Budi Daya Nangka: Dari Persiapan hingga Penanganan Pasca Panen
Artikel yang membahas seputar ilmu pertanian.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Dunia Tani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nangka (Artocarpus heterophyllus Lamk.) dikenal sebagai buah tropis dengan rasa manis dan tekstur unik yang memiliki kandungan nutrisi tinggi, seperti karbohidrat, protein, serta vitamin A dan C. Banyak petani tertarik mengembangkan budi daya nangka karena peluang pasarnya yang luas dan tanaman ini mampu berbuah di luar musim. Agar hasil panen maksimal, langkah budi daya dan teknik panen harus dilakukan dengan benar sesuai standar teknis.
Persiapan Budi Daya Nangka
Tahapan awal dalam budi daya nangka sangat menentukan produktivitas tanaman. Merujuk Buku Petunjuk Teknis Budidaya Nangka yang dipublikasikan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, persiapan budi daya mencakup pemilihan lokasi tanam, pemilihan, pohon induk, perbanyakan bibit yang tepat, dan pengolahan lahan secara optimal.
Pemilihan Lokasi dan Syarat Tumbuh
Nangka dapat tumbuh dari dataran rendah hingga ketinggian 1.300 m dpl, namun lokasi ideal berada pada ketinggian 1–700 m dpl dengan curah hujan rata-rata 2.500–3.000 mm/tahun. Tanah yang ideal adalah tanah gembur dan sedikit berpasir dengan pH 6–7,5 serta kedalaman air tanah 1–2 meter agar akar berkembang sempurna.
Persiapan Bibit Nangka Unggul
Bibit bermutu harus berasal dari pohon induk yang berproduksi tinggi, sehat, dan telah dilepas sebagai varietas unggul oleh Menteri Pertanian. Perbanyakan secara vegetatif (okulasi atau sambung pucuk) lebih disarankan karena tanaman lebih cepat berbuah dan memiliki karakter yang sama dengan induknya. Merujuk Repository IPB berjudul Studi Keragaman Genetik Nangka (Artocarpus heterophyllus Lam.) Berdasarkan Marka Morfologi oleh Sulassih dkk., pemilihan bibit atau varietas juga unggul dapat didasarkan pada karakteristik morfologi, seperti nangka Sindangsari 2 yang potensial sebagai varietas unggul baru.
Pengolahan Lahan dan Penanaman
Lubang tanam dibuat dengan ukuran minimal 60x60x60 cm dan disiapkan 1–2 bulan sebelum tanam. Tanah galian bagian atas dicampur dengan 20 kg pupuk kandang matang dan didiamkan selama 7–14 hari agar terkena sinar matahari. Jarak tanam ideal adalah 8x8 meter untuk nangka besar atau 4x6 meter untuk nangka mini.
Pemeliharaan Tanaman Nangka
Perawatan rutin merupakan kunci keberhasilan budi daya. Hal ini meliputi pemberian mulsa di musim kemarau untuk menjaga kelembapan serta penyiangan gulma secara rutin karena akar nangka peka terhadap gangguan mekanis.
Penyiraman dan Pemupukan
Tanaman muda membutuhkan penyiraman 2 kali sehari hingga umur 5 bulan jika tidak ada hujan. Pemupukan NPK (15-15-15) dimulai 6 bulan setelah tanam dengan dosis 150 g/tanaman dan diulang setiap 6 bulan dengan penambahan dosis bertahap. Selain itu, pupuk kandang diberikan 2 kali setahun sebanyak ± 20 kg per tanaman untuk menjaga kesuburan tanah.
Pengendalian Hama dan Penyakit
Hama utama nangka meliputi penggerek batang, ulat pemakan daun, dan lalat buah. Pengendalian dapat dilakukan dengan sanitasi kebun, pemangkasan cabang yang tidak produktif untuk mengurangi kerimbunan, serta penggunaan pestisida sesuai dosis anjuran.
Proses Panen dan Pascapanen Nangka
Panen dilakukan saat buah mencapai kematangan optimal. Ketepatan waktu panen sangat menentukan kualitas rasa dan daya simpan buah.
Ciri-ciri Buah Nangka Siap Panen
Buah matang ditandai dengan perubahan warna kulit, duri yang mulai menumpul dan berjarak, serta munculnya aroma harum yang kuat.
Cara Memanen Nangka yang Benar
Tangkai buah dipotong menggunakan pisau tajam. Untuk nangka yang tinggi, buah sebaiknya diturunkan dengan tali agar tidak jatuh terbentur tanah yang dapat menyebabkan memar dan pembusukan.
Penanganan Pascapanen
Bersihkan getah yang keluar dari tangkai dan letakkan buah dalam posisi terbalik agar getah tidak mengotori kulit buah, kemudian simpan di tempat yang kering dan sejuk.
Kesimpulan
Upaya budi daya buah nangka memiliki prospek cerah baik untuk konsumsi segar maupun olahan. Dengan mengacu pada teknik budi daya yang tepat dan memahami keragaman genetik untuk memilih aksesi unggul, produktivitas nangka dapat ditingkatkan secara signifikan.
Reviewed by Satriyo Restu Adhi
Baca juga: Panduan Lengkap Budi Daya Buah Lokal dari Kebun hingga Pasar