Penyakit Ikan Lele: Jenis, Gejala, dan Ciri-Ciri Lele Terkena Aeromonas
Membahas informasi seputar dunia perikanan, baik perikanan air asin maupun air tawar.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Dunia Perikanan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penyakit ikan lele kerap menjadi tantangan bagi para pembudidaya di berbagai daerah. Beragam penyakit dapat menyerang, mulai dari yang ringan hingga menyebabkan kematian massal dan menurunnya hasil panen. Untuk itu, penting memahami jenis-jenis penyakit, gejala yang muncul, dan bagaimana mengenali ciri lele yang terinfeksi Aeromonas agar bisa mengambil langkah pencegahan lebih dini.
Apa Saja Penyakit yang Sering Menyerang Ikan Lele?
Penyakit ikan lele dapat muncul akibat berbagai faktor, mulai dari lingkungan hingga infeksi bakteri. Kerugian akibat serangan penyakit bisa sangat besar jika tidak ditangani dengan baik
Mengacu pada jurnal Penyuluhan Pencegahan dan Penanganan Penyakit pada Ikan Lele (Clarias sp.) di Desa Bua Kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo karya Hendrik David Julianus Borolla dan Juliana, penyakit pada ikan lele dapat bersifat infeksius, seperti Aeromoniasis dan Pseudomoniasis (bercak merah), Trichodiniasis (penyakit gatal), serta Ichthyophthiriasis (bintik putih).
Selain itu, terdapat pula penyakit non-infeksius yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan nutrisi. Beberapa contoh penyakit non-infeksius yang menyerang ikan lele, yaitu penyakit kuning dan anorexia.
Daftar Penyakit Umum pada Ikan Lele
Lele rentan terhadap berbagai penyakit seperti infeksi bakteri, jamur, dan parasit. Beberapa penyakit yang sering ditemukan, antara lain Aeromonas, Columnaris, serta infeksi jamur pada kulit dan insang. Penyakit tersebut dapat memicu gejala, mulai dari luka pada tubuh, perubahan warna, hingga kematian mendadak.
Penyebab Utama Penyakit pada Lele
Kondisi air yang buruk, kepadatan kolam terlalu tinggi, dan kebersihan lingkungan yang kurang menjadi pemicu utama serangan penyakit. Selain itu, stres akibat perubahan suhu atau pemberian pakan yang tidak tepat juga dapat memperparah kondisi ikan.
Dampak Penyakit terhadap Budi Daya Lele
Serangan penyakit pada ikan lele bisa berdampak pada menurunnya produksi dan kualitas panen. Selain kerugian ekonomi, risiko menyebarnya penyakit ke kolam lain juga meningkat jika tidak segera diatasi.
Ciri-Ciri Ikan Lele Terkena Aeromonas
Aeromonas menjadi salah satu penyakit yang paling sering menyerang lele. Bakteri ini menyebabkan infeksi sistemik yang bisa berakibat fatal jika terlambat dikenali.
Gejala Klinis Lele Terinfeksi Aeromonas
Ikan lele yang terinfeksi Aeromonas biasanya menunjukkan gejala seperti pendarahan pada kulit, sirip rusak, perut membengkak, dan luka terbuka. Gejala-gejala tersebut dapat muncul secara tiba-tiba dan menyebar cepat di lingkungan kolam.
Faktor Risiko dan Penyebab Aeromonas pada Lele
Bakteri Aeromonas mudah berkembang di kolam yang kualitas airnya buruk. Peningkatan kadar amonia, sisa pakan, dan stres pada ikan menjadi faktor pemicu utama bakteri ini menyerang lele.
Pencegahan dan Penanganan Awal Aeromonas
Langkah pencegahan meliputi menjaga kebersihan kolam, rutin mengganti air, dan mengatur kepadatan ikan. Penanganan awal sangat penting agar penyakit tidak menyebar lebih luas. Segera pisahkan ikan yang sakit dan lakukan perawatan sesuai anjuran petugas kesehatan ikan.
Berdasarkan jurnal Pengendalian Infeksi Aeromonas hydrophila pada Ikan Lele Dumbo (Clarias sp.) dengan Campuran Meniran (Phyllanthus niruri) dan Bawang Putih (Allium sativum) dalam Pakan karya Dinamella Wahjuningrum dkk., ekstrak daun meniran 5 ppt dan bawang putih 20 ppt dengan metode injeksi dapat menghambat pertumbuhan bakteri A. hydrophila pada ikan lele dumbo.
Kesimpulan
Penyakit ikan lele dapat menyerang kapan saja, terutama jika faktor lingkungan dan kebersihan tidak dijaga. Mengenali gejala awal, khususnya pada infeksi Aeromonas, menjadi kunci dalam mencegah kerugian yang lebih besar. Dengan perawatan rutin dan pengelolaan kolam yang baik, risiko serangan penyakit bisa ditekan secara signifikan.
(Reviewed by Melynda Dwi Puspita, S.Pi)