Konten dari Pengguna

Sistem Refrigerasi: Pengertian & Cara Kerja dalam Industri Perikanan & Pelayaran

D

Dunia Perikanan

Membahas informasi seputar dunia perikanan, baik perikanan air asin maupun air tawar.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Perikanan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara kerja sistem refrigerasi dalam industri perikanan. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara kerja sistem refrigerasi dalam industri perikanan. Foto: Pexels

Sistem refrigerasi sangat dibutuhkan dalam dunia perikanan dan pelayaran. Teknologi ini berperan menjaga bahan pangan, terutama hasil laut, tetap segar hingga sampai ke tujuan. Dengan pemahaman yang baik tentang sistem pendinginan ini, proses distribusi dan penyimpanan hasil laut dapat berjalan lebih efisien.

Pengertian Sistem Refrigerasi

Penggunaan sistem refrigerasi kini telah menjadi bagian penting dalam mendukung berbagai sektor industri. Sistem ini membantu menjaga kualitas hasil tangkapan ikan selama proses penyimpanan di kapal.

Menurut jurnal Perancangan Refrigerated Sea Water (RSW) Sistem Kering pada Kapal Ikan Kayu Lapis Fiber 58 GT dengan Kapasitas Palka 45 m3 karya Riki Effendi dan Indra Setiawan, prinsip refrigerasi adalah menyerap panas dari dalam ruangan yang tertutup kedap, lalu mengeluarkannya. Energi yang paling cocok untuk refrigerasi adalah tenaga listrik untuk menggerakkan kompresor.

Definisi Sistem Refrigerasi

Sistem refrigerasi adalah serangkaian alat yang dirancang untuk menurunkan dan menjaga suhu ruang tertentu. Tujuannya, agar bahan makanan atau produk yang disimpan tetap segar dan terhindar dari kerusakan akibat suhu tinggi.

Tujuan dan Pentingnya Sistem Refrigerasi

Teknologi pendingin ini memegang peranan utama dalam industri perikanan. Selain memperpanjang umur simpan produk, sistem refrigerasi juga memastikan mutu hasil laut tetap terjaga selama proses pengangkutan.

Komponen Utama Sistem Refrigerasi

Setiap sistem refrigerasi terdiri atas beberapa bagian penting yang bekerja secara berurutan. Masing-masing komponen memiliki fungsi khusus dalam menjaga suhu tetap stabil.

Kompresor

Kompresor bertugas memompa refrigeran ke seluruh sistem. Alat ini juga menambah tekanan dan suhu refrigeran sebelum dialirkan ke tahap berikutnya.

Kondensor

Kondensor berfungsi melepaskan panas dari refrigeran ke udara luar. Proses ini mengubah gas panas menjadi cairan panas bertekanan tinggi.

Katup Ekspansi

Katup ekspansi mengatur aliran dan menurunkan tekanan refrigeran. Tahap ini membuat suhu refrigeran turun drastis sebelum masuk ke evaporator.

Evaporator

Evaporator menyerap panas dari ruang penyimpanan. Akibatnya, suhu ruangan turun dan produk tetap dingin.

Cara Kerja Sistem Refrigerasi

Sistem refrigerasi bekerja dengan prinsip pemindahan panas dari ruang dingin ke lingkungan luar. Proses ini terjadi secara berulang melalui siklus pendinginan.

Proses Sirkulasi Refrigeran

Refrigeran mengalir dari kompresor ke kondensor, lalu menuju katup ekspansi dan evaporator, sebelum akhirnya kembali ke kompresor. Sirkulasi ini memastikan proses pendinginan berjalan terus-menerus.

Berdasarkan laporan Sistem Pengoperasian dan Perawatan Alat Pendingin Makanan di TB. Alim PT. Kaltim Shipyard Samarinda oleh Pramayodha Edu Ryan, komponen bantu adalah komponen yang dipasang pada instalasi mesin refrigerasi yang berguna untuk memperlancar aliran refrigeran. Penggunaan alat bantu disesuaikan dengan besar kecilnya kapasitas, jenis refrigeran, dan kegunaan mesin refrigerasi tersebut.

Siklus Pendinginan

Setiap tahap dalam siklus pendinginan (kompresi, kondensasi, ekspansi, dan evaporasi) memiliki peran penting dalam mengubah suhu dan tekanan refrigeran. Hasil akhirnya, ruangan penyimpanan selalu berada pada suhu rendah yang stabil.

Aplikasi Sistem Refrigerasi di Kapal Perikanan

Dalam industri perikanan, sistem refrigerasi telah menjadi solusi utama untuk menjaga kualitas hasil tangkapan di tengah perjalanan laut yang panjang.

Manfaat Refrigerasi di Industri Perikanan

Pendinginan efektif menghambat pertumbuhan bakteri dan memperlambat proses pembusukan. Hal ini sangat membantu nelayan dan perusahaan perikanan dalam menjaga nilai jual hasil laut.

Penerapan Sistem RSW di Kapal Ikan

Salah satu penerapan yang sering digunakan di kapal ikan adalah sistem Refrigerated Sea Water (RSW). Dengan RSW, hasil tangkapan bisa tetap segar hingga sampai ke pelabuhan.

Kesimpulan

Sistem refrigerasi merupakan teknologi penting dalam industri perikanan dan pelayaran. Dengan memahami cara kerja dan komponen utamanya, proses penyimpanan dan distribusi hasil laut menjadi lebih optimal. Sistem refrigerasi terus berkembang mengikuti kebutuhan industri, sehingga memberi manfaat besar bagi banyak pihak.

(Reviewed by Melynda Dwi Puspita, S.Pi)