Jejak langkah bersama Panorama Lombok, Indonesia

Dyah Pikanthi Diwanti
Dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta penulis, peneliti, pegiat literasi Sastra, Kewirausahaan, SDM
Konten dari Pengguna
5 Juli 2023 21:35 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Dyah Pikanthi Diwanti tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Dr Dyah Pikanthi Diwanti, SE, MM
Dosen Ekonomi Syariah
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
ADVERTISEMENT
Mengenal kekhasan daerah Lombok untuk pertama kalinya ketika membaca berita tentang wisata. Berita yang dinarasikan suatu media masa tentang keindahan panorama Lombok sebagai suatu destinasi wisata yang dikenal selain Bali dan beberapa tempat lain. Tahun 2017, Kisah ini bermula saat bersama teman-teman mengunjungi daerah Lombok. Suasana yang mengesankan bagi kami yang baru pertama kali singgah. Berita yang dibaca dari media tentang Lombok tidak bisa mewakili sejuta rasa penuh makna setelah sampai di daerah yang sesungguhnya. Begitu penuh warna dan cerita. Mulai mengenal budaya dari Pemandu wisata yang menjelaskan tentang sejarah Dusun Wisata Sade dan rumah adat yang kami singgahi. Mengenal lebih dekat masyarakat aslinya yang memiliki ketrampilan khas yang turun temurun yakni menenun. Menenun sebagai salah satu tradisi bagi perempuan sebelum menikah menjadi daya tarik berkesan yang produktif dan kreatif. Beragam corak warna tenun yang dihasilkan dapat ditawarkan pada pengunjung wisata maupun dipasarkan ke daerah lain. Selain produk tenun yang dihasilkan, Lombok dikenal sebagai penghasil Mutiara dan kerajinan gerabah seperti yang terdapat di Banyu Mulek. Potensi inilah yang merupakan pendapatan daerah yang digiatkan oleh sejumlah pelaku usaha pengrajin gerabah maupun mutiara. Lombok menjadi sorotan dengan hadirnya Islamic center, masjid yang berada di kota Mataram yang menjadi wisata religi bagi masyarakat baik lokal, nasional maupun internasional.
Peta wisata kawasan Lombok, NTB inilah menjadi panduan dalam melihat dan memilah daerah yang akan dijadikan tujuan wisata bagi pengunjung yang datang dari berbagai negara di seluruh dunia termasuk pendatang dari dalam negeri (Sumber: dokumentasi pribadi)
Bandara Internasional Lombok di Praya menjadi awal langkah bersama mengenal lebih dekat Lombok dan sekitarnya. Selamat Datang di Lombok International Airport (Sumber: dokumentasi pribadi)
Islamic Center, salah satu wisata religi yang berada di kota Mataram. Menyimpan sejarah dan sejumlah cerita menarik, bagi pengunjung yang pernah singgah di tempat ini akan membawa cerita menarik saat menikmati suasana Islamic Center (Sumber: dokumentasi pribadi).
Produk kerajinan gerabah dan Mutiara dari pengrajin di Banyu Mulek daerah Lombok yang menjadi dikenal sebagai desa wisata (Sumber: dokumentasi pribadi).
Budaya tenun yang melegenda sebab turun temurun dari generasi ke generasi selanjutnya. Bagi anak perempuan akan menjadi bekal tersendiri semasa masih belum berkeluarga untuk bisa menenun (Sumber: dokumentasi pribadi).
Inilah Jejak langkah bersama Panorama Lombok yang mempesona, cerita menarik lain terulang kembali saat langkah kaki sampai di Lombok ,di awal tahun 2023. Kebersamaan dengan tim kerja menggugah kami untuk mengunjungi sejumlah sekolah-sekoah/ kampus di Lombok, NTB. Ragam potensi edukasi wisata pada siswa di sekolah maupun mahasiswa di lingkungan kampus menjadi sarana prasarana untuk promosi daerah seperti magnet yang luar biasa.
Suasana lain semakin terasa saat sejenak menepi di Sirkuit Mandalika, suatu tempat yang menjadi arena bergengsi pembalap di seluruh dunia. Antusias dan ragam ekspresi disampaikan sejumlah pendatang/ pengunjung di tempat bersejarah ini. Sebagaimana diketahui sirkuit ini mulai dijadikan tempat untuk lomba dan semakin menjadi pusat perhatian wisatawan untuk kembali berkunjung ke Lombok.(Sumber: dokumentasi pribadi).
Media masa menarik perhatian masyarakat dalam menyampaikan informasi teraktual dan bahasa yang di sampaikan juga mudah dipahami bagi masyarakat secara luas. Ada ragam Media di sana seperti Lombok Post dan media lain (Sumber: dokumentasi pribadi).
Setelah sekian waktu berada di Lombok, NTB. Perjalanan kami pun kembali ke kota Yogyakarta. Sebuah pembelajaran yang tiada henti dalam mensyukuri setiap kesempatan yang diberikan kepada kami. Suatu cerita yang bisa kami bagikan pada anak didik, keluarga dan masyarakat dalam mengenal lebih dekat daerah Lombok ( Sumber: dokumentasi pribadi).