Konten dari Pengguna

Bagian-Bagian Biji dan Fungsinya: Penjelasan Lengkap

D

Dunia Tani

Artikel yang membahas seputar ilmu pertanian.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Tani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bagian-bagian biji. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bagian-bagian biji. Foto: Pexels

Biji (benih) merupakan bagian penting dalam siklus hidup tumbuhan. Tanpa biji, regenerasi dan kelangsungan spesies tanaman akan sulit terjadi. Untuk mengetahui peran biji secara menyeluruh, mari pahami struktur dan fungsi utama bagian-bagian biji berikut ini.

Pengertian Biji

Definisi Biji

Menurut Rizki Nisfi Ramdhini dkk. dalam buku Anatomi Tumbuhan, biji adalah alat perkembangbiakan generatif yang dihasilkan setelah proses penyerbukan dan pembuahan. Bakal biji yang telah dibuahi akan berkembang menjadi biji (benih), di mana di dalamnya terbentuk embrio dan cadangan makanan yang terlindungi

Pentingnya Biji dalam Siklus Hidup Tumbuhan

Biji (benih) menjadi penghubung antara satu generasi tumbuhan dan generasi berikutnya. Melalui biji (benih), tumbuhan dapat bertahan hidup dan menyebar ke berbagai lingkungan baru.

Struktur dan Bagian-Bagian Biji

Biji terdiri atas beberapa bagian utama yang saling berperan dalam proses perkecambahan dan pertumbuhan. Setiap bagian memiliki struktur dan fungsi yang khas.

Kulit Biji (Testa)

Kulit biji atau testa berkembang dari integumen bakal biji dan berfungsi sebagai pelindung bagian dalam biji. Kulit biji memiliki tekstur yang bervariasi seperti contohnya pada buah batu (drupa) kulitnya bisa menjadi berdaging, sedangkan pada buah geluk (nux) kulitnya membentuk lapisan pelindung yang kering dan keras.

Endosperma (Cadangan Makanan)

Sering disebut sebagai inti biji dalam konteks penyimpanan, endosperma adalah jaringan yang menyimpan cadangan makanan. Nutrisi ini sangat penting untuk menunjang pertumbuhan awal embrio sebelum tumbuhan mampu melakukan fotosintesis sendiri.

Kotiledon

Kotiledon adalah daun lembaga yang merupakan bagian dari embrio. Bagian ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan atau penyalur cadangan nutrisi bagi embrio selama proses perkecambahan berlangsung.

Embrio

Embrio adalah calon tumbuhan baru (lembaga) yang terdiri dari radikula (bakal akar), plumula (bakal tunas), dan kotiledon. Embrio ini akan tumbuh menjadi tanaman dewasa setelah melewati fase perkecambahan

Fungsi Utama Biji

Biji tidak hanya penting sebagai alat reproduksi, tetapi juga memiliki beberapa fungsi utama yang mendukung kelangsungan hidup tumbuhan.

Penyebaran dan Regenerasi Tumbuhan

Biji, bersama dengan buah, akan mengembangkan mekanisme untuk menyebar ke lokasi tanam yang baru. Proses ini memungkinkan tumbuhan melakukan pemencaran spesies dan memulai siklus hidup di lingkungan yang berbeda.

Penyimpanan Cadangan Makanan

Cadangan makanan di dalam biji bermanfaat untuk pertumbuhan awal tanaman. Nutrisi ini dipakai hingga sistem pertumbuhan akar hingga daun mulai berkembang secara fungsional.

Perlindungan Genetik Tumbuhan

Biji berfungsi melindungi embrio yang mengandung materi genetik agar tetap aman di dalam lapisan pelindung sampai kondisi lingkungan mendukung untuk tumbuh.

Baca juga: Panduan Lengkap Budi Daya Buah Lokal dari Kebun hingga Pasar

Kesimpulan

Bagian-bagian biji seperti kulit, endosperma, kotiledon, dan embrio bekerja bersama untuk mendukung pertumbuhan tanaman baru. Masing-masing bagian memiliki fungsi spesifik yang sangat penting dalam siklus hidup tumbuhan. Memahami struktur dan fungsi biji dapat membantu kita mengenali peran biji dalam menjaga keberlanjutan spesies tanaman.

Reviewed by Satriyo Restu Adhi