Panduan Budi Daya Asparagus: Cara Menanam & Mengatasi Hama Penyakit
Artikel yang membahas seputar ilmu pertanian.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Dunia Tani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Budi daya asparagus berkembang pesat di Indonesia, terutama di dataran tinggi. Selain nilai ekonomisnya, peningkatan permintaan selama pandemi dipicu oleh kesadaran masyarakat akan kandungan antioksidan glutathione yang berfungsi menjaga imunitas tubuh. Asparagus juga direkomendasikan sebagai makanan berserat tinggi untuk pencegahan virus.
Persiapan dan Teknik Budi Daya Asparagus
Agar budi daya berjalan optimal, tahapan teknis harus disesuaikan dengan kebutuhan fisiologis tanaman.
Syarat Tumbuh Asparagus
Asparagus tumbuh optimal pada ketinggian sekitar 900 m dpl dengan tanah jenis alluvial lempung liat. Tanaman ini membutuhkan paparan sinar matahari yang tinggi untuk memproduksi rebung dengan cepat; idealnya satu tanaman dapat menghasilkan 2-3 rebung setiap 5 hari jika kebutuhan cahaya dan kelembapan terpenuhi.
Proses Penanaman Asparagus
Pengolahan Lahan: tanah dicangkul sedalam 40 cm agar gembur, dengan lebar bedengan 1 meter dan drainase sedalam 0,5 meter.
Pemupukan Dasar: menggunakan pupuk kandang sapi (210 kg/1000 bibit) dan kapur pertanian (100 kg/1000 bibit).
Penanaman: bibit usia 1 bulan ditanam dengan jarak 25-30 cm pada lubang sedalam 15 cm.
Perawatan Tanaman Asparagus
Perawatan rutin meliputi pemupukan kimia yaitu Urea dan NPK dua kali sebulan serta pemupukan organik setiap tiga bulan. Di musim kemarau, pengairan dilakukan 1-2 kali seminggu karena asparagus menyukai tanah yang cukup air namun tidak jenuh.
Hama dan Penyakit pada Tanaman Asparagus
Menurut penelitian Mohammad Jusuf Randi dalam Jurnal Pertanian Vol. 13 No. 1 berjudul Pengaruh Intensitas Curah Hujan Bulan Oktober November dan Desember Terhadap Produktivitas Asparagus, faktor cuaca sangat memengaruhi kesehatan tanaman. Curah hujan yang tinggi meningkatkan kelembapan lahan yang memicu penyakit busuk dan jamur.
Strategi Musim Penghujan
Pada musim hujan, intensitas cahaya menurun dan tanah menjadi sangat lembab. Untuk mencegah kerusakan akibat penyakit, penggunaan sungkup plastik sangat disarankan guna melindungi tanaman induk.
Pengendalian Hama dan Penyakit
Penyulaman & Pembumbunan dapat dilakukan untuk memperkuat guludan agar tanah tidak longsor saat penyiraman atau hujan deras. Aplikasi fungsida secara rutin dilakukan satu minggu sekali untuk mengendalikan penyakit karena jamur.
Analisis Produktivitas Berdasarkan Curah Hujan
Penelitian menunjukkan bahwa intensitas curah hujan berbanding terbalik dengan hasil panen. Pada bulan Desember dengan curah hujan tertinggi (23,586 mm), produksi asparagus mencapai titik terendah dibandingkan bulan Oktober dan November. Hal ini disebabkan berkurangnya lama penyinaran matahari yang menghambat pertumbuhan rebung.
Kesimpulan
Budi daya asparagus menawarkan peluang ekonomi menjanjikan, namun sangat bergantung pada manajemen iklim. Dengan teknik yang tepat, seperti pengaturan drainase dan perlindungan tanaman di musim hujan, petani dapat menjaga stabilitas produksi sepanjang tahun.
Reviewed by Satriyo Restu Adhi
Baca Juga: Tanaman Rempah dan Obat, Ini Jenis dan Manfaatnya