Begini Cara Film Sore: Istri dari Masa Depan Bawa Brand Lokal Lewat Cerita

Dwitisya Rizky adalah seorang content writer dan fotografer yang aktif menulis isu budaya dan kota. Lulusan Fakultas Perikanan ini juga terlibat dalam berbagai proyek komunitas di Bekasi, termasuk pelestarian budaya @kasepuhankranggan @bangunkota.id
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Dwitisya Rizky tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Film Sore: Istri dari Masa Depan bukan hanya berhasil menembus dua juta penonton dalam dua minggu penayangannya, tapi juga menghadirkan pendekatan baru dalam kolaborasi industri kreatif. Salah satunya lewat cara film ini mengangkat brand-brand lokal dengan pendekatan yang halus namun mengena.
Alih-alih jadi selipan iklan, kolaborasi ini terasa sebagai bagian dari narasi. Penuh makna, punya konteks, dan memperkuat atmosfer cerita yang dibangun. Berikut ini beberapa cara Sore mengemas dukungan terhadap brand lokal dengan apik dan penuh kesadaran:
Gaun Sore dari SukkhaCitta: Ikonik, Berani, dan Sarat Makna
Karakter Sore digambarkan sebagai sosok perempuan dari masa depan yang dewasa, tegas, dan membawa perubahan dalam hidup Jonathan. Karakter ini diperkuat lewat gaun khas berwarna biru tua yang menjadi ikonik hasil kolaborasi dengan brand lokal SukkhaCitta.
Jenama ini sendiri dikenal sebagai jenama busana etis yang mengusung keberlanjutan dan pemberdayaan perempuan desa. Warna netral, potongan yang sederhana namun elegan, serta filosofi di balik kainnya membuat karakter Sore terasa lebih ‘hidup’. Busana ini bukan hanya pemanis visual, tapi juga cerminan nilai: bahwa masa depan bisa diraih dengan kesadaran dan keberpihakan pada yang berkelanjutan.
Wewangian dari HMNS: Memori yang Tak Terlihat, Tapi Terasa
Salah satu kolaborasi yang paling subtil tapi berhasil mencuri perhatian adalah dengan HMNS, brand parfum lokal yang digemari anak muda. Mereka merilis varian khusus bernama "Sore", sebagai bagian dari pengalaman menyeluruh film ini.
Yang menarik, wewangian ini bukan sekadar merchandise. Ia menjadi jembatan memori. Karena aroma adalah salah satu cara paling kuat untuk mengingat. Penonton bisa membawa pulang wangi Sore, mengenangnya dalam perjalanan pulang, atau bahkan menciptakan momen baru bersama aroma itu.
Inilah cara film berkolaborasi dengan brand: bukan hanya memperpanjang layar cerita ke dunia nyata, tapi menciptakan pengalaman yang hidup, intim, dan personal.
Memperkuat Ekosistem Kreatif di Industri Hiburan
Lewat Sore: Istri dari Masa Depan, kita melihat harapan bagi industri hiburan dan brand lokal untuk saling mendukung. Bukan lagi sebatas endorse atau product placement yang menyolok, tapi sebagai perpanjangan cerita dan pengalaman.
Ini adalah cara baru bercerita. Film sebagai media, brand sebagai pelengkap narasi, dan penonton sebagai bagian dari pengalaman. Kolaborasi ini bukan cuma tentang promosi, tapi tentang menyusun ulang bagaimana kita menikmati karya dan mendukung produk dalam negeri.
