Konten dari Pengguna

Apa itu Skinning Ikan? Proses Skinning Ikan dalam Pengolahan Tuna Beku

D

Dunia Perikanan

Membahas informasi seputar dunia perikanan, baik perikanan air asin maupun air tawar.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Perikanan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bagaimana proses skinning ikan. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bagaimana proses skinning ikan. Foto: Pexels

Dalam industri perikanan, skinning merupakan salah satu tahapan penting yang sering ditemui, terutama pada pengolahan ikan bernilai ekspor seperti tuna. Proses ini membantu menghasilkan daging ikan yang lebih bersih dan berkualitas. Banyak pelaku usaha perikanan mengutamakan skinning untuk memenuhi standar mutu yang dibutuhkan di pasar global.

Pengertian Skinning Ikan

Proses skinning atau pengulitan dilakukan untuk memperoleh bagian daging ikan yang bersih dan siap olah bagi konsumen maupun industri. Teknik pemisahan yang tepat akan sangat menentukan tingkat rendemen dan kebersihan dari fillet yang dihasilkan.

Skinning dalam Industri Perikanan

Skinning merujuk pada proses pengelupasan kulit ikan secara menyeluruh sebelum daging diolah lebih lanjut. Dalam dunia perikanan, skinning menjadi bagian dari langkah awal pengolahan, khususnya untuk produk yang menuntut tampilan dan kebersihan daging, seperti ikan tuna beku.

Menurut Aghitia Maulani dkk. dalam jurnal Mutu Ekspor Pengolahan Ikan Tuna (Thunnus sp.) Cube Beku, skinning dilakukan dengan cara mengupas atau menyayat kulit yang menempel pada loin dari satu sisi sampai ke satu sisi ujung lainnya. Proses skinning dilakukan dengan menggunakan pisau tajam untuk menghasilkan rendemen yang tinggi, sehingga tidak banyak daging ikan yang terbuang bersama kulit.

Tujuan Dilakukannya Skinning pada Ikan

Proses skinning bertujuan untuk menghilangkan kulit ikan yang bisa mengganggu tampilan akhir produk. Selain itu, langkah ini membantu meminimalisir potensi kontaminasi dari sisa lendir atau kotoran pada kulit. Dengan demikian, mutu daging yang dihasilkan dapat terjaga dengan baik sesuai standar ekspor.

Berdasarkan jurnal Kajian Mutu Ikan Tuna Kaleng Selama Proses Sterilisasi di PT. Sinar Pure Foods International karya Gabriel K. Massie dkk., dalam proses skinning, dilakukan kegiatan memisahkan kulit dari daging ikan. Skinning bertujuan untuk membantu mempermudah proses pengambilan daging putih pada ikan yang menjadi bahan utama dalam pembuatan ikan kaleng.

Proses Skinning Ikan dalam Pengolahan Tuna

Pengolahan ikan tuna beku memerlukan tahapan skinning yang dilakukan secara cermat agar hasil akhirnya optimal. Setiap langkahnya dirancang untuk mempertahankan kualitas dan keamanan produk sebelum dikirim ke pasar internasional.

Langkah-Langkah Skinning Ikan Tuna

  • Persiapan bahan baku, dimulai dengan pemilihan ikan tuna segar dan pembersihan awal.

  • Pengelupasan kulit dilakukan secara manual menggunakan pisau tajam, atau dengan mesin khusus pada skala industri.

  • Penanganan pasca-skinning, meliputi pencucian ulang dan penyimpanan pada suhu dingin agar daging tetap segar.

Pentingnya Proses Skinning dalam Mutu Ekspor

Skinning berdampak langsung pada kualitas daging ikan tuna. Proses ini membantu menghilangkan bagian yang mungkin mengandung kotoran, sehingga daging yang dihasilkan lebih bersih dan menarik secara visual.

Pada produk seperti tuna cube beku, skinning menjadi syarat untuk memenuhi standar ekspor yang ketat. Skinning berkontribusi besar terhadap mutu akhir produk dan keberhasilan ekspor.

Kesimpulan

Skinning ikan merupakan tahapan kunci dalam pengolahan tuna beku yang berperan besar menjaga mutu dan kebersihan daging. Proses ini tidak hanya meningkatkan nilai jual, tetapi juga menjadi penentu utama dalam memenuhi standar ekspor internasional. Dengan menerapkan skinning secara tepat, hasil olahan ikan tuna dapat bersaing di pasar global dan memberikan keuntungan optimal bagi pelaku usaha perikanan.

(Reviewed by Melynda Dwi Puspita, S.Pi)