Total Plate Count (TPC): Pengertian, Tujuan, & Peran pada Pengujian Mikrobiologi
Membahas informasi seputar dunia perikanan, baik perikanan air asin maupun air tawar.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Dunia Perikanan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Total Plate Count (TPC) merupakan salah satu parameter penting dalam pengujian mikrobiologi pangan. Pengujian ini digunakan untuk mengetahui jumlah bakteri yang ada pada suatu bahan pangan, sehingga bisa membantu menentukan kualitas dan keamanannya. Di industri makanan dan perikanan, TPC menjadi tolok ukur untuk menjaga standar mutu yang konsisten pada setiap produk.
Apa itu Total Plate Count (TPC)?
Total Plate Count (TPC) adalah metode penghitungan jumlah bakteri hidup dalam satuan tertentu yang terdapat pada bahan pangan. Pengujian ini biasanya dilakukan di laboratorium dengan prosedur standar agar hasilnya dapat dipercaya.
Melansir laman Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Timur, TPC atau Angka Lempeng Total (ALT) adalah salah satu metode yang digunakan untuk menghitung jumlah mikroorganisme pada makanan. Dengan TPC, koloni mikroorganisme yang tumbuh dapat langsung dilihat tanpa harus menggunakan alat bantu seperti mikroskop.
Definisi Total Plate Count
Secara sederhana, Total Plate Count adalah teknik laboratorium untuk menghitung jumlah koloni bakteri pada media padat tertentu. Hasilnya dinyatakan dalam satuan koloni per gram atau mililiter bahan pangan.
Prinsip Dasar Pengujian TPC
Prinsip utama dari pengujian TPC adalah menumbuhkan bakteri yang ada di dalam sampel pada media khusus, lalu dihitung jumlah koloni yang tumbuh setelah inkubasi. Cara ini memungkinkan identifikasi tingkat kontaminasi mikroba secara langsung.
Pentingnya TPC dalam Pengujian Pangan
Pengujian TPC sangat krusial dalam industri pangan, karena dapat memberikan gambaran menyeluruh tentang tingkat kebersihan, higienitas, dan keamanan makanan. Hasil TPC juga digunakan sebagai acuan regulasi mutu oleh lembaga terkait.
Tujuan Dilakukannya Uji Total Plate Count
Uji Total Plate Count bertujuan untuk memastikan makanan yang dikonsumsi sudah sesuai standar keamanan. Selain itu, uji ini juga berperan dalam pengawasan selama proses produksi dan distribusi produk pangan.
Menilai Kualitas dan Keamanan Pangan
Salah satu tujuan utama TPC adalah menilai apakah produk pangan aman untuk dikonsumsi berdasarkan jumlah bakteri yang terdeteksi. Angka TPC yang tinggi dapat menandakan adanya potensi bahaya pada makanan.
Monitoring Proses Produksi dan Penyimpanan
Uji TPC juga digunakan untuk memantau kualitas selama proses produksi, penyimpanan, dan distribusi. Dengan demikian, produsen dapat melakukan tindakan perbaikan jika ditemukan lonjakan jumlah bakteri.
Aplikasi TPC pada Produk Ikan Bandeng
Pada produk perikanan seperti ikan bandeng, TPC dimanfaatkan untuk mengetahui efektivitas perlakuan tertentu dalam menekan pertumbuhan bakteri. Informasi ini penting agar produk ikan tetap layak konsumsi hingga ke tangan konsumen.
Menurut laporan Uji Total Plate Count (TPC) dan Identifikasi Bakteri pada Ikan Bandeng (Chanos chanos) Segar yang Direndam dengan Rebusan Bunga Kecombrang (Etlingera elatior) oleh Syakirun Ni'am, batas maksimal nilai TPC pada ikan segar yang ditetapkan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) adalah 1 x 10 pangkat 5 koloni/gram (nilai log maksimal 5,7 CFU/g).
Faktor yang Memengaruhi Hasil Total Plate Count
Hasil pengujian TPC bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari lingkungan maupun prosedur laboratorium yang digunakan. Oleh karena itu, pemahaman terhadap faktor-faktor ini sangat penting untuk mendapatkan hasil yang akurat.
Faktor Lingkungan dan Kebersihan
Kebersihan alat, lingkungan laboratorium, dan kondisi penanganan sampel sangat berpengaruh pada hasil TPC. Suhu dan kelembapan juga bisa memengaruhi pertumbuhan bakteri selama proses inkubasi.
Perlakuan pada Sampel Pangan
Cara pengambilan dan penyimpanan sampel pangan dapat memengaruhi tingkat bakteri yang ditemukan. Penanganan yang kurang tepat bisa menyebabkan hasil TPC tidak menggambarkan kondisi sebenarnya.
Metode Pengujian yang Digunakan
Pemilihan metode pengujian juga menentukan ketepatan hasil. Proses TPC harus mengikuti standar laboratorium yang berlaku agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan.
Kesimpulan
Total Plate Count (TPC) adalah salah satu cara untuk mengukur jumlah bakteri dalam bahan pangan serta menjadi indikator utama keamanan dan kualitas makanan. Pengujian ini membantu industri pangan menjaga standar mutu dan mencegah produk yang tidak layak edar.
Penerapan uji TPC secara konsisten sangat penting untuk memastikan setiap produk pangan yang beredar di pasaran aman dikonsumsi, termasuk produk perikanan. Dengan demikian, perlindungan konsumen dapat lebih terjamin dan risiko gangguan kesehatan akibat mikroba berbahaya dapat diminimalisir.
(Reviewed by Melynda Dwi Puspita, S.Pi)