Mengenal Tanaman Angsana: Pembibitan dan Keunggulannya
Artikel yang membahas seputar ilmu pertanian.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Dunia Tani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pohon Angsana (Pterocarpus indicus Willd) merupakan salah satu jenis pohon tropis yang berperan sebagai pohon peneduh hingga peran di sistem agroforestri di Indonesia. Di balik penampilannya yang teduh, angsana menyimpan karakter pertumbuhan yang menarik untuk dipelajari. Pemahaman tentang cara pembibitan serta kelebihan pohon angsana bisa jadi hal yang penting untuk dipelajari, khususnya bila berkaitan dengan penghijauan jangka panjang.
Peran Angsana dalam Sistem Agroforestri
Dalam praktik agroforestri, angsana dimanfaatkan untuk memperkaya keanekaragaman hayati dan menjaga struktur serta agregasi tanah. Pohon ini berfungsi sebagai naungan bagi tanaman buah lokal serta mampu menstimulasi fiksasi nitrogen yang menguntungkan ekosistem di sekitarnya.
Strategi Pembibitan Pohon Angsana
Pembibitan Melalui Biji
Biji angsana yang matang dapat langsung disemai di media tanam yang gembur dan lembab. Proses ini dinilai paling efektif untuk menghasilkan bibit sehat yang tumbuh optimal.
Potensi Pembibitan dari Batang
Angsana sangat mudah dikembangkan melalui stek batang. Seperti yang dilaporkan pada Prosiding Seminar Nasional Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan (FHIL) dan Komunitas Manajemen Hutan Indonesia VI tahun 2021 oleh Jupiter dkk., perbanyakan tanaman angsana dapat dilakukan dengan menggunakan stek batang dengan panjang 25 cm.
Hubungan Unik dengan Jamur Tanah
Prosiding jurnal Seminar Nasional Mikoriza dengan judul Pertumbuhan dan Ketergantungan Tanaman Angsana (Pterocarpus indicus Willd.) dengan Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) Glomus spp. yang ditulis oleh Arif dkk., mengungkap jika pertumbuhan pesat angsana sangat didukung oleh keberadaan Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA). Hubungan mutualisme ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesehatan tanaman dan kapasitas penyerapan nutrisi dari dalam tanah. Inilah yang menjadikan Angsana sebagai salah satu pohon tropis paling adaptif, yang tetap hijau dan kokoh meskipun ditanam pada kondisi lahan dengan kualitas hara rendah.
Kelebihan Pohon Angsana
Kelebihan Pohon Angsana untuk Budi Daya Komoditas Lain
Dalam pola tanam campuran, angsana berfungsi sebagai pohon peneduh (nurse tree) yang menyediakan iklim mikro yang stabil bagi bibit tanaman seperti buah lokal yang sensitif terhadap sinar matahari langsung di fase awal pertumbuhan.
Baca juga: Panduan Lengkap Budidaya Buah Lokal dari Kebun hingga Pasar
Mitigasi Erosi dan Konservasi Air
Sistem perakaran Angsana yang dalam dan meluas efektif dalam mengikat agregat tanah. Struktur tajuk dan perakaran Angsana menjadikannya pohon pelindung yang ideal untuk menstabilkan lereng dan mencegah degradasi lahan di kawasan tangkapan air.
Nilai Ekonomis Pohon Angsana
Kayu angsana bernilai ekonomis tinggi untuk industri meubel. Kayu angsana dikenal di pasar internasional sebagai Rosewood atau Narramwood yang dapat dijadikan bahan baku furnitur, lantai kayu, dan barang kerajinan karena corak seratnya yang dekoratif.
Kesimpulan
Angsana merupakan tanaman multifungsi yang mendukung keberlanjutan agroforestri dan budi daya buah lokal melalui kemudahan pembibitan, baik lewat biji maupun stek batang. Dukungan Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) dan kemampuan fiksasi nitrogen menjadikan pohon ini sangat adaptif dalam memperbaiki kualitas lahan dan melindungi tanaman di sekitarnya. Dengan nilai ekonomi kayu yang tinggi serta peran ekologisnya dalam mencegah erosi.
Reviewed by Satriyo Restu Adhi