Spesies Invasif: Mengenal Ikan Invasif dan Jenis-jenisnya di Indonesia
Membahas informasi seputar dunia perikanan, baik perikanan air asin maupun air tawar.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Dunia Perikanan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Spesies invasif pada ikan kini menjadi perhatian di Indonesia. Kehadiran jenis ikan asing yang masuk ke ekosistem lokal bisa memicu masalah besar, mulai dari gangguan ekologi hingga kerugian ekonomi. Memahami apa itu ikan invasif, jenis-jenisnya, dan upaya pengendaliannya sangat penting agar lingkungan tetap seimbang.
Apa itu Spesies Invasif pada Ikan?
Spesies invasif pada ikan merujuk pada jenis ikan yang berasal dari luar ekosistem asli lalu berkembang pesat dan mengancam ikan lokal. Spesies invasif biasanya memiliki kemampuan adaptasi tinggi dan sulit dikendalikan.
Menurut buku Jenis Ikan Introduksi dan Invasif Asing di Indonesia karya Gema Wahyu Dewantoro dan Ike Rachmatika, ikan asing atau introduksi adalah suatu jenis ikan yang bukan berasal dari habitat asli atau daerah sebaran zoogeografisnya. Keberadaannya di suatu wilayah dapat diakibatkan oleh campur tangan manusia secara sengaja ataupun tidak sengaja.
Definisi Spesies Invasif
Secara umum, spesies invasif adalah organisme yang menyebar di luar habitat asalnya dan mampu menekan keberadaan spesies lokal. Ikan invasif sering kali berkembang tanpa predator alami di lingkungan barunya.
Ciri-Ciri Ikan Invasif
Ikan invasif umumnya mudah dikenali, karena pertumbuhannya sangat cepat, toleran terhadap berbagai kondisi lingkungan, dan mampu bersaing dengan ikan lokal dalam mencari makanan. Beberapa di antaranya juga memiliki sifat agresif.
Dampak Kehadiran Ikan Invasif
Kehadiran ikan invasif membawa dampak serius pada ekologi, seperti penurunan keanekaragaman hayati. Selain itu, nelayan lokal bisa mengalami kerugian ekonomi akibat menurunnya populasi ikan asli. Dari sisi sosial, masyarakat sekitar juga terdampak, karena perubahan ekosistem.
Jenis-Jenis Ikan Invasif di Indonesia
Indonesia memiliki daftar ikan invasif yang perlu diwaspadai. Beberapa di antaranya sudah dikenal luas oleh masyarakat maupun pehobi akuarium.
Ikan Arapaima gigas
Arapaima gigas merupakan ikan predator besar yang berasal dari Sungai Amazon. Di Indonesia, ikan Arapaima dilarang dipelihara, karena dapat mengancam populasi ikan lokal.
Ikan Alligator Gar
Alligator gar dikenal sebagai ikan purba dengan rahang kuat. Keberadaannya di perairan Indonesia sangat merugikan, karena bisa memangsa ikan-ikan kecil asli.
Ikan Red Devil
Red devil atau ikan setan merah memiliki sifat teritorial dan agresif. Jika dilepas ke alam, maka ikan ini dapat mendesak spesies lokal, sehingga populasinya menurun drastis.
Ikan Piranha
Piranha berasal dari Amerika Selatan dan terkenal karena giginya yang tajam. Di Indonesia, ikan ini tergolong sangat berbahaya jika dilepasliarkan, karena bisa memangsa hewan air lain.
Daftar Ikan Invasif Lainnya
Selain nama-nama di atas, terdapat beberapa ikan lain, seperti ikan nilem, black ghost, dan snakehead yang juga masuk kategori invasif. Selain itu, ikan sapu-sapu juga dikenal sebagai ikan yang memiliki daya tahan sangat tinggi, sering kali mendominasi ekosistem lokal, dan mengganggu keseimbangan lingkungan.
Upaya Pengendalian dan Pencegahan Ikan Invasif
Pencegahan dan pengendalian spesies invasif menjadi tanggung jawab bersama. Pemerintah, masyarakat, dan edukasi publik berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.
Regulasi Pemerintah
Pemerintah telah mengeluarkan regulasi terkait larangan pelepasan dan pemeliharaan ikan invasif tertentu untuk mencegah kerusakan lingkungan. Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan ekosistem perairan asli dari dominasi spesies asing yang merugikan.
Regulasi yang mengatur upaya pengendalian dan pencegahan ikan invasif tertuang dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 19/PERMEN-KP/2020 Tahun 2020 tentang Larangan Pemasukan, Pembudidayaan, Peredaran, dan Pengeluaran Jenis Ikan yang Membahayakan dan/atau Merugikan ke Dalam dan Dari Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia.
Peran Masyarakat dan Edukasi
Masyarakat diimbau untuk tidak melepas ikan asing ke perairan umum tanpa izin. Edukasi mengenai bahaya spesies invasif juga terus digencarkan agar kesadaran meningkat.
Upaya Pengendalian
Berbagai upaya teknis seperti pemantauan dan penertiban ikan invasif perlu dilakukan untuk mengurangi dampak negatifnya di Indonesia. Langkah tersebut sangat penting guna menjaga kelestarian spesies ikan lokal dan keseimbangan ekosistem perairan Nusantara agar tetap produktif bagi masyarakat.
Kesimpulan
Spesies invasif pada ikan merupakan tantangan nyata bagi keanekaragaman hayati di Indonesia. Mengenal jenis ikan invasif dan memahami dampaknya sangat penting agar kerugian ekologi maupun ekonomi dapat dicegah. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mengendalikan penyebaran spesies invasif.
(Reviewed by Melynda Dwi Puspita, S.Pi)