Fungsi pH Meter untuk Mengetahui Kesegaran Ikan dan Ciri-Ciri Ikan Segar
Membahas informasi seputar dunia perikanan, baik perikanan air asin maupun air tawar.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Dunia Perikanan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengetahui kesegaran ikan penting agar kualitas makanan tetap terjaga dan aman dikonsumsi. Salah satu cara modern yang banyak digunakan saat ini adalah dengan pH meter. Alat ini dapat membantu menentukan tingkat kesegaran ikan secara objektif, melengkapi metode pengamatan fisik yang sudah dikenal masyarakat.
Pentingnya Mengetahui Kesegaran Ikan
Memastikan ikan yang dikonsumsi dalam kondisi segar menjadi prioritas baik bagi rumah tangga maupun pelaku usaha perikanan. Selain itu, ikan yang tidak segar berisiko membawa bakteri atau senyawa yang berbahaya bagi kesehatan.
Menurut jurnal Identifikasi Kualitas Kesegaran dan Nilai Keasaman (pH) Ikan Laut di Kota Metro Provinsi Lampung karya Desy Sasri Untari dkk., kesegaran ikan dapat memengaruhi kualitas ikan selama penanganan maupun pemasaran. Kualitas ikan telah menjadi perhatian utama dalam industri perikanan di seluruh dunia, sehingga harus selalu diperhatikan.
Alasan Konsumen dan Industri Memerlukan Ikan Segar
Ikan segar memiliki rasa lebih nikmat, tekstur kenyal, dan kandungan gizi yang utuh. Industri makanan juga memerlukan standar tinggi agar produk tetap aman dan diterima pasar.
Dampak Ikan Tidak Segar bagi Kesehatan
Konsumsi ikan yang sudah rusak dapat menimbulkan gangguan pencernaan dan keracunan. Oleh sebab itu, mengenali ikan segar sangat penting untuk mencegah risiko kesehatan.
Fungsi dan Cara Kerja pH Meter pada Ikan
pH meter adalah alat elektronik yang mengukur tingkat keasaman atau kebasaan suatu bahan. Alat ini bekerja dengan mendeteksi ion hidrogen dalam jaringan ikan, sehingga didapatkan angka pH yang akurat. Nilai pH pada ikan berubah seiring proses pembusukan, sehingga alat ini efektif untuk menentukan kesegarannya.
Pengertian pH Meter dan Prinsip Kerja
pH meter memanfaatkan sensor elektroda untuk membaca perubahan pH pada daging ikan. Hasil pembacaan ditampilkan secara digital, membuat analisis kesegaran lebih mudah dilakukan.
Hubungan pH dengan Kesegaran Ikan
Nilai pH ikan segar umumnya berada di kisaran netral. Seiring waktu, pH akan naik akibat proses pembusukan dan pertumbuhan mikroba. Oleh karena itu, angka pH menjadi indikator penting dalam menilai kesegaran.
Berdasarkan jurnal Kadar Air, pH, dan Kapang Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis L.) Asap Cair yang Dikemas Vakum dan Non Vakum pada Penyimpanan Dingin karya Zulviki Alinti dkk., nilai pH merupakan salah satu indikator yang digunakan untuk menentukan tingkat kesegaran ikan. Pada proses pembusukan ikan, perubahan pH berpengaruh terhadap proses autolisis dan penyerangan bakteri.
Cara Menggunakan pH Meter untuk Mengukur Kesegaran Ikan
Bersihkan permukaan ikan, lalu tusukkan elektroda pH meter ke bagian daging.
Catat angka yang muncul pada layar alat.
Hasil pH di bawah 6,5 biasanya menandakan ikan masih segar, sedangkan angka lebih tinggi mengindikasikan penurunan mutu.
Ciri-Ciri Ikan Segar Berdasarkan Nilai pH dan Pengamatan Fisik
Kualitas ikan dapat dinilai secara akurat melalui perpaduan antara pH daging dan karakteristik fisik yang tampak secara visual. Pemahaman terhadap ciri-ciri ini sangat penting untuk menjamin kesegaran bahan baku sebelum masuk ke proses pengolahan lebih lanjut.
Nilai pH Ideal Ikan Segar
Kualitas ikan dikatakan sangat baik jika pH daging 6-7, baik jika pH <6, dan tidak baik jika nilai pH >7. Angka ini menjadi acuan praktis untuk menilai kualitas ikan secara objektif.
Tanda-Tanda Fisik Ikan Segar
Selain pengecekan pH, perhatikan mata ikan yang jernih, insang berwarna merah cerah, daging terasa kenyal, dan bau segar khas laut. Ciri-ciri ini mudah diamati dan sebaiknya selalu diperiksa sebelum membeli.
Perbandingan Metode Tradisional dan Modern dalam Menilai Kesegaran Ikan
Metode tradisional mengandalkan indra penglihatan dan penciuman, sedangkan metode modern menggunakan alat seperti pH meter untuk hasil yang lebih presisi. Kombinasi keduanya akan meningkatkan akurasi dalam memilih ikan segar.
Kesimpulan dan Rekomendasi
Penggunaan pH meter untuk mengetahui kesegaran ikan dapat membantu konsumen dan pelaku usaha dalam menjaga kualitas produk. Alat ini memberikan hasil yang objektif, sehingga risiko membeli ikan tidak segar dapat diminimalisir.
Sebaiknya, pilih ikan dengan pH antara 6 hingga 7 dan pastikan ciri fisiknya sesuai standar. Dengan menggabungkan metode pH meter dan pengamatan langsung, peluang mendapatkan ikan segar semakin besar.
(Reviewed by Melynda Dwi Puspita, S.Pi)