Lobi-Lobi: Si Buah Merah Masam yang Kian Langka
Artikel yang membahas seputar ilmu pertanian.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Dunia Tani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lobi-lobi dikenal sebagai salah satu tanaman buah tropis yang cukup unik di Indonesia. Buah ini sering dijumpai di pekarangan rumah atau tumbuh liar di beberapa wilayah. Artikel ini mengulas secara ringkas mengenai morfologi lobi-lobi dan asal-usulnya, mulai dari pengenalan, ciri morfologi, hingga identitas botani.
Mengenal Tanaman Lobi-Lobi
Lobi-lobi merupakan tanaman buah tropis asli Asia dan Afrika yang kini banyak tersebar di wilayah India, Malaysia, hingga Indonesia. Menurut Elis Tambaru dalam Jurnal Alam dan Lingkungan berjudul Identifikasi Karakteristik Morfologi dan Anatomi Stomata Flacourtia inermis Roxb. di Kawasan Kampus Unhas Tamalanrea Makassar, tanaman ini di Indonesia tersebar mulai dari Maluku hingga Papua. Meski dulu sering dijumpai di pekarangan rumah, populasinya kini semakin berkurang dan langka karena minimnya upaya pengembangan.
Asal-usul dan Penyebaran
Lobi-lobi berasal dari Asia Tenggara dan menyebar luas dari India melalui Malaysia hingga ke New Britain. Tanaman ini beradaptasi dengan baik di daerah tropis dengan ketinggian hingga 1.300 meter di atas permukaan laut. Tanaman ini menyukai tanah kerikil berpasir, suhu hangat, dan tahan terhadap kekeringan, namun sangat menghindari kondisi suhu beku.
Klasifikasi dan Identitas Botani
Berdasarkan sistem botani, lobi-lobi masuk dalam famili Salicaceae atau dalam literatur lain disebut Flacourtiaceae dengan nama ilmiah Flacourtia inermis Roxb. Tanaman ini memiliki berbagai nama lokal, seperti rukam masam di Malaysia, batoko plum di Filipina, serta tomi-tomi atau tome-tome di berbagai wilayah Indonesia.
Morfologi Lobi-lobi
Struktur pohon lobi-lobi memiliki karakteristik unik yang membedakannya dengan tanaman lain dalam genus yang sama. Berbeda dengan kerabatnya, pohon lobi-lobi umumnya tidak berduri, meski pada beberapa varietas di kawasan tertentu ditemukan duri sepanjang 1,40–3,50 cm pada rantingnya.
Ciri-ciri Batang, Daun, dan Buah
Pohon lobi-lobi berbentuk perenial dengan tinggi mencapai 15 m dan sistem percabangan simpodial. Daunnya merupakan daun tunggal berbentuk oval-lanset dengan tepi yang bergerigi atau beringgit. Buahnya berbentuk bulat seperti buni/bola dengan diameter 2–2,5 cm; berwarna hijau saat muda dan berubah menjadi merah tua hingga merah gelap saat matang dengan rasa masam yang segar.
Karakteristik Morfologi Daun dan Stomata
Permukaan atas daun lobi-lobi bersifat licin dan mengilap (hijau tua), sementara bagian bawahnya juga licin. Stomata lobi-lobi bertipe parasitik (bukan anomositik), di mana sel penutup diiringi sel tetangga yang sejajar dengan sumbu sel penutup. Stomata ini hanya ditemukan di permukaan bawah daun (hipostomatik) dengan kerapatan tinggi mencapai lebih dari 517 unit/mm².
Ciri Bunga dan Buah
Lobi-lobi Bunga lobi-lobi muncul di ketiak tangkai daun dalam bentuk majemuk tandan yang berambut halus. Setelah penyerbukan, ia menghasilkan buah yang kaya akan kandungan nutrisi seperti vitamin C, kalsium, dan antioksidan. Buah ini sangat ideal diolah menjadi selai, sirup, hingga bahan rujak tradisional.
Kesimpulan
Memahami morfologi dan identitas botani lobi-lobi sangat penting untuk upaya pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia. Selain sebagai sumber pangan, riset modern menunjukkan potensi besar tanaman ini sebagai bahan obat-obatan antibakteri dan antioksidan di masa depan.
Reviewed by Satriyo Restu Adhi
Baca juga: Panduan Lengkap Budi Daya Buah Lokal dari Kebun hingga Pasar