Konten dari Pengguna

Kapal Penangkap Ikan: Pengertian dan Jenis-jenisnya

D

Dunia Perikanan

Membahas informasi seputar dunia perikanan, baik perikanan air asin maupun air tawar.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Perikanan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jenis kapal penangkap ikan. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jenis kapal penangkap ikan. Foto: Pexels

Dalam industri perikanan, kapal penangkap ikan berperan besar dalam menyediakan kebutuhan pangan masyarakat. Kapal ini tidak hanya digunakan untuk menangkap ikan di laut, tetapi juga membawa hasil tangkapan sampai ke pelabuhan dengan tetap menjaga kualitasnya. Untuk memahami lebih jauh, simak penjelasan lengkap mengenai pengertian, jenis, hingga pertimbangan teknis kapal penangkap ikan berikut.

Apa itu Kapal Penangkap Ikan?

Kapal penangkap ikan merupakan alat transportasi laut yang didesain khusus untuk menangkap dan mengangkut hasil laut. Kapal jenis ini memang diciptakan agar mampu membawa hasil tangkapan secara efisien ke pelabuhan tujuan.

Berdasarkan laporan Analisis Teknis Ekonomis Kebutuhan Sistem Pendingin untuk Kapal Ikan 2 GT oleh Mohammad Nizar, kapal perikanan adalah kapal perahu atau alat apung lain yang digunakan untuk melakukan penangkapan ikan. Selain itu, kapal perikanan juga mendukung operasi budi daya ikan, pelatihan perikanan, hingga penelitian atau eksplorasi perikanan.

Definisi Kapal Penangkap Ikan

Secara sederhana, kapal penangkap ikan adalah kapal yang dilengkapi dengan perlengkapan khusus untuk menangkap ikan di perairan. Kapal ini biasanya dioperasikan oleh awak yang sudah terlatih.

Fungsi Utama Kapal Penangkap Ikan

Fungsi utama kapal ini adalah menangkap, menyimpan, dan mengangkut hasil laut hingga sampai ke tempat pelelangan atau pabrik pengolahan. Selain itu, kapal juga perlu memastikan ikan tetap segar selama perjalanan.

Peran Kapal Penangkap Ikan dalam Industri Perikanan

Peran kapal penangkap ikan sangat vital, karena menjadi penghubung antara sumber daya laut dan pasar. Tanpa kapal ini, distribusi hasil laut ke konsumen akan jauh lebih sulit.

Jenis-Jenis Kapal Penangkap Ikan

Di lapangan, kapal penangkap ikan dibedakan berdasarkan teknik penangkapan, ukuran, dan fitur yang dimiliki. Setiap jenis memiliki keunggulan dan fungsinya masing-masing.

Kapal Penangkap Ikan Berdasarkan Teknik Penangkapan

Beberapa jenis kapal yang umum digunakan, di antaranya:

  • Kapal pukat cincin (purse seiner).

  • Kapal trawl (trawler).

  • Kapal rawai (longliner).

  • Kapal pancing (handliner).

Setiap kapal dirancang agar sesuai dengan metode penangkapan tertentu.

Kapal Penangkap Ikan Berdasarkan Ukuran dan Kapasitas

Kapal penangkap ikan juga diklasifikasikan berdasarkan ukuran, meliputi:

  • Kapal kecil (di bawah 5 gross tonnage atau GT).

  • Kapal menengah (5-30 GT).

  • Kapal besar (di atas 30 GT).

Ukuran kapal menentukan area tangkapan dan jumlah hasil yang bisa dibawa.

Fitur Penting pada Kapal Penangkap Ikan

Fitur utama kapal laut untuk menangkap ikan adalah sistem pendingin untuk menjaga kesegaran ikan. Sistem ini menjadi penentu kualitas hasil laut sampai ke darat.

Pertimbangan Teknis dan Ekonomis dalam Memilih Kapal Penangkap Ikan

Memilih kapal penangkap ikan tidak bisa sembarangan. Selain hal teknis, faktor biaya dan efisiensi juga harus diperhitungkan agar hasil tangkapan tetap berkualitas dan usaha berjalan optimal.

Efisiensi Operasional dan Biaya

Efisiensi operasional meliputi pemakaian bahan bakar, awak kapal, hingga teknologi yang digunakan. Kapal yang tepat akan membantu menekan biaya operasional dan meningkatkan hasil tangkapan.

Kebutuhan Sistem Pendingin

Dalam memilih kapal, sistem pendingin perlu disesuaikan dengan kapasitas dan kebutuhan ikan yang ditangkap. Hal ini penting agar hasil laut tetap segar sampai tiba di pelabuhan.

Menurut Razali dan Stephan dalam jurnal Perencanaan Sistem Pendingin Palka Ikan Menggunakan Tenaga Surya, beberapa sistem pendingin ikan di kapal, yaitu pendinginan dengan es (icing), pendinginan dengan udara dingin (chilling in cold air), dan pendinginan dengan es air laut. Selain itu, ada juga pendinginan dengan air yang didinginkan (chilling in water), pendinginan dengan es kering, dan pendinginan dengan teknologi refrigerasi.

Kesimpulan

Kapal penangkap ikan memegang peran penting dalam memastikan ketersediaan hasil laut yang segar bagi masyarakat. Pemilihan jenis kapal, teknik penangkapan, dan fitur seperti sistem pendingin menjadi faktor penentu keberhasilan usaha perikanan. Dengan memahami aspek teknis dan ekonomis, pemilik kapal dapat meningkatkan efisiensi dan menjaga kualitas ikan hingga ke tangan konsumen.

(Reviewed by Melynda Dwi Puspita, S.Pi)