Konten dari Pengguna

Mangga Manalagi Jadi Primadona? Simak Karakteristik dan Cara Budi Dayanya

D

Dunia Tani

Artikel yang membahas seputar ilmu pertanian.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Tani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mangga manalagi. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mangga manalagi. Foto: Pixabay

Mangga Manalagi menjadi salah satu buah unggulan di pasar komoditas hortikultura Indonesia karena memiliki nilai ekonomi tinggi dan kaya akan vitamin serta serat. Jenis mangga ini sangat digemari masyarakat, terutama di daerah Probolinggo, karena rasanya yang manis dan aromanya yang khas. Bagi Anda yang tertarik membudidayakan mangga Manalagi, penting untuk memahami sejarah, ciri, hingga teknik budi dayanya secara terstruktur agar menghasilkan buah dengan mutu dan produktivitas optimal.

Sejarah dan Asal Usul Mangga Manalagi

Pembahasan mengenai asal usul mangga Manalagi tidak bisa dilepaskan dari perjalanan panjang pengembangannya di Indonesia. Menurut Buku Lapang Budidaya Mangga dari Direktorat Buah dan Florikultura Kementerian Pertanian, mangga merupakan komoditas unggulan ekspor yang terus dikembangkan untuk meningkatkan daya saing di pasar internasional melalui penerapan Good Agricultural Practices (GAP). Mangga Manalagi sendiri telah ditetapkan sebagai salah satu varietas unggul yang telah dilepas oleh Menteri Pertanian bersama varietas Arumanis 143 dan Golek 31.

Awal Penemuan dan Penyebaran

Mangga Manalagi berkembang pesat di wilayah Jawa Timur, khususnya Probolinggo, yang memiliki iklim tropis kering yang sesuai untuk pertumbuhannya. Selain Jawa Timur, sentra produksi mangga di Indonesia juga tersebar di Jawa Barat (Indramayu, Cirebon), Jawa Tengah, hingga wilayah luar Jawa seperti Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara.

Mangga Manalagi dalam Budi Daya Nasional

Sebagai komoditas agribisnis yang menjanjikan, mangga Manalagi diadopsi secara nasional dengan dukungan teknologi budi daya modern. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Hortikultura terus mendorong penataan sentra produksi menjadi kawasan skala komersial yang terintegrasi dengan pelaku usaha untuk menjamin kuantitas dan kontinuitas produk.

Ciri Khas dan Keunggulan Mangga Manalagi

Mangga Manalagi memiliki karakter unik yang membedakannya dari varietas lain, terutama pada bentuk dan tekstur daun serta buahnya. Penelitian Arum Puji Rahayu dkk. dalam Prosiding SENTIA berjudul Klasifikasi Jenis Mangga Berdasarkan Bentuk dan Tekstur Daun Menggunakan Metode K-Nearest Neighbor menyebutkan bahwa secara visual, bentuk dan tekstur daun mangga Manalagi memiliki kemiripan dengan varietas Arumanis dan Golek sehingga memerlukan metode khusus untuk klasifikasinya.

Karakteristik Buah dan Pohon

Secara umum, buah mangga Manalagi dikenal memiliki daging buah yang tebal dengan serat halus. Berbeda dengan varietas lain, manalagi tetap terasa manis meskipun buahnya belum matang sempurna. Berdasarkan referensi Budidaya Tanaman Mangga (Mangifera indica) dari Balai Penelitian Tanah, mangga ini tumbuh optimal di daerah beriklim kering dengan masa berbunga yang spesifik.

Keunggulan Dibanding Varietas Lain

Keunggulan utama mangga Manalagi terletak pada perpaduan rasa manis yang pekat dan daya simpan yang relatif baik. Hal ini menjadikannya sangat potensial untuk pengiriman jarak jauh. Selain itu, varietas ini dikenal produktif dan mampu menghasilkan buah dalam jumlah banyak jika dikelola dengan teknik pemangkasan yang tepat.

Panduan Budi Daya Mangga Manalagi

Sukses membudidayakan mangga Manalagi membutuhkan ketepatan dalam pemilihan benih dan pemeliharaan. Menurut buku Budidaya Tanaman Mangga karya Handoko dkk., penerapan teknologi budi daya yang inovatif sangat menentukan kualitas hasil panen.

Syarat Tumbuh dan Persiapan Lahan

Mangga tumbuh baik di daerah dengan iklim kering. Persiapan lahan meliputi pembuatan lubang tanam yang sesuai dengan pola tanam yang dipilih, misalnya jarak 10 x 10 meter atau pola padat (Ultra High Density Planting). Tanah yang digunakan harus memiliki drainase baik untuk mencegah genangan air yang dapat merusak perakaran.

Teknik Penanaman dan Pemeliharaan

Penanaman sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan atau sore hari untuk mengurangi stres pada bibit. Pemeliharaan meliputi pemupukan berkala berdasarkan kebutuhan hara N, P, dan K, serta pengairan yang cukup terutama saat buah berukuran sebesar bola pingpong (70-100 liter/pohon/minggu). Pemangkasan juga krusial dilakukan dengan pola 1-3-9 untuk membentuk tajuk yang ideal dan merangsang pembuahan.cukup dilakukan pada musim kemarau.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Beberapa tantangan utama dalam budi daya adalah serangan hama wereng mangga, lalat buah, dan penyakit antraknosa. Pengendalian dapat dilakukan dengan sanitasi kebun, pemangkasan untuk memperbaiki sirkulasi udara, serta penggunaan fungisida atau pestisida nabati yang terdaftar. Pembungkusan buah menggunakan kertas kraft UV atau nilon berpori juga sangat dianjurkan untuk melindungi mutu fisik buah dari serangan OPT.

Kesimpulan

Mangga Manalagi adalah varietas unggulan yang memiliki sejarah kuat di pusat produksi seperti Probolinggo dan prospek ekonomi yang cerah. Keberhasilan budi dayanya sangat bergantung pada integrasi antara pemilihan benih bermutu, pemeliharaan intensif, dan pengendalian hama yang tepat. Dengan mengikuti panduan yang mengacu pada standar Kementerian Pertanian, petani dapat mengoptimalkan hasil panen baik secara kualitas maupun kuantitas.mengoptimalkan hasil panen.

Reviewed by Satriyo Restu Adhi

Baca juga: Panduan Lengkap Budi Daya Buah Lokal dari Kebun hingga Pasar