menghambat perpindahan air dan oksigen, sehingga makanan tidak mudah rusak. Selain itu, edible coating berbasis alginate sering digunakan, karena sifat gel yang kuat dan kemampuannya mempertahankan kelembapan.
Keunggulan Alginate dalam Mempertahankan Mutu Produk
Salah satu keunggulan utama dari penggunaan alginate coating adalah kemampuannya memperlambat proses oksidasi yang menyebabkan perubahan warna dan rasa pada makanan. Lapisan ini juga efektif meminimalisir kehilangan air, sehingga produk pangan tetap segar lebih lama.
Berdasarkan jurnal Pengaruh Edible Coating Natrium Alginat dalam Menghambat Kemunduran Mutu Daging Rajungan (Portunus pelagicus) Selama Penyimpanan Suhu Rendah karya Muhammad Seno Herbowo dkk., alginat dapat diaplikasikan sebagai bahan pengemas yang aman dikonsumsi. Alginat memiliki potensi untuk membentuk komponen biopolymer film atau coating, karena memiliki struktur koloid yang unik.
Kesimpulan
Alginate coating menawarkan strategi alami dalam menjaga mutu dan masa simpan makanan, termasuk produk perikanan. Lapisan ini tidak hanya aman dikonsumsi, tetapi juga mampu mempertahankan kesegaran produk lebih lama berkat sifat gelnya yang kuat.
Penggunaan alginate coating dapat memperlambat penurunan mutu produk selama penyimpanan pada suhu ruang. Melihat potensinya, penggunaan alginate coating di industri pangan dapat terus dikembangkan untuk berbagai jenis makanan ke depan.
(Reviewed by Melynda Dwi Puspita, S.Pi)