Bisbul: Si Buah Apel Beludru Langka yang Kaya Manfaat
Artikel yang membahas seputar ilmu pertanian.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Dunia Tani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bisbul adalah tanaman buah-buahan yang termasuk kategori hortikultura dan famili Ebenaceae. Tanaman ini memiliki keunikan morfologi dan karakter buah yang membedakannya dari tanaman buah lain. Artikel ini membahas ciri-ciri utama tanaman dan buah bisbul, mulai dari morfologi hingga karakteristik bijinya.
Mengenal Tanaman Bisbul
Bisbul, dengan nama ilmiah Diospyros blancoi, merupakan tanaman buah-buahan tropis asli Filipina yang diintroduksi ke Kebun Raya Bogor pada tahun 1881. Menurut Puspita Deswina dkk. dalam Jurnal Pertanian Tropik berjudul Karakter Morfologi Tanaman Bisbul (Diospyros blancoi) Koleksi Kebun Plasma Nutfah LIPI Cibinong, bisbul menjadi salah satu koleksi penting untuk konservasi plasma nutfah di Indonesia karena statusnya yang sudah mulai jarang ditemukan. Tanaman ini tumbuh optimal di daerah dataran rendah hingga menengah dengan ketinggian 0-800 meter di atas permukaan laut (m dpl) pada hampir semua jenis tanah.
Morfologi Tanaman Bisbul
Tanaman bisbul memiliki ciri morfologi yang khas dan mudah dikenali. Tanaman ini memiliki tinggi yang bervariasi antara 3,5 hingga 15 meter dengan diameter batang berkisar 14,01 hingga 72,29 cm. Setiap bagian tanaman menunjukkan karakteristik unik yang penting untuk identifikasi dan budidaya
Ciri Morfologi Daun, Batang, dan Akar Bisbul
Daun bisbul memiliki dua bentuk utama yaitu lonjong dan lonjong melebar, dengan mahkota bunga berwarna putih susu. Permukaan atas daun berwarna hijau tua dan bagian bawahnya lebih muda. Batangnya berkayu kokoh, berwarna cokelat keabu-abuan hingga hitam, dengan permukaan halus namun lentur. Sistem akarnya termasuk akar tunggang yang cukup kuat, yang memungkinkannya menopang pertumbuhan pohon di berbagai kondisi tanah.
Karakteristik Buah Bisbul
Buah bisbul dikenal dengan tampilan yang menarik dan tekstur daging buah yang lembut. Persentase daging buahnya mencapai 60-73% dari total berat buah. Karakter buahnya menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta tanaman buah lokal.
Bentuk, Warna, dan Tekstur Buah Bisbul
Buah bisbul memiliki dua pola bentuk utama, yaitu bulat dan bulat melebar yang tampak bergaris-garis. Kulit buah berwarna kecokelatan hingga merah saat matang dan diselimuti bulu halus tipis. Menurut Nina Ariesta dkk. dalam Jurnal Sains Natural Universitas Nusa Bangsa berjudul Biji Buah Bisbul (Diospyros blancoi) Sebagai Biosorben Cr(III), daging buah bisbul berwarna putih kekuningan, bertekstur lembut, dan sering dimanfaatkan sebagai zat antioksidan serta antidiare.
Ciri-Ciri Bijinya
Dalam satu buah bisbul biasanya terdapat 3 hingga 8 biji dengan ukuran sekitar 3-5 cm. Biji bisbul memiliki dua bentuk, yaitu eliptik dan biconvex. Biji ini tersusun atas kandungan lignin dan selulosa.
Kesimpulan
Morfologi dan karakter buah bisbul menjadi daya tarik tersendiri dalam dunia hortikultura Indonesia. Keunikan pada bagian daun, batang, hingga buah dan bijinya memberikan nilai tambah bagi konservasi dan pengembangan varietas lokal. Upaya pelestarian tanaman ini sangat penting agar plasma nutfah bisbul tetap lestari dan manfaatnya, baik sebagai konsumsi buah segar maupun material bahan baku obat sehingga dapat terus dimanfaatkan di masa depan.
Reviewed by Satriyo Restu Adhi
Baca juga: Panduan Lengkap Budi Daya Buah Lokal dari Kebun hingga Pasar