Konten dari Pengguna

Polyethylene: Kegunaannya serta Perbedaan Plastik PE dan PP

D

Dunia Perikanan

Membahas informasi seputar dunia perikanan, baik perikanan air asin maupun air tawar.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Perikanan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perbedaan plastik PE dan PP dalam pengemasan produk perikanan. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perbedaan plastik PE dan PP dalam pengemasan produk perikanan. Foto: Pexels

Polyethylene (PE) dikenal luas sebagai salah satu jenis plastik yang mudah ditemui di kehidupan sehari-hari. Banyak produk, mulai dari kemasan makanan hingga barang industri, memanfaatkan bahan ini karena sifatnya yang fleksibel dan tahan lama. Penggunaan polyethylene juga semakin berkembang seiring kebutuhan industri dan rumah tangga.

Apa itu Polyethylene?

Polyethylene merupakan polimer sintetis yang dihasilkan dari reaksi kimia monomer etilena. Bahan ini termasuk keluarga plastik termoplastik, artinya dapat dibentuk ulang saat dipanaskan.

Sifat polyethylene yang lentur dan tahan terhadap air dan bahan kimia membuatnya cocok untuk berbagai aplikasi. Dibanding plastik jenis lain, polyethylene relatif aman dan mudah didaur ulang, sehingga sering dipilih sebagai solusi kemasan.

Menurut laporan Pengaruh Jenis Kemasan Plastik terhadap Perubahan Fisik, Kimia dan Organoleptik pada Fillet Gurame (Osphronemus gouramy) Asap Cair Berbumbu Selama Penyimpanan oleh Nur Aini Zulfah, polietilena merupakan jenis plastik yang paling banyak digunakan dalam industri, karena sifatnya yang mudah dibentuk dan tahan terhadap berbagai bahan kimia. Selain itu, jenis plastik ini penampakannya jernih dan mudah digunakan sebagai laminasi.

Polyethylene untuk Apa Saja?

Polyethylene adalah salah satu jenis plastik yang banyak digunakan dalam industri pangan berkat sifatnya yang stabil dan tidak bereaksi dengan makanan.

Kegunaan Polyethylene dalam Kemasan Makanan

Di bidang pangan, polyethylene banyak digunakan sebagai pembungkus makanan segar maupun olahan. Misalnya, kemasan plastik PE membantu menjaga kualitas fisik dan kimia produk selama penyimpanan, sehingga makanan tetap segar lebih lama. Penggunaan plastik ini mampu mengurangi perubahan mutu makanan.

Manfaat Polyethylene pada Industri Lain

Selain untuk makanan, polyethylene juga dipakai membuat kantong plastik, botol, lapisan pelindung kabel, hingga tangki air. Bahan ini diminati karena daya tahannya terhadap benturan dan kemudahan dalam proses produksi, sehingga mendukung efisiensi di banyak sektor industri.

Apa Bedanya Plastik PE dan PP?

Meskipun sekilas terlihat serupa, polietilena (PE) dan polipropilena (PP) memiliki perbedaan mendasar pada tingkat kelenturan dan titik lelehnya. Memahami karakteristik unik keduanya sangat penting untuk menentukan jenis plastik yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Sifat Fisik dan Kimia Plastik PE vs PP

Plastik PE (polyethylene) dan PP (polypropylene) memang sama-sama populer, tetapi keduanya mempunyai karakteristik berbeda. PE bersifat lebih lentur dan tahan air, sedangkan PP lebih tahan panas dan kaku. Perbedaan ini berpengaruh pada pemilihan bahan untuk berbagai kebutuhan industri.

Pengaruh Jenis Plastik pada Penyimpanan Makanan

Jenis plastik yang digunakan dalam kemasan sangat memengaruhi daya tahan dan kualitas makanan. PE dikenal mampu menjaga kestabilan fisik dan kimia makanan, sedangkan PP cenderung lebih cocok untuk makanan yang disimpan dalam suhu tinggi. Memilih plastik yang sesuai dapat membantu menjaga mutu makanan selama masa simpan.

Berdasarkan hasil penelitian M. Rizki Arifandy Saragih dkk. dalam jurnal Pengaruh Kemasan Plastik Polietilen dan Polipropilen terhadap Umur Simpan Abon Ikan Tongkol (Katsuwonus pelamis) dengan Menggunakan Model Arrhenius, kemasan terbaik untuk melihat pendugaan umur simpan abon ikan adalah kemasan PE. Alasannya karena plastik PE memiliki nilai umur simpan yang paling tinggi daripada kemasan PP.

Kesimpulan

Polyethylene merupakan bahan plastik yang banyak dimanfaatkan, terutama untuk kemasan makanan dan berbagai produk industri, termasuk perikanan. Perbedaan utama antara plastik PE dan PP terletak pada kelenturan, daya tahan panas, dan sifat fisik lainnya, sehingga pemilihannya harus disesuaikan dengan kebutuhan. Penggunaan polyethylene sebagai kemasan dinilai efektif untuk menjaga kualitas produk dan memberikan perlindungan optimal.

(Reviewed by Melynda Dwi Puspita, S.Pi)